Jokowi Instruksikan Mahfud Didampingi Tito Pastikan PON XX Papua Digelar Lancar Sukses Aman Nyaman

Kepala Negara perintahkan lewat Inpres Nomor 4 Tahun 2021 kepada Menko Polhukam Mahfud MD bersama Mendagri Muhammad Tito Karnavian untuk bertolak ke Provinsi Papua guna memastikan PON XX dan Peparnas XVI bisa sukses dilaksanakan, baik dari sisi penyelenggara atau pertandingan, maupun pemenuhan protokol kesehatan dan dari sisi keamanannya.
UMI KALSUM FOUNDER DAN CEO MEDIA PVK GRUP,BERITA KEMENKO POLHUKAM RI,BERITA KEMENPORA,BERITA PON XX PAPUA,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA PVK GRUP,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,MENDAGRI MUHAMMAD TITO KARNAVIAN,MENKO POLHUKAM MAHFUD MD,PARIWISATA PAPUA,PRESIDEN JOKO WIDODO,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA,TORANG BISA
Menko Polhukam Mahfud MD

PariwisataIndonesia.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan sejumlah pejabat terkait melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Papua.

Dalam keterangan resminya, hal itu dilakukan karena pemerintah ingin memastikan agar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI di Papua berlangsung lancar dan sukses, juga aman dan nyaman.

“Saat ini PON dan Peparnas sudah siap dilaksanakan, ada sedikit kekurangan di satu atau dua venue, tapi saya sudah bicara tadi dengan Kadispora, dipastikan pada saat yang ditentukan akan selesai,” kata Menko Polhukam Mahfud seperti dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/9).

UMI KALSUM FOUNDER DAN CEO MEDIA PVK GRUP,BERITA KEMENKO POLHUKAM RI,BERITA KEMENPORA,BERITA PON XX PAPUA,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA PVK GRUP,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,MENDAGRI MUHAMMAD TITO KARNAVIAN,MENKO POLHUKAM MAHFUD MD,PARIWISATA PAPUA,PRESIDEN JOKO WIDODO,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA,TORANG BISA
Menko Polhukam Mahfud MD (sisi Kanan) bersama Mendagri Muhammad Tito Karnavian (sisi Kiri) / Foto: Dok.Humas Kemendagri

Menko Polhukam menjelaskan (menyoroti kunkernya ke Provinsi Papua), merupakan tugas khusus sesuai Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Dukungan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional XVI Tahun 2021 di Provinsi Papua.

Secara khusus, dalam inpres tersebut, Presiden menginstruksikan kepada Menko Polhukam untuk melaksanakan tiga hal, yaitu:

  1. Melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian atas pemetaan risiko gangguan politik dan keamanan pada penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Papua;
  2. Mengoordinasikan percepatan penyelesaian masalah pertanahan di lokasi pembangunan venue penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI;
  3. Melaporkan pelaksanaan Inpres kepada Presiden paling sedikit satu kali dalam satu bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan.

“Saya merasa bersyukur karena ternyata persiapan pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI ini semakin baik. Kalau bagi saya pribadi memberi keyakinan bahwa ini akan berjalan baik. Mudah-mudahan keyakinan saya ini terjaga sampai benar-benar terlaksana baik,” tambahnya.

Lawatan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi untuk sekaligus memastikan para atlet, kontingen dari berbagai provinsi dan daerah optimistis untuk penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2021. Apalagi, para kontingen juga berkomitmen untuk berdisiplin terhadap aturan dan protokol kesehatan Covid-19.

“Pembicaraan saya tadi dengan KONI, semua daerah sudah siap, kontingen-kontingennya sudah siap, optimis, tidak takut, tetap akan datang ke sini, tetapi tetap akan berdisiplin dan berhati-hati,” imbaunya.

Terkait hal tersebut, Presiden minta Mahfud agar PON di Papua terlaksana dan berlangsung lancar, meriah, serta aman dari penularan Covid-19. Termasuk soal penyelenggaraan pesta olahraga nasional ini, diharapkan memberikan kebahagian bagi para atlet, maupun masyarakat Indonesia pada umumnya.

“Baik dari sisi penyelenggara ataupun pertandingan, sekaligus pemenuhan protokol kesehatan dan dari sisi keamanan,” pungkasnya.

Ia menambahkan, PON dan Peparnas diselenggarakan di Papua karena pemerintah ingin ada pesta olahraga nasional yang menjadi tanda bahwa Papua bisa maju bersama dengan daerah lain di Indonesia, sebagaimana tercermin melalui slogan ‘torang bisa’.

“PON dan Peparnas yang berjalan baik dan aman akan menjadi bukti bahwa negara ini benar-benar hadir secara efektif di Papua, karena hal-hal yang biasa dilakukan di daerah-daerah lain bisa juga dilaksanakan di sini, karena kita memang torang bisa,” tegasnya.

Redaksi PariwisataIndonesia.ID mencatat, dua kata “Torang Bisa” menjadi jargon dalam PON Papua XX Tahun 2021. Sementara, makna filosofis “Torang Bisa” merupakan kata khas Papua yang diucapkan demi memberi semangat juang para atlet. Torang sendiri merupakan singkatan dari “kita orang”.

Selanjutnya, kata “bisa” dengan tulisan berwarna merah, melambangkan adanya energi, kekuatan, hasrat, keberanian, simbol dari api, dan pencapaian tujuan. Lalu, warna hitam pada kata “torang” melambangkan harga diri dan untuk mempertegas maksud dari kata tersebut.

Pelaksanaan PON XX Papua dijadwalkan untuk digelar pada hari Sabtu, 2 Oktober 2021 sampai Jumat, 15 Oktober 2021. (B3b3n/Eh).