Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Jokowi: Larangan Mudik Cegah Penyebaran Covid-19, Menhub Bergerak Cepat dan Kemenparekraf Ikut Mengamini

umi kalsum founder dan ceo media pvk group,DI TENGAH PPKM DARURAT MENPAREKRAF SANDI DORONG PELAKU EKRAF HADIRKAN KONTEN KREATIF,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,MEDIA PVK GROUP,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF (MENPAREKRAF) DAN KEPALA BADAN PAWISATA DAN EKONOMI KREATIF (BAREKRAF),MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF SANDIAGA SALAHUDDIN UNO,PARIWISATA INDONESIA,PPKM DARURAT,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Dok.Humas Kemenparekraf)

PariwisataIndonesia.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengamini langkah tegas yang dilakukan pemerintah pusat tentang pengendalian transportasi selama masa Idul Fitri 1442 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Menparekraf berharap dan meminta masyarakat untuk mematuhi larangan mudik sebagai upaya menekan penularan COVID-19, serta mendukung program vaksinasi agar kekebalan kelompok segera terwujud sehingga sektor pariwisata segera pulih dan bangkit kembali.

“Kebijakan larangan mudik Lebaran ini akan memberikan kita kepastian dalam penanganan COVID-19 dan mempercepat pemulihan ekonomi. Bagi yang tidak bisa mudik karena adanya larangan ini, mereka bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mendukung sektor ekonomi kreatif tanah air,” tutur Menteri Sandiaga Uno kutip laman Kemenparekraf, Kamis (8/4).

Baca juga :  Presiden Jokowi: Sikap Pemerintah Tegas, Tak Ada Kompromi Terhadap Intoleransi

Menteri Sandiaga Uno menambahkan, “Dengan adanya kerja sama yang baik antar berbagai pihak, pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia dapat berjalan lebih cepat. Misal di Bali sudah ada 976 usaha pariwisata yang mendapat sertifikasi CHSE, yang terdiri dari 528 hotel, 178 restoran, 215 akomodasi pariwisata, 1 operator rafting, 11 operator selam, dan 2 lapangan golf,” kata Menteri Gercep puji prestasi kementeriannya.

Baca juga  :  Percepatan Pemulihan Pariwisata Bali, Sri Mulyani: APBN Dukung Melalui Transfer Daerah

Selain itu, Menteri Gercep juga berjanji akan memberi prioritas bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mendapat vaksinasi dengan meminta dukungan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Baca juga  :  KBRI Riyadh Fasilitasi Keikutsertaan 24 Waralaba Indonesia Tampil di “Saudi Virtual Franchise Exhibition”

Lain halnya dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dia bergerak cepat memperingatkan akan memberi sanksi tegas bagi siapa saja yang melanggar aturan larangan mudik. Dijelaskannya, akan ada penyekatan yang dilakukan penjaga keamanan di 300 lokasi untuk mengawasi berjalannya aturan larangan mudik.

“Kita koordinasikan dengan kepolisian dan Kakorlantas bahwa kita akan secara sengaja larang mudik dan menempatkan penyekatan di lebih dari 300 lokasi,” ujar Menhub Budi dalam siaran pers tayang di saluran YouTube Sekretariat Presiden, pada Rabu (7/4) lalu.

Secara terpisah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, keputusan pemerintah menerapkan larangan mudik dimaksudkan guna mencegah penyebaran kasus COVID-19. Menurut presiden, berkaca dari pengalaman sebelunya, setiap usai libur panjang terjadi lonjakan kasus Covid-19.

“Karena itulah, belajar dari pengalaman sebelumnya, seperti idul fitri tahun lalu dan libur panjang, setelahnya diikuti lonjakan kasus harian. Pemerintah akan melaksanakan kebijakan pengendalian pandemi, salah satunya melalui kebijakan larangan mudik lebaran tahun ini,” tulis Jokowi di akun instagram miliknya, @jokowi, Kamis (7/4). Kus/Eh.