Indonesia Juga Punya Niagara!

curug malela, Umi Kalsum Fuunder PVK Gruo dan CEO Media PVK Grup,AIR TERJUN KECE BADAI DI SUBANG,BERITA PARIWISATA INDONESIA,CERITA MOMABEL,CHANNEL YOUTUBE XPLOINDO,CURUG CIJALU,INDONESIA CULTURE AND TOURISM,INDONESIA TOURISM INVESTMENT,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA,MEDIA PVK GRUP,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA DI JAWA BARAT,PESONA CURUG CIJALU,PESONA CURUG PUTRI,SITUS KOMPASIANA,SITUS PARIWISATA INDONESIA,SITUS RESMI PARIWISATA INDONESIA,TEMPAT WISATA FAVORIT DI JAWA BARAT,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA

Pengen ke Niagara tapi jauh? Tenang, Sobat Pariwisata! Indonesia juga punya ‘Niagara Mini’. Meskipun tidak setinggi dan seluas Air Terjun Niagara yang ada di Amerika Serikat, tapi air terjun ini cukup untuk membuatmu terpesona.

Niagara mini milik Indonesia ini terletak di perbatasan Kabupaten Cianjur, Kampung Mandid, Desa Cidadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat. Dari tempat pakir, Sobat Pariwisata akan melanjutkan perjalanan dengan menempuh jalur trecking hingga sampai di lokasi air terjun.

Meskipun harus menempuh perjalanan cukup jauh, tapi semua kelelahan akan terbayar lunas saat menikmati keindahan pemandangan Curug Malela. Jalur air yang berjejer, membuatmu seolah-olah sedang berada di depan Niagara.

Niagara yang memiliki nama Curug Malela ini memiliki ketinggian hingga 70 meter dan lebar 50 meter. Cukup tinggi, bukan? Air yang deras serta rimbunnya pepohonan sekitar menjadi lanskap cantik yang membuat Curug Malela popular di kalangan wisatawan, terutama dari Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Saat tiba di Curug Malela, Sobat Pariwisata akan disambut dengan udara sejuk khas pegunungan. Sangat cocok untuk refreshing dan melepas segala penat. Berenang di kubangan atau kolam yang ada di bawah curug, menjadi pelengkap. Tapi, hati-hati, ya! Kolam ini memiliki kedalaman 1,5 hingga 2 meter. Sangat tidak disarankan untuk kamu yang belum bisa berenang.

Tidak bisa berenang tapi ingin basah-basahan? Tenang saja, Sobat Pariwisata hanya perlu berdiri di pinggiran curug. Air yang berasal dari Gunung Halu, mengalir deras dan akan menciptakan cipratan yang membuatmu ikut merasakan segar dan dinginnya air Curug Malela.

Curug Malela tidak hanya banyak dikunjungi manusia. Jika beruntung, Sobat Pariwisata juga bisa melihat satwa liar, seperti monyet, yang menjadi penghuni asli curug tersebut. Siapkan kameramu! Siapa tahu kamu bisa berswafoto bareng penghuni asli.

Pihak pengelola juga telah membangun panggung dan jembatan di sekitar Curug Malela, sebagai spot untuk menikmati keindahan curug serta ber-selfie-ria. Adanya area parkir yang luas, saung untuk istirahat, toilet, hingga musholla membuat curug ini layak untuk dijadikan destinasi liburan.

Sobat Pariwisata pun tidak perlu khawatir jika tidak membawa bekal makan siang. Warung makan yang berjejer dengan berbagai menu pilihan akan menemani para pengunjung menghabiskan waktu berlibur di Curug Malela.

Tidak ingin buru-buru pulang ke rumah? Tenang. Di sekitar Curug Malela terdapat beberapa penginapan dan villa milik penduduk. Namun, jika ingin menikmati hotel berbintang, Sobat Pariwisata harus menempuh perjalanan sekitar 5 km dari Curug Malela.

Curug Malela yang buka mulai pukul 08.00-17.00 ini cocok dikunjungi saat musim kemarau tiba, karena debit airnya tidak terlalu deras, sehingga Sobat Pariwisata bisa lebih aman dan nyaman berlama-lama menikmati keindahannya.

Untuk bisa menikmati keindahan ‘Niagara Mini’ ini, Sobat Pariwisata hanya perlu membayar tiket masuk sebesar 10.000 rupiah, plus biaya parkir sekitar 2.000 hingga 5.000 rupiah. Cukup terjangkau, kan? Yuk, ke Curug Malela! (Nita)