Pariwisata Premium NTT Buka, 15 Juni Ini!

Pariwisata Premium NTT Buka, 15 Juni Ini!

Mengutip dari kantor berita Tempo.co(31/05), Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur berencana membuka kembali destinasi wisata Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo di Manggarai Barat pada 15 Juni 2020. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Wayan Darmawan mengatakan pemerintah daerah tengah menyusun standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan di seluruh simpul destinasi.

Pengembangan Destinasi Premium NTT, Pariwisata Indonesia

Pengembangan Destinasi Premium NTT, Pariwisata Indonesia / Foto: Humas Pemprov NTT

“Kami sepakati untuk mempersiapkan diri. Saat ini memang pedomannya belum ada. Namun (SOP) sedang dikompilasi jadi rancangan utuh dan dikomunikasikan dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” tutur Wayan saat dihubungi wartawan Tempo.co.

Wayan menjelaskan, seluruh destinasi di kawasan srategis nasional itu akan dibuka serentak, namun dengan syarat khusus. Misalnya, pengelola destinasi setempat, baik swasta maupun pemerintah desa, harus memastikan terlaksananya gerakan jaga jarak fisik atau physical distancing.

Baca Juga:  Baju Adat Nusa Tenggara Timur

Di samping itu, sebagai persiapan, Pemerintah Provinsi NTT telah berkomunikasi dengan asosiasi yang bergerak di bidang wisata, seperti Asita, Astindo, dan PHRI, untuk merancang skema perjalanan yang aman. Dia menjelaskan, keamanan itu harus dijamin dimulai dari wisatawan berangkat, sampai di lokasi, hingga saat pulang.

Pengembangan Destinasi Premium NTT, Pariwisata Indonesia

Pengembangan Destinasi Premium NTT, Pariwisata Indonesia / Foto: Kemenparekraf

Wayan melanjutkan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait penyediaan layanan penerbangan. Musababnya saat ini, sejumlah penerbangan domestik menuju Bandara Internasional Komodo tengah ditangguhkan.

Adapun dari sisi kesehatan, dia menjamin pemerintah setempat telah menyediakan ruang medis hingga isolasi seumpama terdapat wisatawan yang tertular virus corona. “Itu bagian dari syarat yang sedang disusun. Pengelola destinasi juga sudah memperhitungkan itu (ruang isolasi), berapa yang dibutuhkan dan layanan seperti apa yang disiapkan,” tuturnya.

Baca Juga:   Rumah Adat Musalaki dari NTT

Dalam pembukaan perdananya nanti, Wayan memperkirakan Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo akan disambangi oleh turis lokal lebih dulu. Sedangkan wisatawan asing atau wisman datang secara bertahap.

Wayan menargetkan, hingga akhir tahun nanti, jumlah turis datang ke kawasan Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo mencapai 1,6 juta orang. Sebanyak 1 juta orang merupakan wisatawan domestik, sedangkan sisanya ialah wisman. “Saat ini, untuk turis asing kunjungannya di angka 200 ribu. Kalau di Pulau Komodo pada posisi Maret hampir 20 ribu,” kembali ia menuturkan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Krearif Wishnutama Kusubandio sebelumnya menuturkan, penerapan protokol normal baru di destinasi wisata nantinya bakal disesuaikan dengan posisi R0 dan Rt masing-masing daerah. R0 dan Rt merupakan indikator yang digunakan pemerintah sebelum mereaktivasi kegiatan ekonomi.

“Harus dilihat betul R0 dan Rt-nya. Kami telah melakukan koordinasi dengan beberapa kepala daerah yang wilayahnya berpotensi nantinya untuk dapat memulai penerapan protokol ini,” ujar Wishnutama.

Rt adalah metode penghitungan yang dianggap valid mengenai potensi penularan virus Corona secara real time. Sedangkan R0 digunakan untuk memperkirakan atau memproyeksikan reproduksi virus pada awal masa penularan.

Baca Juga:  Pemerintah Pusat Mendukung Pariwisata di Labuan Bajo

Dan secara terpisah, Dewan Pengurus Pusat(DPP) Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies(ASITA) di Jakarta, pesan dalam postingan di akun resmi medsosnya(8/6), Ian Hanafiah selaku Koordinator Bidang Inboud, DPP ASITA berencana mengajak semua sahabat pariwisata di tanah air bergabung dalam webinar(web-seminar).

Diharapkan acara yang diwadahi ASITA, memungkinkan siapa saja dapat memberikan masukan dan berkomunikasi interaktif dengan narasumber yang acaranya digelar secara online dan dapat ditonton live.

Dalam acara ini, narasumbernya adalah:
1. Julie Sutrisno Laiskodat, Ketua Dekranasda Provinsi NTT
2. Wayan Darmawa Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT
3. Rocky Pakujawang Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah NTT
4. Abed Frans Ketua DPD ASITA Provinsi NTT

Dan acara berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2020, pukul: 13.300 WIB sampai selesai. Buat sobat pariwisata dapat join dalam zoom meeting. Silahkan klik dan masuk ke dalam akun instagram@humas_Asita.

View this post on Instagram

Assalamualaikum wr wb Selamat pagi dan Salam Sejahtera untuk kita semua Mengundang dengan hormat, seluruh anggota ASITA dan sahabat Pariwisata Indonesia untuk hadir bersama di acara ASITA Inbound Tourism Talk ke 2 dengan topik “ New Normal dan kesiapan Provinsi Nusa Tenggara Timur menyambut wisatawan” dengan narasumber; 1. Julie Sutrisno Laiskodat, Ketua Dekranasda Provinsi NTT 2. Wayan Darmawa Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT 3. Rocky Pakujawang Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah NTT 4. Abed Frans Ketua DPD ASITA Provinsi NTT Acara ini akan berlangsung pada; Rabu, 10 Juni 2020 pada pukul 13.30 WIB – 15.30 WIB Time: Jun 10, 2020 01:30 PM Bangkok Join Zoom Meeting https://us02web.zoom.us/j/88511908254?pwd=eDdJTkE4ekF6eHIwUGRueWpFZkVyZz09 Meeting ID: 885 1190 8254 Password: INBOUND Partisipasi anda sangat kami nantikan, mohon dapat menyebarkan undangan ini kepada sahabat pariwisata di seluruh Indonesia Salam Bangga Asita Ian Hanafiah Koordbid Inboud DPP ASITA #banggaasita,trendingtopic#normalbaru,#disiplin#jagaiman#jagajarak,#jagaimun#wajibpakaimasker,#peduli#monitoring,#evaluasi#covid19

A post shared by Humas ASITA (@humas_asita) on

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )