Ciputra Beach Resort Pasarkan Produk Premium Baru di Pulau Dewata, Minat?

Ciputra Group sangat optimis menghadirkan Ciputra Beach Resort. Mengingat, Bali merupakan destinasi wisata favorit nomor satu dunia dan kawasan investasi properti yang menjanjikan. Selain itu, nilai prestige memiliki investasi properti di Bali sangat tinggi karena merupakan kawasan wisata tingkat dunia. Berikut ulasannya.
Umi Kalsum Founder dan CEO PVK Group,CIPUTRA BEACH RESORT,CIPUTRA GROUP,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,MARKETING SUPERVISOR CIPUTRA BEACH RESORT MAHARANI SANJAYA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA PVK GROUP,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,PT CIPUTRA DEVELOPMENT TBK,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Ciputra Beach Resort

PariwisataIndonesia.id – PT Ciputra Development Tbk. (IDX: CTRA) atau Ciputra Group memberikan penjelasan terkait soal pembangunan Ciputra Beach Resort.

Marketing Supervisor Ciputra Beach Resort, Maharani Sanjaya menyebutkan untuk merespon kebutuhan pasar di tengah pembangunan infrastruktur penunjang destinasi wisata internasional di Pulau Dewata yang kian berkembang, pihaknya kembali memasarkan produk baru, yakni klaster Resvara sebanyak 190 unit.

Diungkapkannya, produk ini terlahir karena keberhasilan dua klaster sebelumnya yaitu Nivata dan Sadana yang sudah 99% terjual. Sambung Sanjaya, Cluster Resvara dikembangkan di atas lahan seluas 7,2 hektar yang berada di timur kawasan Ciputra Beach Resorts, Bali.

“Terdiri dari 190 unit dengan dua tipe, Askana (7 x 15) dan Svana (10 x 20). Kita juga pasarkan unit kavling dengan luas 11 x 15 dan 10 x 20,” terangnya dalam siaran pers, Minggu (20/6).

Masih dalam keterangan resminya, komposisi antara hunian dan kavling ini sekitar 55% berbanding 45%. Dia menuturkan harga untuk hunian dan kavling mulai dari Rp2,3 miliar hingga Rp4,4 miliar.

Selain menawarkan produk rumah indent di Cluster Resvara, Ciputra Beach Resort juga menawarkan unit ready stock yang berada di Cluster Nivata. Dia menjelaskan untuk unit ready stock ini memiliki luas tanah 250 meter persegi dan bangunan 197 meter persegi.

Selanjutnya, pemerintah turut memberikan berbagai dukungan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui program diskon 50%, yaitu PPnBM sektor properti dan juga ada kemudahan khusus yang diberikan Ciputra Group maka unit ready ini harganya menjadi Rp4,6 miliar dari sebelumnya 5,3 miliar.

Dalam keterangan sebelumnya, Ciputra Group sangat optimis menghadirkan Ciputra Beach Resort. Mengingat, Bali merupakan destinasi wisata favorit nomor satu dunia dan kawasan investasi properti yang menjanjikan.

Selain itu, nilai prestige memiliki investasi properti di Bali sangat tinggi karena merupakan kawasan wisata tingkat dunia. Kemudian, eksisnya pasar properti mewah di Bali juga terkonfirmasi dari penjualan Ciputra Beach Resort tahun lalu yang tetap positif meski di tengah pandemi COVID-19.

Saat itu, penjualan Ciputra Beach Resort meraup angka penjualan Rp102 miliar dari target sebesar Rp 85 miliar. Sanjaya menambahkan, tingginya minat investor untuk memiliki properti di Bali, tidak terlepas dari pembangunan infrastruktur konektivitas yang tengah dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Bahkan katanya, rencana pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Denpasar akan menjadi Jalan tol kedua di Bali setelah Tol Bali Mandara.

Saat ini, guna mengoptimalkan penjualan tersebut, Ciputra Beach Resort akan melakukan pameran pada tanggal 28 Juni hingga 11 Juli 2021 di Beachwalk Bali.

“Khusus untuk pembelian unit ready stock Cluster Nivata, akan mendapatkan Iphone 12 selama pameran berlangsung.” tutur Sanjaya. (Indah Ms/Eh).