PT DI Bangkit Lagi! N219 Amfibi untuk Dukung Pariwisata Indonesia

Foto: wikipedia.org

Jika diperdengarkan pesawat buatan anak negeri, tentu kita akan langsung teringat dengan pesawat N250 Gatot Kaca rancangan Presiden RI ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie. Sayangnya, pesawat tersebut kini sudah beristirahat dengan nyaman di Museum Dirgantara, Yogyakarta.

Kendati demikian, bukan berarti pemerintah Indonesia telah menghentikan harapan untuk memiliki pesawat buatan sendiri. pemerintah Indonesia melalui Kementerian Riset dan Teknologi serta Lembaga Penerbangan dan Antarika Nasional sudah memulai pengembangan berbagai pesawat jenis baru diantaranya: R80, N219, dan N245.

“Di 2020 ini kita sudah mulai pegembangan N219 untuk amfibi yang mendarat di perairan,” ujar Bambang Brodjonegoro selaku Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia di acara Aero Summit 2020 secara virtual, Jakarta, Senin (28/12/2020) lalu.

Foto: tirto.id

Jenis pesawat N219 sengaja dirancang menjadi pesawat amfibi dan bisa melakukan pendaratan di air, tidak lain tujuannya adalah untuk membangun keterhubungan antar daerah. Sebagaimana diketahui, Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang besar. Karenanya Kemenristek berharap pengembangan N219 mampu meningkatkan kemajuan sektor pariwisata di Indonesia.

Sesuai dengan namanya, N219 Nurtanio memiliki kapasitas untuk mengangkut 19 orang penumpang dengan mesin ganda. Bambang juga menekankan bahwa pemerintah juga akan mengembangkan jenis pesawat lainnya seperti R80, N289, dan N245. Harapannya jenis-jenis pesawat dengan kapasitas lebih besar ini mampu untuk menggantikan pesawat-pesawat yang selama ini di impor oleh pemerintah  Indonesia.