Berita Minggu Kemarin, Sertakan Curhat Menparekraf Sandiaga hingga Dispar Bali Putu Astawa Beri Laporan

Kunjungan kerja Menparekraf Sandiaga Uno menyerupai peribahasa “sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui” senada “sekali tepuk dua lalat” dan jangan asal kasih “mawar” kepada masyarakat Bali, kalau hatinya mendua. Sekuntum mawar merah dari Kemenparekraf sejatinya tidak boleh seperti angggur merah yang memabukkan. Penasaran, berikut rangkuman beritanya.
Umi Kalsum Founder dan CEO PVK Group,Pariwisata Bali,Media PVK Group,APA ITU GERING AGUNG,BALI DINOBATKAN DESTINASI DUNIA TERFAVORIT VERSI MEDIA PVK GROUP TAHUN 2020,BERITA PRESIDEN JOKOWI,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,KEPALA DINAS PARIWISATA BALI I PUTU ASTAWA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,MENPAREKRAF SANDIAGA UNO,PARIWISATA INDONESIA,PRESIDEN JOKO WIDODO,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA,Menparekraf Sandi: Pagelaran PKB ke-43 Tahun 2021 Pemantik Pemulihan Pariwisata Bali,Mancanegara Mulai Lampu Hijau,Jokowi Buka PKB ke-43 Tahun 2021
Foto Ilustrasi dan kompilasi duet Presiden Joko Widodo dan Menparekraf Sandiaga Uno

PariwisataIndonesia.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif disingkat Menparekraf/Barekraf, Sandiaga Salahuddin Uno telah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Kalimantan Selatan, pada Kamis, 2 September 2021, berikut rangkuman beritanya.

1. Sandiaga Uno Jaga Kesehatan Fisik dan Mental Dengan Hobi Berlari, Ehh Dapat Ide dari “Kota Seribu Sungai”

Sebelum perjalanannya itu (pada agenda kerjanya yang lain), Menparekraf Sandiaga curhat soal rencana pembukaan pariwisata di Bali melalui Weekly Press Briefing di Senin, 30 Agustus, bulan lalu. Semestinya, acara yang serupa, dijadwalkan di awal bulan ini. Namun, dibatalkan.

2. Sandiaga Uno Curhat Soal Rencana Pembukaan Pariwisata Bali, Ini Curhatannya

Nama Sandiaga Salahuddin Uno yang dikenal oleh publik sebagai “Sandi” menjadikan acara yang digelar secara virtual pada beberapa waktu lalu mirip kaleidoskop.

Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf Sandiaga melaporkan rutinitas kerjanya kepada para media dan pemerhati pariwisata Indonesia yang diikuti kunker ke sejumlah daerah untuk mendorong dan meyakinkan industri pariwisata membangun sikap optimistis di tengah pelaksanaan PPKM berbasis level di Jawa Bali.

3. Sandiaga Uno Sambangi Setu Babakan Diseruduk Emak Emak Curhat Begini… Cie Cie

Lalu, Sandi diseruduk kalangan emak-emak saat menyambangi kawasan desa adat budaya asli Betawi di Setu Babakan dan Manparekraf Sandiaga ngotot bak sales menjual barang dagangannya seperti saat awal dirinya menjabat.

Dulu, semangatnya menggebu-gebu ingin menyatu bersama pelaku industri pariwisata di Pulau Seribu Pura dengan berkantor dari Bali. Janjinya, semoga bukan gombal.

Politisi Partai Gerindra “Gercep, Gaspol, dan Geber” menyalurkan hobi larinya demi menjaga kesehatan fisik dan mental sembari bercengkrama dengan para pedagang di Pasar Terapung Konoko dan menyempatkan diri mengunjungi Pusat Riset Bekantan menggunakan perahu cepat.

4. Pariwisata di Bali 100% Sudah Divaksin Covid-19 & Kantongi 1.137 CHSE! “Safari Sandi” Wontenmriki Mas, Pak Jokowi Piye Iki Piye

Tak sekedar itu, sembari olahraga pagi di tepian Sungai Martapura di Kota Banjarmasin, redaksi juga mencatat, perjalanan resminya atasnama kementerian yang ia pimpin, melenting lagi sambil bercanda tawa bersama anak-anak yang sedang berenang di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu.

Sandi tergoda, secara spontan menceburkan diri. Ia tak kuasa menolak keindahan objek wisata tersebut. Itulah sejumlah potret dari beragam aktivitas “safari sandi” di minggu kemarin.

Sampai tulisan ini turun, redaksi PariwisataIndonesia.ID berani menyebut, beda dulu, lain yang sekarang. Pulau Dewata masuk kantong di saku belakangnya. Baru dibuka kembali tapi tunggu perintah. Call sign A1 dari siapa? Mari bertanya kepada rumput bergoyang.

Jangan asal kasih “mawar” kepada masyarakat Bali, kalau hatinya mendua. Rambut boleh sama hitam, tapi untuk menebak isi hatinya, maka segenap redaksi PariwisataIndonesia.ID bersepakat tidak ingin terjebak lewat senyum mautnya yang bikin lumer.

Orang nomor satu di lingkungan Kemenparekraf patut didesak komitmennya, kapan akan membuka pariwisata Bali dan sejauh mana kesiapannya!

Pernyataan Sandi menyerupai peribahasa “sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui” senada “sekali tepuk dua lalat.”

Pemilihan diksi pada judul artikel kali ini, menjadi sikap redaksi untuk menolak lupa dari sejumlah janji Kemenparekraf.

Pulau Bali mendapatkan anugerah tertinggi di ajang PVK Award 2020 sebagai destinasi wisata dunia nomor satu pilihan pembaca media PVK Grup.

Menyoroti kabar dari Plt. Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf, Cecep Rukendi menginformasikan, akan kembali menggelar secara virtual Weekly Press Briefing (WPB) guna membahas isu pariwisata dan ekonomi kreatif ke depan.

“Sekuntum mawar merah dari Menparekraf Sandiaga”sejatinya tidak boleh seperti angggur merah yang selalu memabukkan.”
(Baca lirik lagu “Anggur Merah” dari Meggy Z).

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa melaporkan. Pertama, telah melaksanakan 100% vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kerja bidang pariwisata Bali dan mengantongi 1.137 CHSE.

Kedua, sudah melaksanakan implementasi CHSE di usaha-usaha pariwisata sesuai arahan dan panduan Kemenparekraf.

Ketiga, sudah melaksanakan simulasi di Bandara Ngurah Rai termasuk membentuk kawasan Zona Hijau. Keempat, sudah pula, menyiapkan SOP penanganan turis mancanegara.

Untuk itu, bagi pembaca PariwisataIndonesia.ID; maupun rekan-rekan media dan pelaku pariwisata di Indonesia yang ingin berdialog bersama Menparekraf Sandiaga, silakan klik link berikut.

Undangan Weekly Press Briefing
Senin, 6 September 2021 (Hari Ini)
Jam: 15.15 – 16.15 WIB
link zoom: https://us02web.zoom.us/j/89206198797?pwd=d3F3dXhhZHFKTWZXN2JoVmk3SHZ6QT09
Meeting ID: 892 0619 8797
Passcode : WPB 2021

Peserta yang hadir melalui meeting zoom, diminta oleh pihak Kemenparekraf agar 30 menit (14.45 WIB) sebelum acara sudah standby dengan kondisi mic mute. (Ridwan/Ss)