120 Hari Kerja Sandiaga Uno, Intip Laporan Menteri Gercep!

120 Hari Kerja Sandiaga Uno
Menparekrraf Sandiaga Uno

PariwisataIndonesia.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan,”tak terasa bertugas sudah di penghujung bulan keempat atau seratus dua puluh hari masa kerja sejak dilantik,” katanya, mengutip siaran pers yang dilakukan secara hybrid di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada Selasa (27/4) kemarin siang.

Hal tersebut, disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno yang akrab dipanggil Menteri Gercep dalam “Press Weekly Briefing” kepada kawan-kawan media, masyarakat, serta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Jumpa pers kali ini, penampilan sang menteri pun tak seperti biasa. Mengawali ucapan, aksen bicaranya terlihat penuh kehati-hatian.

Sandiaga Uno mengatakan, ini menjadi langkah awal Menparekraf untuk menujukkan pencapaian kinerja usai menggantikan pendahulunya Wishnutama Kusubandio di Kabinet Indonesia Maju.

Dia menjelaskan, terjadi peningkatan prestasi yang ditorehkan Kemenparekraf dalam 120 hari bertugas.

Selain itu, dia menilai, dari festival keagamaan di India perlu untuk dicermati dan harus diwaspadai bersama.

Dalam keyakinannya, aktivitas tersebut menimbulkan kerumunan lalu terjadi potensi resiko dengan ledakan kasus Covid-19 yang sangat luar biasa.

Tak cuma itu, alumni SMA Pangudi Luhur ini menduga, ada ketidakmampuan di fasilitas kesehatan.

Atas dasar itu, Menteri Sandiaga Uno mendorong untuk jangan sampai terjadi di Indonesia, “eling lan waspada,” pintanya.

Dalam siaran persnya itu, mantan Wagub DKI juga berjanji akan menjadwalkan jumpa pers rutin sepekan, dan Kemenparekraf juga berjanji untuk selalu update briefing, seperti dia sampaikan di channel Youtube Kemenparekraf, pada Selasa (27/4) kemarin.

Menurutnya, pemulihan ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sudah didorong untuk dioptimalkan dan eksekusi-eksekusi program terus di deliverable-deliverable, “bisa kita catat sebagai sesuatu hal yang harus disyukuri tapi sekaligus diwaspadai,” jelasnya.

Dikatakannya (berdasarkan sumber yang dimilikinya.Red), langkah gaspol Kemenparekraf mereguk 2 poin peningkatan, yakni: Prestasi pertama, tahapan stimulasi program Kemenparekraf berjalan tepat sasaran, sehingga tercipta kenaikan kunjungan wisatawan nusantara.

Kedua, meyakinkan masyarakat rasa aman dan nyaman berwisata cukup di Indonesia saja, seiring dengan kepatuhan pada protokol kesehatan untuk langkah-langkahnya tersebut, “kita menyiapkan zona zona hijau dan daerah-daerah yang bukan lagi masuk ke dalam zona merah, itu yang harus kita sampaikan sebagai prioritas utama,” kata Menteri Sandiaga Uno.

Seiring poin kedua ini, Kemenparekraf senantiasa membuka diri dan mengajak kolaborasi kepada semua pihak, secara khusus dan intens dengan Pemda dan pihak wisata.

Dari penuturannya, terbesit makna yang bisa jadi dapat ditafsirkan, bahwa pemerintah daerah diberikan kewenangan penuh dalam menentukan dibuka atau tetap ditutupnya tempat wisata saat libur lebaran nanti. Imbaunya, mereka harus disiplin menerapkan protokol kesehatan ketat dan disiplin di wisatanya tersebut.

Dalam jumpa pers itu, Menparekraf Sandiaga turut menyampaikan laporan kerja lainnya.

Tercatat, Menteri Gercep melaksanakan kunjungan ke sejumlah daerah seperti Bali, Jogjakarta dan Sumatera Barat.

Untuk kunjungannya ke Bali, dikatakan, tingkat kedatangan wisatawan nusantara ke Bali terjadi peningkatan.

Pada awal bertugas di bulan Januari, tingkat kunjungan wisatawan nusantara per hari, disebutnya, antara 2.200-2.500 orang, sampai hari ini, kunjungan tersebut sudah mencapai, antara 4000-4500 orang.

Berikut Jogjakarta. Disebut-sebut oleh Menparekraf, DIY adalah destinasi pulang punggung. Katanya, “itu juga ada kabar baik!”

Diungkapkannya, “terjadi peningkatan hunian hotel dan kesiapan mereka dalam menciptakan event-event yang diharapkan akan mampu mengisi dari segi aktivitas terutama memasuki akhir bukan ramadhan dan masa liburan lebaran nanti dalam bingkai PPKM atau skala mikro dengan protokol kesehatan ketat dan disiplin,” tutur Menteri Gercep.

