Bangkitkan Pariwisata Indonesia, Sandi Memobilisasi Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

"Semangat terus Pak Menteri#Gercep, gaspol!"
Menparekraf Sandiaga Uno

PariwisataIndonesia.id – Melansir siaran pers yang dibagikan oleh Agustini Rahayu selaku Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada, Rabu (17/2) menjelaskan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (disingkat Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, membahas beberapa langkah strategis guna membangkitkan Pariwisata Indonesia (Parindo) dan ekonomi kreatif di era adaptasi kebiasaan baru.

Dalam keterangannya itu, Menparekraf Sandiaga mengungkap beberapa poin penting melalui webinar bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta, Rabu (17/2/2021) tentang kementerian yang dipimpinnya bersungguh-sungguh dan konsisten membangkitkan Parindo.

Dalam kesempatan itu, ungkap menteri yang dijuluki Papa Online, sebagai berikut:

Pertama, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Menparekraf Sandiaga Uno fokus pada penyiapan 5 destinasi super prioritas (DSP) yakni, Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, dan Likupang. Serta destinasi lain, seperti Bali, Jakarta, dan Kepulauan Riau.

“Hal ini dilakukan mengingat ada 34 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidupnya di sektor parekraf. Hampir 14 juta lebih di sektor pariwisata dan 20 juta di sektor ekonomi kreatif, termasuk kuliner, fesyen, dan kriya,”ungkap Sandiaga Uno yang dicitrakan sebagai Menteri#Gercep.

Selain itu, kata Menteri#Gercep, hotel dan restoran merupakan sektor yang memiliki potensi sangat besar dalam membuka lapangan kerja. Oleh karenanya, pengembangan 5 DSP dan destinasi lain tersebut harus dipersiapkan secara baik dan dipercepat.

Dalam strateginya, orang nomor satu di lingkungan Kemenparekraf menerapkan langkah-langkah nyata guna penyiapan 5 DSP tersebut. Menurutnya, cara ini terbukti efektif, yakni: inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

“Dengan inovasi kita harus bisa menciptakan produk parekraf yang baru. Selain itu, kita harus bisa beradaptasi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin di tengah pandemi COVID-19. Serta berkolaborasi dengan kementerian/lembaga terkait, seperti merangkul dunia usaha, pemerintah daerah, institusi pendidikan, Kadin, komunitas, dan media,” ungkapnya.

Hal tersebut perlu dilakukan dengan gerak cepat dan gerak bersama, karena wisatawan mancanegara mengalami penurunan hampir 75 persen, sedangkan wisatawan nusantara hampir 30 persen. Selain itu, sebanyak 1,4 juta kehilangan lapangan pekerjaan.

“Ini adalah satu badai yang harus kita lewati bersama, tapi saya yakin bahwa badai pasti berlalu. Dan untuk melawan badai kita harus bergandengan tangan. Harapan kita pada 2021 bagaimana kita melakukan tren pemulihan diawali dengan kenaikan lapangan kerja di sektor pariwisata sebesar 3-4 persen, setelah itu sektor ekonomi kreatif kita harapkan naik 2-3 persen,” sebutnya.

Kedua, ia menuturkan tiga upaya tanggap darurat pariwisata dan ekonomi kreatif, yaitu memberikan program perlindungan sosial untuk pekerja parekraf, realokasi anggaran untuk beberapa kegiatan seperti padat karya, dan pemberian stimulus ekonomi untuk pelaku bisnis pada sektor parekraf.

Ketiga, Menparekraf Sandiaga Uno meyakinkan, pihaknya bergerak cepat dalam membangun fondasi kebangkitan pariwisata.

“Dalam 10 tahun ini kita akan menjadikan pariwisata Indonesia sebagai destinasi wisata pilihan di Asia Tenggara, the best place for tourism and creative economy,” tuturnya.

Menteri yang saat ini, bisa dibilang “terheboh” terkesan seperti memberi pesan “merangkul” semua pihak, tak cuma dikalangan menteri kabinet indonesia maju; ekraf; pelaku UMKM; bahkan budayawan, seniman dan yang teranyar pelestari lingkungan asal Betawi, ia rangkul.

Menparekraf juga mengajak Kadin agar turut mengkampanyekan “Bangga Berwisata di Indonesia”, tak lupa ia juga sampaikan melalui webinar tersebut, keinginannya untuk membangun kolaborasi dengan pihak-pihak yang ada di luar negeri guna menguatkan ekonomi kreatif dalam ajang World Conference on Creative Economy (WCCE).

Diharapkan, ajang WCCE akan mampu mendorong kemajuan ekonomi kreatif Indonesia di dunia internasional. Kegiatannya dijadwalkan berlangsung pada tahun 2022 dan 2023.

“Semoga Kadin bisa berpartisipasi dalam event ini, karena ekonomi kreatif merupakan tulang punggung kita. Indonesia tercatat berada di urutan ketiga setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan, dalam jumlah kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap PDB,” katanya.

Secara terpisah, Suami dari Nur Asia kelahiran Pekanbaru berzodiak Cancer, menerima audiensi Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria, Péter Szijjártó, mengatakan, pariwisata merupakan salah satu sektor yang terkena dampak signifikan akibat pandemi.

“Pariwisata menjadi salah satu sektor yang terdampak paling besar akibat pandemi, dimana terdapat pembatasan bahkan pembatalan penerbangan internasional. Ini tentu jadi pukulan yang berat untuk negara-negara di ASEAN termasuk Indonesia, yang menjadikan pariwisata sebagai salah satu sumber penunjang ekonomi,” kata Sandiaga Uno di Jakarta, dikutip siaran pers Kemenparekraf, Selasa (16/2) lalu.
Tidak ketinggalan, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya dan Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Neil El-Himam.Mereka turut mendampingi sang menteri.

Halaman selanjutnya >>>  Sandiaga Uno Beri Contoh Baik Soal Gratifikasi


Halaman

1   2