Tari Bagandut di Kalimantan Selatan

Tari Bagandut di Kalimantan Selatan

Mengenal Tarian Nusantara, Tanamkan Nilai Cinta Tanah Air

Selain destinasi wisata yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan(Kalsel), provinsi disinipun nggak kalah dengan daerah lain. Menarik minat untuk kita mengenal kebudayaan dan kesenian di provinsi ini.

Saatnya mengenal tarian tradisional dari provinsi Kalsel. Tarian ini, punya pesan istimewa, dan sudah ada sejak zaman dahulu lhoo, dikenal dengan Tari Gandut(Bagandut). Ulasan lengkapnya, yuk simak berikut ini!

Tarian Bagandut, Pariwisata Indonesia

Tarian Bagandut,Kalsel / Foto: dictio.id

Tari Bagandut adalah tarian tradisional soulmate. Tarian ini pada umumnya dilakukan berpasangan, di masa lampau merupakan tari yang menonjolkan erotisme si penari. Semirip tarian tayub di Jawa dan ronggeng di Sumatera.

Redaksi memberikan visual Tari Bagandut, dari chanel Youtube Kharisman Aulia berjudul South Borneo Art Festival 2018. Yuk, tonton aja dan jangan lupa untuk kamu subscribe!

Tari Bagandut mulanya dimainkan di lingkungan istana kerajaan, pada tahun 1860-an tarian ini makin berkembang ke pelosok kerajaan dan menjadi kesenian yang diminati golongan rakyat biasa. Pada tahun itu, dipentaskan bisa ada dimana aja. Mereka yang mengundang, maka pementasan ini dapat dihadirkan. Perhelatan yang mengundang keramaian, seperti: Acara perkawinan, hajad, pengumpulan dana kampung dan sejenis itu. Tari Bagandut hiburan dan pementasan favorit yang ditunggu-tunggu.

Tari Bagandut dilakukan oleh orang-orang punya bakat khusus. Profesi ini bukan sembarangan. Biasanya bisa dibilang orang punya kesaktian tertentu. Tidak sembarangan karena penari wanita ini yang disebut Gandut, selain ia berparas cantik, juga dibekali kepandaian menari tarian yang erotis. Penari ini bisa dibilang pendekar. Karena si penari menguasai ilmu bela diri. Mantera bersifat klinik adalah keahlian lainnya si penari. Sebelum memulai pementasan, di belakang panggung para penari mengucapkan mantera-mantera.

Pegiat kebudayaan dan kesenian Indonesia serta masyarakat pecinta tarian tradisional nusantara, meyakini ilmu bela diri penting untuk melindungi dirinya sendiri dari tangan-tangan usil dari para penonton. Saat ia dilecehkan dan tidak menghargai lagi profesi penari. Umumnya dengan caranya, penari melakukan perlawanan tanpa harus merendahkan. Atau ia, adu fisik.

Sebagaian lagi mengatakan dan menjadi rahasia umum, penari, katanya, bisa memikat penonton. Mereka yang berduit dan punya pengaruh dapat larut dalam jogetan-jogetan erotis. Ada nuansa klinik dengan bantuan ilmu hitam. Apakah ini fakta? Atau cuma mitos? Redaksi tidak ingin berkomentar. Dan tidak masuk dalam memutuskan, iya dan tidak!

Maka, apakah fakta atau mitos? Silahkan pembaca budiman dapat mencari tahu. Mengapa?, Tarian ini bagian dari kebudayaan dan kesenian nusantara, kekayaan negeri yang kita cintai dan banggakan.

Tarian Bagandut, Pariwisata Indonesia

Tarian Bagandut / Foto: kanalkalimantan.com

Konon penari gandut diperistri oleh banyak para bangsawan dan pejabat pemerintahan. Parasnya cantik rupawan, penari gandut ini luar biasa memesona. Siapa aja yang memandang dijamin kepincut. Wajahnya tampak cantik luar biasa. Sudah Banyak dijelaskan dalam buku-buku sejarah, Penarinya nggak cuma dibekali keahlian menari, tapi mudah bersosialisasi. Ia hadir di tengah masyarakat dengan begitu mudah. Diterima semua lapisan masyarakat. Nyai Ratu Komalasari, permaisuri Sultan Adam, konon, bekas penari gandut yang tersohor dan paling favorit.

Pada masa kejayaan tarian ini, jadi arena persaingan. Saat dipentaskan tari gandut, adu gengsi para lelaki yang berjoget. Tampak jelas dan terlihat mendominasi. Makin besar jumlah uang yang diserahkan. Makin kuat poweristik yang diberikan kepada para Gandut. Itulah pemenang yang berhasil merebut hatinya si penari. So, yang benar. Penari yang hebat memikat atau pria-pria hebat yang memenangkan hati penari dan jatuh hati? Kaya banget negri kita dengan kesenian tarinya. Indonesia kaya dengan kebudayaan dan keseniaan, luar biasa. Mengenal tarian nusantara, tanamkan nilai cinta tanah air.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )