Kunjungi Desa Wisata Selasari, Menteri Pariwisata Sandiaga Uno saat Safarinya Bilang Begini

Menparekraf/Kabarekraf, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Selasari Jabar Lolos 50 Besar ADWI 2021 / Foto: Ist

PariwisataIndonesia.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabarekraf), Sandiaga Salahuddin Uno terpukau dengan potensi alam yang dimiliki oleh desa yang terletak di Kecamatan Parigi.

Dalam safarinya ke sejumlah tempat di Indonesia, kali ini hadir di Desa Wisata Selasari, pada Rabu (13/10), ia menyampaikan kekaguman atas potensi alam dan budaya yang dimiliki oleh desa yang berjarak sekitar 18 kilometer dari Bandara Nusawiru.

“Saya tadi melihat begitu banyak potensi mulai dari potensi budaya, dan juga potensi alam. Seperti kegiatan river tubing atau body rafting yang sudah cukup viral,” kata Menparekraf Sandiaga Uno, dikutip redaksi Pariwisata Indonesia dari keterangan tertulisnya, pada Kamis (14/10) kemarin.

Dalam keterangan resminya itu, Menparekraf Sandiaga Uno merinci beragam potensi yang dimiliki oleh desa tersebut, seperti pemandangan hijau area persawahan, Santirah River Tubing, kesenian Renggang Gunung, tari Lengser.

Lalu, pihaknya juga menilai desa itu memiliki potensi kriya berupa hasil daur ulang sampah plastik dan anyaman lidi, serta potensi di sektor kuliner seperti pakis crispy, madu, kopi, dan gula semut.

“Produk-produk ekonomi kreatif di sini juga luar biasa. Menurut saya ini menjadi semangat kita untuk bangkit dan saya yakin ini adalah sinyal kebangkitan kita pascapandemi tapi tentunya protokol kesehatannya harus dipatuhi secara ketat dan disiplin,” ungkapnya.

Dari temuan safari di tempat ini, katanya Sandiaga, “Sayang Ohh Disayang” Desa Wisata Selasari seluas kurang lebih 2.292.500 hektare, masih memiliki kekurangan di sisi konektivitas internet.

Hal ini terungkap saat Menparekraf asik berbincang dengan sejumlah siswa sekolah dasar di desa itu, terkuaklah hal tersebut.

Kepiawaiannya selaku pengusaha cepat tanggap temukan solusi terbaik. Sekejap mata, spontan menghubungi langsung pihak Tower Bersama Group terkait hal itu.

Usulnya, untuk memetakan lokasi-lokasi yang cocok yang sejatinya di tempat ini didirikan tower internet provider.

Walhasil, desa yang lokasinya berada di ketinggian 200–500 meter dari atas permukaan laut, akhirnya mendapatkan secercah harapan terkait masalah itu. Singkatnya, obat yang ditawarkan Sandiaga Uno, cespleng  dan mujarab.

“Saya ditugaskan Bapak Presiden untuk mengecek desa-desa wisata, desa-desa kreatif ini karena dengan adanya pandemi ini pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh dan kita mengembangkan desa wisata ini karena ada kenaikan konten kreatif. Tapi kalau jaringan (internet) tidak memadai ini tentunya akan sangat tidak optimal,” ucapan ini jadi jurus pamungkas Menparekraf, ampuh!

Sudah tentu hal itu disambut gegap gempita dan Sandiaga Uno langsung diapresiasi oleh Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata.

Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Kemenparekraf ke Desa Wisata Selasari, Jeje mencurahkan perasaan bangga yang teramat sangat.

Ia menambahkan, safari Sandi menjadi motivasi bagi masyarakat setempat untuk terus berinovasi.

“Suatu kebanggaan hari ini dengan datangnya Kang Menteri ke sini. Saya kira menjadi motivasi kita semua untuk jadi lebih baik lagi sehingga pariwisata di Pangandaran ini bisa lebih pesat lagi,” kata Bupati Pangandaran.

Di sela kunjungannya itu, Menparekraf tak ingin melewatkan kesempatan untuk meninjau lokasi Santirah River Tubing sembari menggunakan mobil Volkswagen (VW).

Namun, sejenak terhenti! Sebelum menaiki, Sandiaga lebih dulu menyumbangkan sampah di bank sampah Desa Wisata Selasari untuk didaur ulang.

Menurut keterangan yang tertulis dalam siarannya, safari Sandi didampingi oleh Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso.

Selain itu, ada Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua.

Kemudian, Kepala Desa Selasari, Udin Tugaswara. Berikutnya, Pengelola Desa Wisata Selasari, Dadang Destriyana. Terakhir, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari.

Andalkan wisata berbasis alam budaya, Desa Wisata Selasari di Jawa Barat lolos 50 besar di ajang ADWI 2021. Selamat! 

(Ayu)