Laporan selanjutnya saat kunjungan ke Sumatera Barat. Mantan Ketum HIPMI periode 2005–2008, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A., mengapresiasi Pemprov Sumbar yang sudah tertib dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, bahkan katanya, geliat dari kunjungan wisatawan nusantara ke Minangkabau, sudah mulai dirasakan.

Oleh karena itu, “ini adalah pencapaian yang cukup menggembirakan dalam 4 bulan pertama,” ungkapnya. Jumpa Pers Menparekraf sekaligus melaporkan pencapaian prestasi untuk masa kerja 120 hari.

Di tengah jumpa persnya, ada kejadian yang istimewa dan ketika itu, penampilan menteri mulai cair. Audiens yang hadir dalam jumpa pers terbawa suasana, ikutan tersenyum-senyum.

“Rezeki datang dari tempat yang tidak kita duga-duga. Amin,” doa Sandiaga Uno.

Pesan menteri berbentuk ucapan dan doa, tertuju kepada salah satu kameramen yang serius menyorot jalannya jumpa pers tersebut, bernama Haris.

Haris diketahui dalam siaran di channel YouTube Kemenparekraf, tidak mudik di lebaran tahun ini, namun dapat surprise dari Orang Nomor Wahid di lingkungan Kemenparekraf berupa Batik Kriya asal Nusa Tengara Barat berwana merah.

Untuk informasi, Sandiaga Uno dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu (23/12/2020), dengan jabatan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Lalu, lahir di Rumbai, Pekanbaru, Riau, pada 28 Juni 1969.

Jangan lupa! Ciri khas pria berzodiak Cancer memang dikenal penuh kejutan. Pantas bila disebut sosok romantis, seakan tidak pernah kehabisan ide membuat orang di sekitarnya merasa bahagia.

Momen ini, bisa bikin seseorang kelojotan dan terkenang selalu. Bukan April Mop tapi nyata mirip anugerah terindah untuk sulit dilupakan.

Sifat berikutnya, lebih istimewa lagi. Digadang-gadang, sosoknya bak pria idaman yang diburu kaum hawa tapi setia pada pasangannya.

Dinobatkan begitu, karena zodiak ini sarat akan unsur air, tapi hati-hati! Pria berzodiak Cancer terkenal sosok heroisme, tak pernah takut pada perubahan malah semakin tertantang.

Saking kreatifnya, berani tampil tidak populis. Pria berzodiak Cancer, umumnya laki-laki yang jenius.

Pria yang disebut berzodiak Cancer ini, sudah tentu yang dimaksud oleh Redaksi Pariwisata Indonesia adalah Suami dari Mpok Nur, Istri Sandiaga Uno, mengatakan, pandemi Covid-19 sudah setahunan seperti ini.

Dalam pesan lainnya, mengajak masyarakat dan semua pihak untuk bersikap optimis.

Semoga Pariwisata Indonesia yang terdampak bisa bangkit kembali, dan mengimbau ayo patuh menerapkan protokol kesehatan ketat dan disiplin.

Menelisik rekam jejak Sandiaga Uno, memang dikenal piawai untuk hal itu. Sangat pantas, terungkap prestasi Kemenparekraf terus menanjak di jumpa pers tersebut.

Bahkan bibitnya pun orang terpandang, siapa yang tak mengenal Razif Halik Uno dan Rachmini Rachman Uno atau yang lebih dikenal Mien R Uno?

Kemudian, latar belakang pendidikannya jebolan kampus terkemuka di Amerika yakni, Wichita State University. Menyandang lulus dengan predikat summa cum laude.

Predikat “summa cum laude” adalah gelar kehormatan yang tertulis dalam ijazah, dan penghargaan ini diadopsi dari bahasa latin didasarkan sistem pendidikan di United State.

Diterjemahkan, lulus memuaskan sebagai penghagaan tertinggi dan menunjukkan kualitas kejeniusan seseorang. Sandiaga Uno, meraih predikat itu.

Terungkap fakta, selain lulus dengan sangat mengesankan ternyata malang melintang dan banyak meniti karir di perusahaan terkemuka sebagai direksi. Pantas saja, baginya encer dan percaya diri untuk menjelaskan program masa depan Kemenparekraf yang di nahkodanya.

Berikut ini, program kerja Kemenparekraf ke depan yang dirangkum dari siaran Menteri Sandiaga Uno di channel YouTube Kemenparekraf yang diterima oleh Redaksi Pariwisata Indonesia.

Jangka Pendek

1. Solusi bersifat jangka pendek, menekan laju penyebaran pandemi Covid-19, dengan memastikan terlaksananya panduan pelaksanaan Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE).

2. Memastikan setiap Pemda, dan pelaku pariwisata, termasuk destinasi-destinasi yang membuka wisatanya untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan ketat dan disiplin.

Jangka Panjang

1. Pemerintah Pusat akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terutama para stake holder agar mendorong penciptaan destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

2. Diharapkan, peran sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi penyumbang devisa yang signifikan, jangka menengah targetnya mencapai 10-15%, dan jangka panjang diharapkan bisa terpenuhi 15-20%.