Protokol 3K Itu Apa Ladies, Sudah Tahu Belum?

Ladies, semoga wabah ini lekas berlalu dan sektor pariwisata bisa pulih kembali. Ladies, jangan lupa untuk tetap waspada, dan kepada para stakeholder terkait Pariwisata di Indonesia agar perhatikan Protokol 3K dan 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan) untuk dikedepankan. Buat tambah pengetahuan kamu ladies, dibaca dong!
APA ITU PROTOKOL 3K,BERITA PARIWISATA INDONESIA,KEPANJANGAN ISTILAH PROTOKOL 3K,MENTERI WISHNUTAMA KUSUBANDIO,PARIWISATA INDONESIA,PRESIDEN JOKO WIDODO,PROTOKOL 3K,PROTOKOL 3K TENTANG APA?,WAKIL MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF ANGELA TANOESOEDIBJO,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA,
Foto: Ilustrasi Sosialisasi Tanggap Darurat #Protokol3K

Ladies, pasti sudah tidak asing lagi istilah baru untuk mendukung sosialisasi bencana Pariwisata Indonesia tentang Protokol 3K. Slogan #Protokol3K sendiri singkatan dari Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan atau disebut Protokol 3K

Sehari sebelumnya ini ladies, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, melakukan sosialisasi pertama kali mengkampanyekan #Protokol 3K. Labuan Bajo yang sekaligus sebagai big four Destinasi Super Prioritas ditetapkan lokasi destinasi pertama untuk sosialisasi #Protokol3K, pada Kamis(12/11).

Dalam acara itu ladies, Presiden Joko Widodo memberikan sambutan secara virtual. Pak Presiden mengapresiasi kinerja Kemenparekraf, dan berharap sosialisasi yang sudah disusun dengan matang dapat berdampak langsung ke para pelaku usaha di sektor pariwisata.

Simulasi yang merupakan inisiasi Kemenparekraf ini ladies untuk menjamin kesehatan, keselamatan, dan keamanan juga kenyamanan wisatawan saat hadir di Labuan Bajo dan destinasi pariwisata lainnya. Jangan lupa, sebentar lagi Happy new year ladies. Semoga banyak industri pariwisata kembali bangkit dengan kehadiran para turis mancanegara.

Tentang apa sih “Protokol 3 K,” ladies berikut jawabannya.

  1. Protokol penangangan gempa bumi berpotensi tsunami
  2. Protokol penangangan serangan jantung
  3. Protokol penanganan kapal tenggelam

Sosialisasi ini ladies, melibatkan seluruh pihak yang terkait dalam penanganan ketanggapdaruratan. Kemenparekraf sukses menggelar kegiatan simulasi Protokol 3K, kemarin itu. Sosialisanya dilakukan secara terintegrasi bersama kementerian dan lembaga terkait, demi menciptakan rasa nyaman.

Ladies, Menteri Wishnutama bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Berikutnya juga ada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G. Plate, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Kepala Badan Nasional dan Pertolongan Bagus Puruhito.

Hadir juga ladies, ada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Doni Monardo, Kepala BMKG Prof. Dwikorita Karnawati, Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira, dan Dirut BOPLBF Shana Fatina. Semua tadi itu ladies, dalam derap langkah penanggulangan bencana Pariwisata Indonesia.

Singkatnya ladies, BMKG, BNPB, TNI, Polri, Basarnas, BTNK, dari Kementerian Kesehatan, Tour guide, dan tim terpadu yang melibatkan unsur masyarakat, serta organisasi. Ladies, jangan lupa hadir wanita cantik yang hebat turut menemani, Angela Tanoesoedibjo selaku Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Mereka penuh semangat untuk percepatan pemulihan Pariwisata Indonesia.

Jika terjadi bencana terkait Pariwisata Indonesia, lakukan Protokol 3K. Ladies apa langkahnya ?

Satu, protokol penanganan gempa bumi berpotensi tsunami

Langkah Penanganan :

  1. Imbauan kepada wisatawan atau warga untuk meninggalkan wilayah terbuka dan rendah menuju daratan tinggi
  2. Pastikan wisatawan atau warga tidak membawa banyak barang saat evakuasi sekaligus perhatikan keselamatannya
  3. Kumpulkan wisatawan atau warga pada titik yang telah ditentukan
  4. Bangun pos lapangan, dapur umum dan benda medis untuk mendukung masyarakat
  5. Buka aksebilitas jalan dan bersihkan bangunan terdampak

Tindakan Pencegahan :

  1. Peringatan dari BMKG
  2. Peringatan BPBD
  3. Penutupan pantai atau aksebilitas ke lokasi wisata

Subyek : 

BMKG, BNPB, TNI, POLRI, Tim Terpadu, Masyarakat

Peralatan Sarana & Prasarana :
Panic Button, P3K, Pengeras Suara, Tandu, Helikopter

Dua, protokol penanganan serangan jantung

Langkah Penanganan

  1. Aktifkan “PLB” dan panic button
  2. Berikan pertolongan pertama (cek airway, breathing dan circulation disability)
  3. Evakuasi korban ke helipad untuk menunggu petugas SAR dan tenaga medis
  4. Korban memperoleh penanganan medis lanjutan di rumah sakit

Tindakan Pencegahan

  1. Lengkapi setiap ranger dengan medical kit
  2. Berikan sertifikasi P3K kepada seluruh ranger

Subyek :
Ranger, Basarnas, Polri, Menkes, Tour Guide, Masyarakat,

Peralatan Sarana & Prasarana :
AED, Panic Button, P3K, Alat Bantu Pernapasan, Tandu Lipat, Helikopter, dan Emergency Blanket

Tiga, protokol penanganan kapal tenggelam.

Langkah Penanganan

  1. Tetap tenang
  2. Dengarkan instruksi kapten atau safety officer
  3. Dahulukan wanita dan anak-anak untuk menaiki sekoci atau akses alat keselamatan lainnya
  4. Usahakan menjauh dari kapal yang tenggelam
  5. Apabila tidak ada pelampung, usahakan bertahan selama mungkin dipermukaan air dengan memegang benda yang bisa mengambang

Tindakan pencegahan :

  1. Pastikan alat keselamatan tersedia
  2. Pahami denah kapal
  3. Peringatan dari BMKG
  4. Peringatan BNPB

Subyek :
Basarnas, TNI, Polri, BNPB, Tour Guide, Tim Terpadu, Masyarakat

Peralatan Sarana & Prasarana :
GPS, Panic Button, P3K, Pelampung, Tandu, Helikopter, Sekoci, Radio Marine

Dengan adanya sosialisasi ini, semoga industri Pariwisata Indonesia dapat meyakinkan para wisatawan untuk kembali melakukan kunjungan ke destinasi-destinasi wisata andalan di Indonesia.

Ladies, semoga wabah ini lekas berlalu dan sektor pariwisata bisa pulih kembali. Ladies, jangan lupa untuk tetap waspada, dan kepada para stakeholder terkait Pariwisata di Indonesia agar perhatikan Protokol 3K dan 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan) untuk dikedepankan.

Hallo ladies? “Hey, hey!”