Menteri Sandiaga dan Menko Luhut Rembukan, Bahas Pariwisata Indonesia

Semangatnya untuk membangun #IndonesiaMaju dan berjuang mengatasi dampak dari pandemi COVID-19 pada sektor “Pariwisata Indonesia”, juga ekonomi kreatif #Gercep. Usai pertemuan Bali langsung kebut.
Foto : Dok.Humas Kemenparekraf
Foto Ilustrasi, (Dok.Humas Kemenparekraf)

PariwisataIndonesia.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menemui Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia di Kabinet #IndonesiaMaju, di sela kunjungan kerja pertamanya di Bali, Minggu (27/12).

Baca juga :  Menteri Sandiaga Lakukan Kunjungan Kerja Pertama, Bali Paling Prioritas

Dalam suasana santai, obrolannya serius mendiskusikan pembangunan infrastruktur menunjang “Pariwisata Indonesia”, semua kesepakatan cair di Bali. Destinasi, dan kesiapan semua produk ekonomi kreatif, seperti : kuliner, fesyen, atraksi budaya, UMKM, dan toilet umum yang bersih #Gercep langsung dikebut.

Berdiskusi dengan Menko Luhut di Bali terkait penerapan pariwisata yang berkelanjutan sebagai strategi memikat investor dan menggenjot wisatawan nusantara, seiring itu, ada rencana pemerintah melaksanakan vaksinasi di kuartal pertama 2021.

Foto Ilustrasi, (Dok.Humas Kemenparekraf)

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dirinya diharapkan harus bergerak cepat bekerja dan melakukan konsolidasi baik secara internal dan eksternal untuk berjuang mengatasi pandemi COVID-19.

Dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus penciptaan lapangan kerja, Menko Luhut berpesan, pembangunan dan pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas (DSP) akan menjadi target utama program Kemenparekraf di tahun 2021.

Baca juga :  Menteri Sandiaga Silaturahmi ke Kediaman Gubernur Bali

Team work yang bekerja dipacu #Gercep dalam membangun #IndonesiaMaju, dan harus betul-betul diperkuat.

“Saya diminta langsung untuk melakukan koordinasi, karena penyiapan infrastruktur serta sarana dan prasarana penunjang lainnya harus dipastikan tereksekusi secara baik,” kata Menteri Sandiaga diminta Menko Luhut.

“Bersambung ke halaman berikutnya.. “