Menteri Gercep Melenting Lagi, Citra Menparekraf Sandiaga Sudah Hadir di Sentra Kerajinan Bantul

Kunjungan Menparekraf Sandiaga Uno ke sentra kerajinan Bantul, dimaknai sebagai bentuk dari keberpihakan pemerintah kepada desa wisata dan pemulihan ekonomi masyarakat setempat sekaligus mendorong Pariwisata Indonesia yang saaat ini terpuruk segera bangkit kembali. Berikut beritanya.
Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Krebet, sentra kerajinan di Bantul, Senin (26/4/2021)

PariwisataIndonesia.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf RI Sandiaga Uno yang akrab disebut Menteri Gercep sudah tiba lagi untuk gerakan ekonomi dan kepariwisataan dukung UMKM di sentra kerajinan Bantul yang populer akan potensi kriya nasional yang sudah mendunia, seperti produk-produk berbahan baku dari kulit, gerabah dan batik, pada hari Senin (26/4) kemarin.

Foto bersama Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (sisi kanan) dan Menparekraf Sandiaga Uno (sisi kiri).

Kawasan ini memang surganya dan tak cuma itu, orang nomor satu di lingkungan Kemenparekraf mengungkapkan, DIY Yogyakarta terbaik dalam pemulihan pariwisata.

Saat ini, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A., selain sebagai Menteri Gercep juga merupakan pengusaha dan politisi Indonesia berwajah innocent dan terkenal di kalangan emak-emak.

Kunjungannya ke Bantul karena tempat ini terkenal akan potensi wisata alamnya yang memesona cantik dan indah untuk wajib didatangi seperti destinasi wisata air terjun di sini keren-keren.

Ada juga rekomendasi wisata gua yang eksotik abis.

Termasuk liburan ke Pantai Parangtritis dan Pantai Parangkusumo.

Berikutnya, Hutan Pinus. “Wah, itu mantap kali!”

Bahkan Bantul identik dengan Jogja tempo dulu, sejarahnya tercatat sebagai kota perjuangan karena Bantul menyimpan segudang kisah pahlawan Indonesia, seperti perlawanan Pangeran Mangkubumi di Ambarketawang, perjuangan Pangeran Diponegoro di Selarong.

Jangan lupa, untuk sektor perdagangan, Bantul memiliki sejumlah pasar tradisional dari pasar induk hingga pasar desa yang tak kalah menariknya.

Bantul memang satu tempat yang istimewa dan diburu banyak wisatawan lokal dan mancanegara.

Patut saja, objek wisata Bantul kerap dikunjungi.

Salah satu maksud kunjungan Menparekraf Sandiaga Uno diharapkan juga bisa mendongkrak pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dalam kunjungannya, Menteri Sandiaga Uno menyambangi sentra UMKM yang terletak di Pedukuhan Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul.

Menjawab itu, “Kita ingin segera mengeksekusi dan ini langkah nyata yang langsung kita bisa sampaikan ke Bupati (Bantul),” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

“Saya juga minta dilaporkan eksekusinya,” perintah Menteri Gercep.

Karena tadi, katanya, ada yang menyampaikan dalam kunjungan tersebut, “jangan hanya kunjungan, datang dan pergi, tetapi harus ada sesuatu yang ditinggalkan sebagai bentuk dari keberpihakan pemerintah kepada desa wisata dan masyarakat.”

Dijawab sang menteri, “Semoga ini segera bisa memulihkan ekonomi kita,” lanjut dari Suaminya Mpok Nur, Istri Sandiaga Uno.

Dilansir laman Detik, dituliskan, “Oleh karena itu saya tadi langsung konkret saja, saya sudah instruksikan yang membawahi beberapa bidang di ekonomi kreatif untuk gerak cepat mengeksekusi untuk 2021, seperti beberapa program pendampingan dan program yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Mantan Wagub DKI Jakarta, mengutip laman Detik, Senin (26/4).

Pada kesempatan yang sama, Bupati pertahana dari Kabupaten Bantul, Abdul Halim Muslih mengucapkan rasa terima kasih dan bangga atas kunjungan Menparekraf.

Disebutnya, Menparekraf sudah mengapresiasi Kabupaten Bantul menjadi potensi ekonomi kreatif, khususnya desa wisata Krebet.

Abdul Halim menjelaskan, bahwa tahun 2017 Kabupaten Bantul didapuk Badan Ekonomi Kreatif menjadi kabupaten kreatif kriya terkuat di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dia menilai, ada 70 persen ekspor DIY, berasal dari Bantul. Berdasar sumber data yang Pemkab punya, sangat pantas dan merasa mantap untuk menetapkan di era pimpinannya, industri ekonomi kreatif sebagai prioritas rencana pembangunan jangka menengah.

Curhatnya membeberkan ke Menparekraf, problem ekonomi pariwisata di Bantul terkendala di infrastruktur.

Dia mengatakan, jalan menuju akses ke desa dan utilitas seperti akses komunikasi atau jaringan, “belum sempurna”.

“Kendala kami memang terkait jalan atau akses menuju desa-desa wisata serta utilitas dasar seperti telekomunikasi. Dengan dilakukan pemenuhan sarana dan prasarana infrastruktur ke depan, mudah-mudahan 43 desa wisata yang ada di Bantul akan pulih dan mampu menerima kedatangan wisatawan lebih banyak jauh sebelum pandemi,” pintanya.

Dari sejumlah harapan tersebut, mimpi Abdul Halim, 43 desa wisata di Bantul akan pulih dan akan menerima kedatangan tamu yang lebih banyak sebelum pandemi kalau sarana dan prasarana sudah terpenuhi dengan baik.

“Karena itu kami sungguh sangat gembira hari ini mendapatkan dukungan dari Menparekraf. Sehingga Bantul ini akan memulihkan ekonominya melalui sektor yang memang menjadi unggulan Bantul yaitu ekonomi kreatif, industri kreatif dan pariwisata,” ujarnya.

Mantan Ketum HIPMI periode 2005–2008, sudah melakukan banyak kunjungan.

Meski demikian, seakan tak pernah merasa lelah.

Kali ini, Bantul menjadi salah satu pilihan kota yang ia ingin sinarkan.

Bak senyumnya yang selalu membuat cair suasana orang di dekatnya.

Kunjungan Menteri Gercep dimaknai sebagai bentuk dari keberpihakan pemerintah kepada desa wisata, dan gaspol pemulihan ekonomi masyarakat setempat sekaligus mendorong Pariwisata Indonesia yang saaat ini terpuruk segera bangkit kembali.

“Luar biasa!”

Tertarik dengan aktivitas dan sejumlah kegiatan terkini Menparekraf Sandiaga Uno?

Silakan kunjungi website www.kemenparekraf.go.id dan informasi lengkap lainnya, juga terpantau 24-jam di instagram @sandiuno dan channel YouTube Sandiuno TV. (Ksm/Eh)

Foto Headline: Sumber “foto bersama” dari Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Agustini Rahayu