Selamat Datang ‘New Normal’

Selamat Datang ‘New Normal’

Sosialisasi Kebijakan dan Simulasi Protokol Kesehatan

Dalam siaran pers yang disampaikan Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif(Kemenparekraf RI) Agustini Rahayu, meyakini kebijakan dan protokol kesehatan sangat dibutuhkan bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tanah air untuk kembali beraktivitas secara aman sehingga lebih produktif di Jakarta(8/7).

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menparekraf Angela Tanoesoedibjo dalam sambutannya saat membuka ‘Sosialisasi Kebijakan & Simulasi Protokol Kesehatan bagi Industri Parekraf di Masa COVID-19’ di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Baca Juga:  Angela Tanoesoedibjo Membuka Talkshow Virtual

Angela juga menjelaskan bahwa protokol kesehatan dapat dijadikan sebagai acuan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan aktivitas yang produktif dengan cara yang aman serta berdampak positif dalam membangun kembali kepercayaan wisatawan domestik dan mancanegara.

Angela Tanoesoedibjo, Pariwisata Indonesia

Angela Tanoesoedibjo, Wakil Menparekraf RI.

Pandemi Covid-19 telah menyebabkan munculnya era adaptasi kebiasaan baru dimana terjadi perubahan kebiasaan masyarakat, seperti: menggunakan masker, jaga jarak, tidak berjabat tangan, serta menggunakan teknologi untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Wakil Menteri ini mengatakan, “Pandemi Covid-19 juga telah mengubah perilaku konsumen baik dalam menentukan pembelian produk/jasa kreatif maupun dalam menentukan perjalanan wisata.” tuturnya.

Para pembicara mensosialisasikan kebijakan fiskal yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha di sektor Parekraf, sekaligus mensosialisasikan protokol kesehatan untuk sektor Parekraf bagi seluruh pemangku kepentingan, serta mensimulasikan adaptasi kebiasaan baru terkait operasional hotel di masa Pandemi Covid-19.

Sesuai arahan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta masukan-masukan yang melibatkan para asosiasi di sektor pariwiswata dan ekonomi kreatif. Kemenparekraf secara intensif melakukan koordinasi bersama Kementerian Kesehatan.

Koordinasi ini menyepakati lahirnya Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian covid-19. Juga terdapat protokol yang mengatur kebiasaan baru untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selanjutnya Kemenparekraf berproses menyusun sejumlah panduan teknis sebagai turunan dari Keputusan Menteri Kesehatan tersebut, berbentuk handbook. Panduan ini mengatur, khususnya untuk hotel, restoran dan rumah makan, wisata, homestay, spa, usaha perjalanan wisata, kegiatan wisata minat khusus, MICE dan Event, serta ekonomi kreatif.

“Panduan teknis ini dibuat dengan memerhatikan indikator kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.” tandas Wamen Angela.

Menutup sambutannya, Anggela mengungkapkan sikap kedisiplinan bersama dalam menjalankan petunjuk yang tercantum dalam protokol tersebut.

“Mari kita Kembali produktif secara aman, kita jaga keselamatan diri, jaga saudara, teman kita, keluarga kita, sesama kita, kita bersama jaga Indonesia,” Angela Tanoesoedibjo, Wakil Menparekraf RI.

Selanjutnya menutup, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengajak agar kementerian dan lembaga dan Himpunan Bank Milik Negara untuk memprioritaskan pertemuan atau rapat di hotel.

“Saya sudah mengusulkan ke kementerian lembaga dan bendahara juga agar dapat melakukan meeting, conference, dan lain sebagainya menggunakan fasilitas hotel di berbagai tempat,” ujarnya selesai.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )