Angela Tanoesoedibjo Membuka Talkshow Virtual

Angela Tanoesoedibjo Membuka Talkshow Virtual

Protokol Kesehatan Bagi Industri Parekraf

Menindalanjuti kunjungan kerja Presiden Joko Widodo(Jokowi) ke Banyuwangi beberapa waktu yang lalu. Dan dalam upaya percepatan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Serta mendengar arahan Presiden Jokowi dalam strategi menuju fase new normal untuk mendukung kelangsungan usaha di bidang parekraf.

Maka Kemenparekraf RI mengeluarkan kebijakan terkait protokol kesehatan serta kebijakan fiskal membantu industri parekraf dalam menjalankan usaha dan bisnis di era New Normal. Webiner cara Kemenparekraf dalam melakukan sosialisasi itu.

Paparan Banyuwangi, Pariwisata Indonesia

Paparan Banyuwangi / (Foto: Bahan Webiner)

Dalam banyak webiner yang diselenggarakan Kemenparekraf RI, khusus kali ini, acara Webinar dimulai dengan opening remarks dari Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo.

Pelaksanaan talkshow virtual ini dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2020. Dimulai pukul 10.30 wib, bertema, ‘Sosialisasi Kebijakan dan Simulasi Protokol Kesehatan Bagi Industri Parekraf di Masa Covid-19’ dengan pembawa acara Marissa Anita.

Angela mengatakan, “Saat ini Kemenparekraf tengah berproses untuk menyiapkan sejumlah panduan teknis dalam bentuk handbook,” katanya.

Ia mengawali bicaranya dihadapan semua peserta dan tamu yang turut menjadi pembicara webinar.

Angela Tanoesoedibjo, Pariwisata Indonesia

Wakil Menteri, Angela Tanoesoedibjo bersama Presiden Joko Widodo / (Foto: Istimewa)

Kemenparekraf tengah menyiapkan panduan teknis protokol kesehatan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pihaknya memperhatikan empat aspek indikator yaitu, kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

Wakil menteri ini menjelaskan, pihaknya menggandeng asosiasi dan semua pihak di sektor pariwisata maupun ekonomi kreatif. Pembuatan handbook mengacu substansi protokol dan diharapkan pelaku usaha pariwisata giatnya bertumbuh dan roda ekonomi kembali berputar.

Menteri Wishnutama, Pariwisata Indonesia

Menteri Wishnutama / (Foto: Kemenparekraf RI)

Adapun panduan teknis protokol kesehatan yang dibuat oleh Kemenparekraf ditujukan untuk beberapa sektor seperti hotel, restoran dan rumah makan, daya tarik wisata, homestay, spa, usaha perjalan wisata, kemudian kegiatan wisata minat khusus, miles and event, serta ekonomi kreatif.

“Tentunya dibutuhkan sikap disiplin dari para pelaku usaha dalam menerapkan protokol kesehatan. Ikuti petunjuk yang tercantum dalam protokol dan handbook,” jelas Wakil Menteri.

Webinar Angela Tanoesoedibjo, Pariwisata Indonesia

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo / (Foto: Kemenparekraf RI)

Dasarnya mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. 

Keputusan Menteri Kesehatan tersebut jadi pedoman. Dengan adanya panduan protokol kesehatan menjalankan bisnis pariwisata saat new normal, Angela berharap sektor yang dinaunginya tak menjadi kluster baru dalam penyebaran virus corona atau Covid-19.

Selanjutnya pembicara webiner lain adalah Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/ Baparekraf, R. Kurleni Ukar mengatakan, penerapan protokol kesehatan oleh pelaku pariwisata bagi pekerja dan wisatawan di destinasi wisata memegang peranan penting dalam upaya mengembalikan kepercayaan publik untuk berkunjung.

“Kita harus menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia bisa bersih, sehat, dan aman. Jika kita mengharapkan wisatawan kembali berkunjung ke Indonesia sesuai dengan tren wisatawan saat ini yang memilih tempat yang bersih dan aman dari Covid-19,” katanya. Ia adalah salah satu pembicara dalam talkshow virtual.

Wishnutama, Pariwisata Indonesia

Menteri Wishnutama / (Foto: Istimewa)

Menutup webiner, Menteri Wishnutama mengajak semua pihak bergotong royong, dan secara bersama menghadapi pandemi khususnya industri pariwisata agar lebi baik lagi.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )