Sandiaga Uno: Pagelaran PKB ke-43 Tahun 2021, Pemantik Pemulihan Pariwisata Bali

Umi Kalsum Founder dan CEO PVK Group,Pariwisata Bali,Media PVK Group,APA ITU GERING AGUNG,BALI DINOBATKAN DESTINASI DUNIA TERFAVORIT VERSI MEDIA PVK GROUP TAHUN 2020,BERITA PRESIDEN JOKOWI,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,KEPALA DINAS PARIWISATA BALI I PUTU ASTAWA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,MENPAREKRAF SANDIAGA UNO,PARIWISATA INDONESIA,PRESIDEN JOKO WIDODO,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA,Menparekraf Sandi: Pagelaran PKB ke-43 Tahun 2021 Pemantik Pemulihan Pariwisata Bali
Menparekraf Sandiaga Uno (Dok. Humas Kemenparekraf)

PariwisataIndonesia.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi), dari Istana Kepresidenan Jakarta, mengapresiasi upaya pemerintah daerah, para seniman, dan seluruh masyarakat Bali menggelar Pesta Kesenian Bali ke-43 secara hybrid mulai 12 Juni hingga 10 Juli 2021.

Jokowi Buka PKB ke-43 Tahun 2021, Sinyal Turis Mancanegara Mulai Lampu Hijau  <<< Artikel Awal

Melalui tayangan yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, 12 Juni 2021, terungkap Bali mampu untuk terus berkarya, mengekspresikan seni, juga terus mengembangkan estetika dan tradisi adiluhung kebudayaan Bali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan terukur.

Di tempat terpisah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno secara simbolis menancapkan “Kayonan” menandai Pembukaan PKB ke-43.

Orang nomor satu di lingkungan Kemenparekraf menuturkan PKB merupakan events seni dan budaya yang bernilai sejarah. Karena sudah 43 tahun menjadi bagian dari nostalgia serta menjadi memori bukan hanya bagi orang Bali tapi dunia pun mengakuinya.

Sandi pun berpendapat, wisata Bali bak surga dunia dan sebagai episentrum pariwisata Indonesia, tidak hanya menarik wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara; keindahan alamnya yang eksotik dan memesona; keunikan seni dan budayanya, sudah tentu penyelenggaraan PKB ini memegang peranan penting dan menjadi pemantik pemulihan pariwisata Bali.

“Pesta Kesenian Bali secara filosofis juga menjadi media dan sarana membangkitkan semangat kita, memotivasi masyrakat untuk menggali, menemukan, dan menampilkan seni budaya serta meningkatkan kesejahteraan kepada masyarakat, membuka peluang usaha, dan lapangan pekerjaan,” harap Sandi.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster berharap penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali ke-43 dapat menjadi awal kepulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

“Mudah-mudahan acara pembukaan Pesta Kesenian Bali yang dimulai hari ini akan berjalan dengan lancar, aman dan sukses serta lebih lanjut akan menjadi momentum pulihnya pariwisata dan ekonomi kreatif Bali yang sudah satu tahun lebih mengalami kesulitan akibat adanya Covid-19,” katanya. (Indah Ms/Ayu/Soet/Eh)

Sarana Introspeksi Diri, Putu Astawa Ungkap “Upeti, Setiti, Praline”  <<< Sebelumnya