Pesona Wisata Pulau Nias

Terdapat Banyak Pilihan Tempat Wisata di Sumatra Utara
pariwisata indonesia
foto: eljohnnews.com

Pariwisata Indonesia.id – Pulau Nias mempunyai banyak destinasi wisata yang dapat sobat kunjungi. Mulai dari destinasi wisata bahari, pegunungan, dan wisata adat budayanya. Nias merupakan kepulauan yang berada di sebelah barat pulau Sumatra. Ada dua jalur untuk menuju ke kepulauan tersebut, yaitu jalur udara dengan menggunakan pesawat menuju Gunungsitoli dari Padang atau Medan, kurang lebih memakan waktu 1 jam. Dan jalur laut menggunakan kapal rute Sibolga-Gunungsitoli memakan waktu kurang lebih 10 jam. Sobat Pariwisata, berikut ini, 3 destinasi wisata terpilihnya, siap ditampilkan!

pariwasata indonesia
foto: pariwisatasumut.net

1. Taman Ya’ahowu

Taman Ya’ahowu merupakan sebuah taman indah yang ditampilkan yang terletak di pinggir pantai. Tepatnya di Jalan Lagundi Baru dekat dengan Lapangan Merdeka Gunungsitoli.  Jika kamu ingin jalan kaki dari ujung ke ujung taman, pasti cukup melelahkan. Karena panjang taman ini sekitar 300-400 meter dan lebar sekitar 40-50 meter.

Taman Ya’ahowu merupakan tempat favorit dikunjungi setiap sore hari. Karena tempatnya dekat pantai, membuat kamu bisa bermain gitar, bernyanyi, atau sekadar bersenda gurau dengan keluarga dan teman-teman sambil menikmati angin dan deburan ombak. Kebersamaan ini paling asyik di buat live streaming sehingga bisa juga disaksikan teman-teman yang gak bisa ikutan.

Di taman ini terdapat warung-warung yang menjual berbagai makanan termasuk makanan khas daerah. Taman ini juga biasanya digunakan untuk kegiatan senam setiap hari minggu, atau acara-acara sosial.

2. Pantai Karang Valaete

Terletak di Desa Lahusa, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Sumatra Utara. Jarak dari Kabupaten Nias Barat ke lokasi memakan waktu sekitar 45 menit.  Dinamakan Pantai Karang Valaete karena di sepanjang pantai terdapat bukit-bukit batu tersusun rapi seolah-olah menyambut para wisatawan.

Pariwisata Indonesia
Foto: Youtube

Pantai ini menawarkan kepada para peselancar deburan ombak yang tak terputus, di mana tingginya bisa mencapai 3-5 meter. Terdapat juga bukit-bukit batu besar dengan tinggi 20 meteran.

Jika sobat menaiki salah satu batu karang raksasa yang tingginya sampai 20 meter, maka sobat akan dimanjakan oleh panorama laut dan bentangan Samudera Hindia yang mempesona. Apalagi menikmatinya di sore hari, ketika matahari perlahan-lahan mulai terbenam. Pantai Karang Valaete ini memang bersebrangan langsung dengan Samudera Hindia.

3. Desa Adat Bawomataluo

Bawomataluo adalah bahasa Nias, yang berarti bukit matahari. Terletak di Desa Adat Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Desa adat ini dihuni sekitar seribu kepala keluarga. Masyarakatnya sangat memegang teguh nilai adat istiadat dari leluhur. Beragam pusaka budaya yang dulu dimiliki para leluhurnya masih disimpan. Diantaranya adalah omo hada  alias rumah adat tradisional yang terbuat dari kayu tanpa paku, tari tradisional, situs megalitikum, dan atraksi lompat batu alias homobobatu.

Begitu sampai di Desa Adat Bawomataluo sobat akan disambut oleh susunan anak tangga yang terbuat dari batu tanpa semen. Selain itu, kamu akan disambut oleh tarian tradisional, yaitu tari fataele atau tari perang yang menggambarkan kehidupan di sini pada zaman dahulu, berperang demi mempertahankan daerah kekuasaannya.

Sobat Pariwisata! Desa Adat Bawomataluo merupakan ikon utama Pulau Nias dan juga secara resmi telah terdaftar sebagai warisan budaya dari Indonesia dalam World Heritage UNESCO 2009.