5 Wisata Menarik di Karanganyar

5 Wisata Menarik di Karanganyar

Wisata Edukasi dan Lokasi Favorit untuk Kamu Datangi

Nama Karanganyar nggak setenar Solo. Namun, Sobat Pariwisata, tahukah kamu kalau Karanganyar menyimpan segudang tempat-tempat wisata menarik yang dapat mewarnai perjalananmu.

Pariwisata Karanganyar sangat beragam, tak cuma mengandalkan kondisi alam yang terdiri dari dataran tinggi, Karanganyar pun memiliki beberapa situs menarik yang cocok mengisi liburan.

Berikut redaksi Pariwisata Indonesia, sajikan 5 wisata menarik dan beberapanya merupakan situs sejarah. Menarik dan wajib buat dikunjungi saat berlibur di Karanganyar. Lets’ go. Cekidot!

1. Candi Ceto

Candi Cetho terletak di kaki Gunung Lawu tepatnya di RT. 01/RW. 03 Kampung Ceto, Kelurahan Gumeng, Kecamatan Jenawi, Karanganyar. Disebut juga Candi di Atas Awan, Candi Ceto memang terletak di dataran tinggi Ceto. Meski masih digunakan sebagai tempat ibadah umat hindu di Karanganyar, Candi Ceto juga dibuka buat umum.

Ilustrasi foto dari netizen kelvinagemilang, posting ke instagram saat berwisata ke Candi Ceto.

Wisatawan yang ingin mengunjungi candi ini hanya perlu membayar tiket masuk Rp. 7000,- harga ini sudah naik pada tahun 2018 dari yang sebelumnya hanya Rp. 3000,- saja. Untuk kamu yang bepergian menggunakan kendaraan pribadi, kamu dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 2000,-

Untuk menuju ke sini kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor dengan jarak 19 km dan waktu tempuh 40 menit. Candi Ceto buka mulai pukul 7 pagi sampai pukul 5 sore. Buat kamu pecinta senja, silakan nikmati. Dan rasakan dari lokasi kaki Gunung Lawu sembari berjalan pulang.

2. Candi Sukuh

Jika Sobat Pariwisata pernah melihat bangunan kuil Suku Maya, maka kamu nggak perlu jauh-jauh pergi ke Meksiko demi  melihat bangunan itu.

Di Karanganyar tepatnya di kaki Gunung Lawu sekitar 11 km ke arah selatan Candi Ceto. Terdapat sebuah candi yang memiliki arsitektur mirip kuil matahari Suku Maya bernama Candi Sukuh.

Bagaimana menurut kamu foto netizen vivivolethaa, tampil cantik dalam postingan di instagram saat berlibur ke Candi Sukuh.

Candi ini memiliki banyak relief-relief yang menceritakan tentang kisah Mahabharata. Di sini pengunjung akan melihat arca-arca yang memiliki bentuk yang tidak lazim, sebab banyak arca yang perlihatkan kelamin secara jelas.

Satu lagi netizen julianaintan5, liburan penuh ceria dan bahagia. Julia berwisata ke Candi Sukuh dan ia posting di akun instagram.

Candi ini buka mulai pukul 7 pagi sampai pukul 5 sore. Pengunjung hanya perlu membayar Rp. 7000,- untuk bisa menikmati situs bersejarah Candi Sukuh.

3. Astana Giribangun

Sekilas terdengar seperti sebuah kerajaan yang megah atau situs purbakala. Sebenarnya, Astana Giribangun merupakan Mausoleum atau kompleks pemakaman mantan presiden RI kedua, yaitu Jenderal Besar H M Soeharto.

Netizen aulia8998, sambil bergowes, selvie dulu dong! Tampak kecerian terlihat di paras wajahnya yang cantik. Aksi jepret-jepret foto di posting ke akun instagram. Yuk, berlibur ke Wisata ke Astana Giribangun.

Terletak di Jalan Astana Giribangun, Kelurahan Girilayu, Kecamatan Matesih, Karanganyar. Mausoleum ini berdiri di ketinggian 660 mdpl.

Tidak ada tarif pasti untuk biaya masuk di sini. Pengunjung hanya akan dikenakan biaya seikhlasnya sebagai biaya perawatan makam. Serta biaya parkir bagi pengendara kendaraan bermotor, wisatawan akan dikenakan biaya parkir Rp. 2000,- sampai Rp. 3000,- saja.

4. Pemandian Sapta Tirta

Sesuai namanya, Sapta yang berarti tujuh dan tirta yang berarti air, pemandian yang terletak di Pablengan, Matesih, Karanganyar ini memang memiliki 7 mata air yang berbeda rasa dan suasananya meski berasal dari tempat yang sama.

Tampak gembira ria dan penuh keceriaan. Terciduk dalam jepretan foto Lia bersama teman-teman saat berkunjung ke Pemandiaan Sapta Tirta. Diposting ke akun instagram@liasetiyaa, aksinya lucu-lucu!

View this post on Instagram

Pemandian air panas air soda dll hehehe

A post shared by aprilia setyaningsih (@liasetiyaa) on

Cukup rogoh kocek Rp. 3000 rupiah aja, kita bisa nikmati mandi di air 7 sumur. Konon, dipercaya punya khasiat sembuhkan hingga bangkitkan aura tubuh. Pemandian ini ocok bagi pengunjung lelah berwisata di kaki Gunung Lawu.

5. Candi Kethek

Memiliki nama kethek atau yang berarti kera, candi yang satu ini sangat jarang dikenal. Candi yang secara arsitektur mirip dengan Candi Sukuh dan terletak di bagian timur laut Candi Ceto ini berada di Lereng Lawu, Kelurahan Gumeng, Kecamatan Jenawi, Karanganyar.

Satu foto dari postingan instagram@nungkisoraya_p, yuk langsung aja ke Candi Kethek!

Tidak ada biaya masuk, pengunjung bisa berwisata serta mendaki ke puncak candi yang konon dikuasai oleh para kera ini.

Bung Karno pernah lantang lakukan orasi, jangan sekali-kali tinggalkan sejarah. Mencintai tradisi dan warisan budaya bangsa, wujud rasa cinta tanah air. Dan sikap nasionalisme.

Sejarah, tradisi & warisan budaya bangsa ini penting dipahami. Hal-hal baik & buruk masa lalu, pelajaran berharga untuk kita menjadi bangsa yang besar dan maju.

Nggak kenal maka nggak sayang. Dengan nikmati keindahan yang ditinggalkan para leluhur, rasa cinta kepada bangsa otomatis bertumbuh. Nggak cuma itu, kreativitas & imajinasi pun meningkat. Saat ada di Karanganyar, selain nikmati pesona alam memesona dan eksotik. Kunjungi tradisi & warisan budaya yang terlukis di “5 wisata menarik di Karanganyar.”
ㅤㅤ
Kunjungi wisata edukasi, dan tempat-tempat bersejarah. Sobat Pariwisata, apa tempat sejarah yang paling berkesan buat kamu? Silakan share di komentar. Rujukan untuk redaksi mengulas jelajah wisata selanjutnya, yuk! (Bahrul/Kusmanto)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )