Dalam Loka! Istananya Para Raja Sumbawa

Meski rumah adat Sumbawa menyisakan kemegahan di masa lampau yang sarat makna dan menjadi aset bangsa. Sayangnya, tidak dibarengi penunjang yang dapat dimaknai sejarah rumah adat itu sendiri. Isinya melompong kalah santer dengan deruman MotoGP. Penasaran? Simak ulasan berikut.
Umi Kalsum Founder PVK Grup dan CEO Media GRUP,BERITA PARIWISATA INDONESIA,DALAM LOKA,DESTINASI WISATA SEAJARAH,HALO INDONESIA,INDONESIA CULTURE AND TOURISM,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIA TOURISM INVESTMENT,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA,MEDIA PVK GRUP,PARIWISATA INDONESIA,RUMAH ADAT DALAM LOKA,RUMAH ADAT NTB,RUMAH ADAT DAERAH,RUMAH ADAT NUSA TENGGARA BARAT,RUMAH ADAT NUSANTARA,RUMAH ADAT RAJA RAJA SUMBAWA,SITUS MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA,SITUS PARIWISATA INDONESIA,SITUS RESMI PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA,WISATA SEJARAH SUMBAWA,ISTANA DALAM LOKA,NTB,PARIWISATA INDONESIA

PariwisataIndonesia.id – Sobat Pariwisata, Berikut keistimewaan istana “Dalam Loka” yang menyuguhkan sejumlah ruangan cuma dipisahkan dinding sebagai penyekatnya. Penasaran dan mengulik rasa ingin tahu?

Nama dan fungsi ruangan “Dalam Loka”

Ini ulasannya, sesuai nama dan fungsinya masing-masing, yaitu :

Lunyuk Agung terletak di bagian depan bangunan berfungsi sebagai tempat musyawarah, resepsi, atau acara pertemuan adat dan keagamaan.

Lunyuk Mas berada di sebelahnya Lunyuk Agung. Berfungsi untuk ruangan yang dikhususkan permaisuri, istri-istri menteri, dan staf penting kerajaan saat dilangsungkan upacara adat.

Baca juga :  Blusukan Menteri Sandiaga di Mandalika, Protokol CHSE dan #Gercep MotoGP

Ruang Dalam berada di sebelah barat tiang penyangga. Disini, terdapat sejumlah ruangan. Untuk yang disekat oleh kelambu, berfungsi sebagai tempat shalat, dan di sebelah utara dipakai untuk kamar tidur dayang-dayang maupun permaisuri. Lalu, ada ruangan lain yang terletak di sebelah timurnya, terdiri dari empat kamar. Kamar-kamar tersebut diperuntukkan untuk putra/putri raja yang sudah menikah.

Baca juga :  Kemenparekraf #Gercep! Papa Online Datangi Menteri PUPR, Bahas Apa, ya ?

Ruang Sidang terletak di bagian belakang tiang penyangga atau Graha Besar. Fungsinya, selain untuk ruang persidangan, saat malam hari, diduga, sekaligus ruang multifungsi menjadi tempat tidurnya para dayang.

Kamar Mandi terletak di luar ruangan induk, bentuknya sedikit memanjang. Berada sejajar dengan kamar peraduan raja hingga kamar permaisuri.

Bala Bulo terletak di sebelah ruangan Lunyuk Mas. Terdapat dua lantai yang bisa diakses dengan tangga. Lantai pertama berfungsi sebagai tempat bermain putri sultan dan anak-anak raja yang masih kecil. Lantai kedua, berfungsi sebagai tempat menenun dan pementasan yang dikhususkan untuk tontonan bagi permaisuri dan istri para bangsawan.

Umi Kalsum Founder PVK Grup dan CEO Media GRUP,BERITA PARIWISATA INDONESIA,DALAM LOKA,DESTINASI WISATA SEAJARAH,HALO INDONESIA,INDONESIA CULTURE AND TOURISM,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIA TOURISM INVESTMENT,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA,MEDIA PVK GRUP,PARIWISATA INDONESIA,RUMAH ADAT DALAM LOKA,RUMAH ADAT NTB,RUMAH ADAT DAERAH,RUMAH ADAT NUSA TENGGARA BARAT,RUMAH ADAT NUSANTARA,RUMAH ADAT RAJA RAJA SUMBAWA,SITUS MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA,SITUS PARIWISATA INDONESIA,SITUS RESMI PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA,WISATA SEJARAH SUMBAWA,ISTANA DALAM LOKA,NTB,PARIWISATA INDONESIA
Istana Dalam Loka / Dok.Pribadi

Oh ya, Sobat Pariwisata. Ada sejumlah ruangan lain yang juga mewarnai “dalam loka” dan menjadi satu kesatuan dari keseluruhan komplek istana.

Di bagian luar “dalam loka” terdapat: Keban Alas (kebun istana); Bala Buko (gapura) tembok istana; Bale Jam (rumah jam) sebagai tempat untuk diletakkannya lonceng kerajaan.

Baca juga :  Sukses! Bos Lama Terpilih Lagi Dirut ITDC

Patut disayangkan…

Hal ini menjadi pelecut bagi pemerintah pusat dan daerah yang katanya pulau yang begitu memesona dan digadang-gadang menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Selain MotoGP, bahkan dikabarkan ada 4 agenda pariwisata internasional, seperti: Superbike, Iron Man, L’etape Indonesia, dan Rinjani 100.

Umi Kalsum Founder PVK Grup dan CEO Media GRUP,BERITA PARIWISATA INDONESIA,DALAM LOKA,DESTINASI WISATA SEAJARAH,HALO INDONESIA,INDONESIA CULTURE AND TOURISM,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIA TOURISM INVESTMENT,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA,MEDIA PVK GRUP,PARIWISATA INDONESIA,RUMAH ADAT DALAM LOKA,RUMAH ADAT NTB,RUMAH ADAT DAERAH,RUMAH ADAT NUSA TENGGARA BARAT,RUMAH ADAT NUSANTARA,RUMAH ADAT RAJA RAJA SUMBAWA,SITUS MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA,SITUS PARIWISATA INDONESIA,SITUS RESMI PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA,WISATA SEJARAH SUMBAWA,ISTANA DALAM LOKA,NTB,PARIWISATA INDONESIA
Istana Dalam Loka / Dok.Pribadi

Baca juga :  Menteri Sandiaga dan Menko Luhut Rembukan, Bahas Pariwisata Indonesia

Kebijakan yang tidak dapat ditawar lagi….

Sekalipun “dalam loka” sudah ditetapkan sebagai cagar budaya untuk mengingatkan nilai sejarah yang sangat tinggi, berdiri Kesultanan Sumbawa yang pernah mahsyur di zamannya, tapi doeloe.

Kini, bangunan istana tersebut mulai lapuk di beberapa tempat, bahkan ada bagian yang sudah bolong. Kalah santer dengan deruman MotoGp, sangat disayangkan.

Perlu dipikirkan sejumlah fasilitas penunjang yang dibutuhkan turis mancanegara maupun wisatawan nusantara saat mengunjungi “dalam loka” sebagai rumah adat nusantara yang mewarnai kebhinnekaan Indonesia.

Belum tersedianya ruang pamer kerajinan NTB; Fasilitas menenun; Lokasi sentra UMKM untuk menyediakan berbagai ragam keperluan wisatawan sesuai dengan karakteristik masyarakat Sumbawa seperti aneka souvenir dan kuliner.

Terakhir…

Semoga bisa menambah pemahaman untuk mengenal lebih dekat rumah adat “dalam loka”, khususnya rumah adat nusantata yang ada di Indonesia.

Meski istana ini menyisakan kemegahan di masa lampau yang sarat makna dan menjadi aset bangsa. Sayangnya, tidak dibarengi penunjang yang dapat dimaknai sejarah rumah adat itu sendiri.

Isinya melompong, memprihatinkan. Benda-benda pusaka peninggalan kesultanan Sumbawa yang mahsyur di zamannya, seperti mahkota, pakaian kebesaran, pedang, tombak, dan pusaka lainnya sudah dipindahkan ke istana Bala Kuning.

Akan kah sejarah dan cagar budaya yang populer sebagai ikon Sumbawa, hilang karena menyikapi perkembangan zaman?

Tetap berharap dan penuh optimistis, ikon dan budaya NTB, tidak tersisihkan oleh deruman MotoGP…. Tak cuma rumah adat Dalam Loka, sejatinya untuk semua cagar budaya dan warisan tak benda Indonesia diharapkan mendapat perhatian di negeri ini.

Padahal publik juga paham, Presiden Joko Widodo terang benderang menomorsatukan pesan kebangsaan dan kebhinnekaan Indonesia. Berharap tidak dilupakan. Semoga saja…

Buat yang bangga dijuluki “sultan”, tidak banget bila belum menyambangi istana satu ini. Beneran kamu adalah sultan, berani terima tantangan?

Sobat Pariwisata Indonesia, tertarik ke istana para raja Sumbawa? Terus tunggu apa lagi, let’s go! (Kusmanto/Ayu)

 

Rumah Adat Dalam Loka, NTB   <<< Sebelumnya

 


Halaman:
1)    2)


Foto Headline: Istana Dalam Loka dibangun pada 1885, saat pemerintahan Paduka Yang Mulia Dewa Masmawa Sultan Muhammad Jalaludinsyah III. Dok. Hasanudin