HK Raih Kinerja Perusahaan Terbaik Sepanjang Tahun 2020 dan Dianugerahi Banyak Penghargaan

Kepala Negara semangatnya tinggi dalam membangun Indonesia. Pemikirannya “Out of the box”, anggaran infrastruktur dalam membangun #indonesiamaju terbilang spektakuler. Pandemi pun tak menjadikan halangan agar pembangunan yang sudah dicanangkan tetap terus berjalan. Presiden Indonesia Ketujuh RI, bahkan berani pasang badan dalam mewujudkan mimpinya.
Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia, Trippers, HK Raih Kinerja Perusahaan Terbaik Sepanjang Tahun 2020 Meski Di Tengah Pandemi dan Dianugerahi Segudang Prestasi, Indonesia Traveler, Media PVK Grup, PT Prima Visi Kreasindo, Umi Kalsum selaku Founder dan CEO PVK Grup, Media Online Pariwisata Indonesia memperoleh anugerah penghargaan PVK Award 2020, Media Pariwisata Indonesia Terfavorit Tahun 2020, Indonesia Maju
365 Hari Hutama Karya Berkarya untuk #IndonesiaMaju / Ilustrasi foto: Kompilasi/Kementerian PUPR-HK

PariwisataIndonesia.id – Direktur Utama Hutama Karya (HK) Budi Harto menyampaikan meski dihadapkan pada tekanan pandemi COVID-19 yang berdampak kepada hampir seluruh sektor industri baik nasional hingga internasional, perusahaan bersyukur hingga September 2020, HK terus memperoleh kontrak baru sebesar Rp11,27 Triliun.

Awal November lalu, HK meraih proyek dari Kementerian PUPR untuk pembangunan irigasi rawa mendukung pengembangan Food Estate di Kalimantan Tengah, dan juga proyek dari Angkasa Pura I yakni peningkatan daya dukung perkerasan Runway Eksisting, termasuk perpanjangan Runway Bandara Internasional Lombok.

“Kami optimis kinerja Hutama Karya akan terus bangkit seiring perolehan sejumlah kontrak baru. Kami juga telah memaksimalkan potensi human capital yang dimiliki oleh Hutama Karya. Tentu kami berharap, di tahun depan pandemi ini dapat segera berlalu, sehingga Hutama Karya siap menorehkan kembali kinerja maksimal seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/12/2020).

Kemampuan HK untuk tumbuh didukung oleh kondisi keuangan perusahaan hingga kuartal III 2020 membukukan kas dan setara kas berada pada posisi Rp 8,51 Triliun. Jumlah itu menunjukkan aspek solvabilitas, gross gearing ratio dan net gearing ratio masing-masing berada pada level 0,34 kali dan 0,04 kali.

Disebutkan dalam rilis yang diterima redaksi Media Pariwisata Indonesia, keberhasilan mempertahankan prestasi dan kinerja di akhir tahun, di tengah pandemi COVID-19, diakui Budi adalah sebuah tantangan yang begitu luar biasa. Namun, hal ini tak membuatnya patah arang, lantaran dukungan pemegang saham hingga stakeholder.

Disamping itu, pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama pemerintah, alhasil, kebijakan ini sudah barang tentu menjadi nilai tambah perusahaan dalam mempertahankan portofolio yang baik sebagai perusahaan pengembang infrastruktur terkemuka Indonesia.

Melangkah Maju Penuh Optimisme, Pandemi Bukan Halangan Meraih Prestasi Kerja

Di tengah tantangan Pandemi Covid-19, HK terus membuktikan bahwa perusahaan tetap mampu menjalankan serta menyelesaikan seluruh proyek pembangunan infrastruktur yang digarapnya.

Selain kembali berhasil merampungkan dan mengoperasikan 2 (dua) ruas tol baru di JTTS yakni ruas tol Pekanbaru-Dumai dan Sigli-Banda Aceh Seksi IV, HK juga menangani konstruksi 8 (delapan) ruas JTTS, di antaranya Tol Sigli-Banda Aceh (60 Km) dengan total progres konstruksi mencapai 63%.

Berikutnya, Tol Pekanbaru-Pangkalan  (83 Km) dengan progres konstruksi mencapai 41%, Tol Padang-Sicincin (37 Km) dengan progres konstruksi mencapai 34%, Tol Bengkulu-Taba Penanjung (18 Km) dengan progres konstruksi 85%, Tol Sp. Indralaya-Muara Enim (121 Km) dengan progres konstruksi 19%.

Sambungnya, tol Binjai-Langsa (131 Km) dengan progres konstruksi 27%, Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (143 Km) dengan progres konstruksi 53%, Tol Indrapura-Kisaran (48 Km) dengan progres konstruksi 16%. Sehingga total panjang JTTS yang dibangun hingga penghujung tahun 2020 yakni 1.156 Km dengan 643 Km ruas sedang konstruksi dan 513 Km ruas sudah beroperasi.

Lebih lanjut, pihaknya pun berhasil menyelesaikan beberapa proyek infrasktruktur lainnya yang tersebar di seluruh penjuru negeri di antaranya Proyek Double-Double Track Manggarai di DKI Jakarta, Tanggap Darurat Sungai Radda dan Sungai Rongkong serta Tanggap Darurat Jalan dan Jembatan Bailey di Luwu Utara, Villa Six Sense di Bali, Bandara Pattimura Ambon di Maluku, Bendungan Ladongi di Sulawesi Tenggara, hingga 2 (dua) proyek gedung yakni pembangunan IDB Universitas Jember di Jawa Timur dan Pembangunan kampus Untirta di Banten.

Tentu dengan rampungnya proyek-proyek prioritas di atas dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya di wilayah sekitar proyek.

Bersambung ke halaman berikutnya
Walau pandemi Covid-19 menghantui ..”