Ketua Panitia BBTF 2021 Ungkap Beda Waktu Jadi Kendala Tapi Event Tetap Sukses; Menteri Sandiaga Uno Serius Dorong Pulihkan Ekonomi Bali

Bali Beyond Travel Fair atau BBTF 2021 / Foto: Istimewa

PariwisataIndonesia.id – Ketua panitia BBTF 2021, Ketut Ardana mengungkapkan, ada hambatan saat menggelar BBTF, katanya, menemukan perbedaan waktu antar negara yang hadir sebagai peserta. Namun begitu, pembukaan event skala internasional di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, tetap berlangsung meriah dan sukses.

“Adanya perbedaan waktu yang cukup besar, semisal di sini pagi sementara di belahan dunia sana masih malam menjadi kendala tersendiri. Sehingga kami tidak mengundang beberapa negara karena tidak mungkin juga kami bekerja 24 jam,” kenangnya.

Disampaikannya, perhelatan kali ini akan berlangsung selama dua hari dimulai pada 10 hingga 11 Juni 2021.

BBTF 2021 Resmi Dibuka Cok Ace  <<< Sebelumnya

Selanjutnya ia berharap, perhelatan tahunan BBTF mendatang dapat dilaksanakan sepenuhnya secara luring, sehingga bisa mengoptimalkan transaksi wisata di Bali.

“Pelaksanaan offline juga bertujuan untuk menjaga kualitas event ini serta menjaga kepercayaan buyer kepada kami,” harap ketua panitia BBTF 2021.

Di acara itu, Rizki Handayani dari pihak Kemenparekraf hadir sebagai pembicara di talkshow BBTF 2021, dan terlihat juga,seperti Dirut Otorita Pariwisata Labuan Bajo Shana Fatina; ketua BTB Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana. Mereka turut meramaikan peresmian BBTF.

Peresmian BBTF 2021, ditandai dengan membunyikan lesung dan kulkul oleh Wagub Cok Ace, Kaper BI Bali Trisno Nugroho serta para pembicara.

Dalam keterangan resminya, BBTF pertama sudah berlangsung sejak 2014. Kemudian, latar belakang ditetapkannya lokasi Nusa Dua karena wilayah tersebut berada di zona hijau dan sudah dipastikan telah tersertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE). Bahkan ditegaskan, para pekerjanya telah menyelesaikan program vaksinasi Covid-19.

Secara terpisah, Menparekraf Sandiaga Uno tak tinggal diam. Selepas lawatannya dari Sumatera Utara, sudah tiba lagi di Bali kemarin malam dan langsung berkoordinasi dengan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Cok Ace beserta jajaran di lingkungan Pemprov Bali. 

Hal itu terungkap melalui postingan politisi Partai Gerindra di media sosial milik menteri yang mempopulerkan GERCEP, GEBER, GERMAS & GASPOL, upaya suami dari Noor Asiah sangat mendukung penuh pemulihan ekonomi Bali,

Dalam postingan foto di akun instagram dengan nama ‘sandiuno’, menyematkan caption berikut ini:

“Dalam rapat ini kami membahas upaya pemulihan ekonomi Bali dimana sangat ditopang oleh sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 80% lebih masyarakat Bali menggantungkan lapangan kerjanya di sektor ini.

Meskipun angka wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bali mengalami peningkatan, namun kami tidak ingin berpuas diri karena tugas besar kami masih banyak.” caption yang dikutip Redaksi Pariwisata Indonesia dari postingan di instagram@sandiuno.

Orang nomor satu di lingkungan Kemenparekraf menutup tulisan di medsosnya, “Kami akan terus memastikan hadirnya kebijakan yang tepat sasaran dan tepat manfaat seperti dana hibah, bantuan insentif dan lain sebagainya. Menjangkau mereka yang butuh diselamatkan,” kata Sandiaga Uno.