5 Kuliner Khas Bali

5 Kuliner Khas Bali

Kenikmatan yang Tiada Tara, Maknyus Euy!

Provinsi Bali memang menjadi favorit bagi wisatawan lokal ataupun Asing, mulai dari wisata pantainya, wisata budaya bahkan wisata kulinernya, Seperti, Sate lilit, bebek betutu, dan sambal matah. Nah, 3 macam hidangan ini bisa dibilang jadi kuliner favorit yang wajib kamu cicipi saat berkunjung  ke Bali. Bahkan, popularitasnya udah ke mana-mana lhoo!

Selain tiga kuliner itu, ternyata Bali masih punya banyak hidangan tradisional yang memanjakan selera. Gak cuma ngandelin cita rasa, tapi banyak masakan Bali yang sarat makna dan filosofi berdasar dari kebiasaan atau adat istiadat masyarakat setempat.

Baca Juga:  5 Destinasi Wisata di Bali

Kendati begitu, gak sedikit hidangan tradisional yang kini mulai sulit dijumpai. Beberapa hidangan bahkan semakin langka, terkadang hanya bisa ditemukan saat upacara adat. Kami merangkumnya di bawah ini, mungkin ada salah satu yang sudah pernah kamu coba?

pariwisataindonesia.id, pariwisata indonesia

Nasi Megibung

1. Loloh Cemcem

Di Panglipuran, Bangli, punya satu minuman khas tradisional yang cita rasanya unik banget. Dikenal dengan sebutan Loloh Cemcem. Minuman ini terbuat dari daun cemcem atau kedondong yang dihaluskan lalu diperas sampai airnya keluar.

Rasanya nano-nano gitu lhoo!  Manis, asam, asin, dan sedikit sepat. Bikin menyegarkan semangat kamu lhoo! Minuman berwarna hijau pekat ini sekilas, ngingetin kita pada kuah asinan buah. Di Bali, minuman ini  biasanya disajikan dalam keadaan dingin sebagai jamu tradisional.

pariwisataindonesia.id, Pariwisata Indonesia

Bebek Timbungan

2. Bebek Timbungan

Selain bebek betutu, Bali punya satu olahan bebek lain namanya bebek timbungan. Rasa rempah yang cukup tebal dengan tekstur daging empuk jadi keunggulan hidangan tradisional yang satu ini. Bebek timbungan jadi salah satu hidangan tertua di Bali. Namanya aja berasal dari bahasa Jawa Kuno, terdiri dari dua suku kata, yaitu tim dan mbung. Tim artinya diungkep dan mbung adalah bambu muda.

Baca Juga:  Pariwisata Bali Siap Sinergi Hadapi Dampak Virus Corona

Proses pembuatannya dengan cara mengukus pakai bambu. Ini membuat tekstur daging  bebek jadi empuk loh. Apalagi sajian ini dimasak dengan puluhan jenis rempah-rempah sampai aroma anyirnya pun gak kecium saat disantap. Haduh jadi laperr ya Gaaees!

pariwisataindonesia.id, pariwisata indonesia

Nasi Megibung

Baca Juga:  Dampak Corona Pariwisata di Bali Rugi Triliunan

3. Nasi Megibung

Nasi mengibung merupakan sajian porsi besar yang terdiri dari; nasi dan aneka lauk seperti sate lilit, lawar, bebek panggang, hingga sambal matah. Nasi megibung biasanya disajikan sebagai jamuan usai menang dalam peperangan.

Pariwisataindonesia.id

Nasi Yasa

Baca Juga:  Influencer Gel Angelicca Traveling ke Bali Mengasyikan, Yuuhu!

4. Nasi Yasa

Nasi Yasa biasanya disajikan dalam upacara adat dan keagamaan. Ciri khas hidangan ini wadahnya terbuat dari anyaman daun kelapa. Seporsi Nasi Yasa terdiri dari :  nasi kuning, olahan daging ayam atau bebek, dan sayur segar khas Bali. Nasi yasa hanya boleh disantap setelah upacara adat atau keagamaan selesai diadakan

pariwisataindonesia.id

Nasi Lawar Getih

5. Lawar Getih

Lawar getih bisa dibilang sebagai hidangan ekstrem dari Bali. Ternyata, sajian ini terdiri dari  : cacahan sayur segar, daging cincang. Semua bahan lawar lalu dicampur hingga merata, dan disajikan dalam keadaan segar. Selain disantap sebagai lauk, lawar kerap disajikan sebagai persembahan dalam upacara adat Bali. Hayoo kamu mau yang mana nih?

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )