Berakhirlah Sudah PON XX Papua 2021, Wapres Maruf Amin Bilang Begini

Wapres Maruf Amin saat menutup PON XX Tahun 2021 di Papua mengatakan, ajang kompetisi olahraga empat tahunan terbesar di Tanah Air yang baru pertama kalinya digelar di Bumi Cenderawasih, mencerminkan kuatnya persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk. "Ini harus selalu kita jaga dan rawat bersama. Torang samua basodara. Kita semua bersaudara,” kata KH Prof. Dr. (H.C.) KH. Ma'ruf Amin selaku Wakil Presiden Republik Indonesia. Simak ulasannya berikut ini.
Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin memberikan pujian kepada Papua sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON XX Papua 2021 (Foto: Jerry/Watimpres)

PariwisataIndonesia.ID – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Papua yang digelar di Stadion Lukas Enembe, Sentani Timur, Jayapura, secara resmi ditutup oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, pada Jumat (15/10).

Baca juga :  Bertolak ke Jayapura, Wapres Maruf Amin Tutup PON XX Papua 2021

Menilik closing ceremony di ajang kompetisi olahraga empat tahunan terbesar di Tanah Air pada kemarin malam, beragam hal sempat dikhawatirkan sejumlah pihak. Namun, tidak terbukti!

Baca juga :  JABAR Juara Umum di Penutupan PON XX Papua Hari Ini, Toreh Prestasi Sabet 353 Medali

Alih-alih terjadi gangguan keamanan, masyarakat Papua justru berduyun-duyun hadir di acara penutupan PON XX Papua 2021 yang berjalan dengan lancar dan berlangsung meriah. Antusiasnya, luar biasa!

“Kesuksesan penyelenggaraan PON XX di Papua Tahun 2021 ini juga mencerminkan kuatnya persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk. Di sini, di Tanah Papua, kita sekali lagi membuktikan bahwa Solidaritas, Sportivitas, Persatuan dan Kesatuan merupakan kunci kesuksesan bersama, kata Wapres saat menutup penyelenggaraan PON XX Tahun 2021 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (15/10).

“Ini harus selalu kita jaga dan rawat bersama. Torang samua basodara. Kita semua bersaudara,” tambahnya, seperti dikutip dari keterangan resminya di laman wapresri.go.id.

Baca juga :  Polri Beri Apresiasi Penyelenggara PON XX Papua; Disebutnya Kerja Keras Berbuah Manis

Wapres Maruf Amin menilai, kesuksesan penyelenggaraan PON XX Tahun 2021 di Papua mencerminkan kuatnya persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk.

Bahkan, katanya, lokasi penyelenggaraan (venue, red) yang tersebar di beberapa kota serta keadaan pandemi Covid-19 menuntut kerja ekstra seluruh pihak yang terlibat dan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat.

Oleh karenanya, solidaritas yang tercermin dari teamwork ini, Wapres meminta harus terus dijaga. Sebab, seluruh masyarakat Indonesia adalah saudara.

Lebih lanjut Wapres juga meyakini, bahwa penyelenggaraan PON yang berlangsung sejak 2 Oktober hingga 15 Oktober 2021 menjadi yang pertama kalinya diselenggarakan di Papua tak semudah membalikkan telapak tangan.

“Bagi saya, ini merupakan PON tersulit yang bisa diselenggarakan. Tapi ternyata warga Papua bukan saja mampu menyelenggarakannya, bahkan berhasil menyelenggarakannya dengan sempurna. Ini sesuai dengan semboyan Torang Bisa,” ungkap Wapres yang sekaligus menyebut ajang ini memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Menutup sambutannya, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh atlet yang telah bertanding secara sportif, Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan seluruh jurnalis serta media yang telah mendukung penuh dalam penyiaran pekan olahraga ini sehingga dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Apresiasi dan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh jurnalis dan awak media atas kerja kerasnya dalam menyiarkan kegiatan PON XX secara penuh, sehingga semakin memperkuat rasa saling memiliki, saling mempererat rasa persaudaraan sebagai bangsa yang besar dan bersatu,” ucap mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat tahun 1999 adalah tokoh ulama yang lahir di Kresek, Tangerang, 11 Maret 1943 (masa pendudukan Jepang, red).

Penutupan PON XX Tahun 2021 ditandai dengan pengembalian bendera PON dari Gubernur Papua Lukas Enembe kepada Ketua KONI Pusat, yang diserahkan kepada Provinsi Aceh sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON XXI Tahun 2024.

Setelah itu, dilanjutkan dengan hiburan seni tari pertunjukkan dari tuan rumah PON XXI Aceh dan Sumatera Utara. Selain itu, acara turut dimeriahkan pula oleh pertunjukkan musik dari penyanyi lokal dan nasional.

Turut hadir bersama Wapres, Menko Polhukam Mahfud MD, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, serta Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (eh/Indah)