Belum Divaksin? Ini Tips Dapatkan Vaksin Pfizer Bagi Warga DKI

Vaksin Pfizer atau BNT162b2 adalah vaksin tipe mRNA produksi Pfizer, Inc. dan BioNTech yaitu perusahaan farmasi terbesar di Amerika Serikat (AS) / Foto: Shutterstock

PariwisataIndonesia.ID – Pemerintah melalui Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Widyawati menyampaikan, Indonesia tengah mendatangkan vaksin Covid-19 dari berbagai merek dagang dan fokus untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Tanah Air.

“Vaksin ini telah didistribusikan ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Tangerang Selatan dan Bekasi,” kata Widyawati, kutip Redaksi PariwisataIndonesia.id, Selasa (24/8).

Indonesia mendatangkan Vaksin Covid-19 merek dagang “Pfizer” / Foto. Dok.Kementerian Komunikasi dan Informatika RI

Widyawati menambahkan, salah satunya adalah sebanyak 1.560.780 juta dosis vaksin Pfizer atau BNT162b2 adalah vaksin tipe mRNA produksi Pfizer, Inc. dan BioNTech telah tiba di Indonesia pada hari Kamis, 19 Agustus 2021.

Dalam keterangan resminya, dia menerangkan, 50 juta vaksin Pfizer akan tiba lagi di Indonesia sampai akhir tahun, kata Widyawati, melalui skema pembelian langsung.

Dari dia juga mengabarkan, vaksin ini sudah didistribusikan ke sejumlah daerah di Jabodetabek.

Melansir keterangan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menjelaskan, berdasarkan data dari produsen (vaksin Covid-19 merk Pfizer.Red), kata WHO, terbukti hingga 95 persen efektif terhadap Covid-19 dalam uji klinis skala besar.

WHO meyakinkan, untuk merek dagang “Pfizer” buatan “Negeri Paman Sam” disebut-sebut ampuh cegah Covid-19 dan direkomendasikan bagi mereka yang berusia 12 tahun ke atas.

Saat sekarang, Vaksin COVID-19 Pfizer baru diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) KTP DKI Jakarta atau WNI domisili DKI Jakarta.

“Kementerian Kesehatan malam ini baru saja menginformasikan bahwa vaksin COVID-19 Pfizer bisa untuk usia 12 tahun ke atas. Fasilitas kesehatannya pun yang semula 10 lokasi, bertambah menjadi 16 lokasi,” kata Widyastuti, seperti tertulis dalam keterangannya, pada Senin, (23/8).

Sejelan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka akses vaksinasi COVID-19 merek “Pfizer” untuk masyarakat umum. Menurut Widyawati, persyaratan administrasi mensyaratkan sejumlah aturan, antara lain:

  1. Berumur 18 tahun ke atas
  2. Untuk penggunaan pada umur 12-17 tahun masih menunggu rekomendasi tertulis ITAGI (Indonesia Technical Advisory Group on Immunization)
  3. Calon penerima vaksin Pfizer belum pernah divaksinasi, atau mendapatkan vaksin Covid-19 dosis 1 dan 2
  4. Berlaku bagi WNI yang memiliki KTP atau berdomisili wilayah Jakarta dan saat vaksinasi diwajibkan untuk menunjukkan KTP
  5. Bisa diberikan kepada warga penderita autoimun
  6. Bila memiliki komorbid, membawa surat rekomendasi dokter spesialis yang merawat
  7. Tidak berlaku booster atau dosis ketiga
Vaksin Pfizer atau BNT162b2 adalah vaksin tipe mRNA produksi Pfizer, Inc. dan BioNTech yaitu perusahaan farmasi terbesar di Amerika Serikat (AS) / Foto: Shutterstock

Selanjutnya, berikut 16 fasilitas kesehatan yang melayani penyuntikan vaksin Pfizer, di antaranya:

  1. Puskesmas Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat
  2. Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara
  3. RSIA Family, Jakarta Utara
  4. RSUD Tugu Koja, Jakarta Utara
  5. RSPI Puri Indah, Jakarta Barat
  6. RS Prikasih, Jakarta Selatan
  7. Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus, Jakarta Selatan
  8. Puskesmas Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan
  9. RSUD Jati Padang, Jakarta Selatan
  10. Puskesmas Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan
  11. UPK Kemenkes Rasuna Said, Jakarta Selatan
  12. BPSDM Kemenkes Hang Jebat, Jakarta Selatan
  13. Puskesmas Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur
  14. RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur
  15. RS Tk. IV Kesdam Cijantung, Jakarta Timur
  16. RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur

Redaksi mencatat, sudah terdapat 6 jenis vaksin yang digunakan di Indonesia untuk melawan virus COVID-19, yaitu vaksin Coronavac, vaksin jadi buatan Sinovac asal Tiongkok, vaksin COVID-19, vaksin produksi Bio Farma dengan bahan baku dari Sinovac, vaksin AstraZeneca asal Inggris, vaksin Moderna dan Pfizer asal Amerika Serikat.

“Pemerintah terus mendatangkan vaksin terbaik dari berbagai produsen dalam rangka mengamankan ketersedian vaksin untuk melindungi 208 juta rakyat Indonesia yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19,” terang Widyawati.

Di akhir keterangannya, meski terdapat beberapa jenis vaksin di Indonesia, pihaknya tetap meminta kepada masyarakat untuk tidak pilih-pilih vaksin karena pemerintah sudah menjamin keamanan dan khasiat dari vaksin Covid-19 yang digunakan saat ini. (B3b3n)