Sandiaga Uno Diseruduk Emak-emak Saat Sambangi Setu Babakan, Simak Beritanya!

Perkampungan Budaya Betawi di Setu Babakan, Jakarta ditetapkan sebagai juara 1 untuk Kategori CHSE dalam ajang ADWI 2021 yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, simak beritanya!
Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia, umi kalsum founder dan ceo media pvk grup,menteri sandiaga uno, BERITA ADWI 2021,DESA WISATA SETU BABAKAN, MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA, PUSAT PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI DI JAKARTA SELATAN,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Menparekraf/Kabarekraf, Sandiaga Salahuddin Uno diseruduk emak-emak saat sambangi Setu Babakan, Jakarta / Ilustrasi foto: Tangkapan layar di instagram @sandiuno

PariwisataIndonesia.ID – Menparekraf/Kabarekraf, Sandiaga Salahuddin Uno diseruduk puluhan ibu (istilah ini akrab bagi Menparekraf Sandiaga dan menyebut, kaum emak-emak selalu dekat di hati) yang meminta lapangan usahanya untuk segera dibuka kembali.

Baca juga :  Sandiaga Uno Jaga Kesehatan Fisik dan Mental Dengan Hobi Berlari, Ehh Dapat Ide dari “Kota Seribu Sungai”

Dalam keterangan resminya, mengatakan dicegat oleh emak-emak yang tinggal di bilangan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan mendesak agar tuntutannya diwujudkan oleh politisi Partai Gerindra yang pernah maju mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia 2019-2024.

“Kebetulan saya baru saja meninjau kawasan Desa Wisata Setu Babakan, Jakarta Selatan dan sedang menuju masjid untuk sholat jum’at,” kata Menparekraf Sandiaga dikutip dari keterangan tertulisnya yang diunggah melalui instagram sandiuno, pada Jumat (3/9).

Kehadiran mantan Wakil Gubernur DKI, untuk menganugerahkan Setu Babakan yang merupakan pusat Perkampungan Budaya Betawi, (kawasan yang diperuntukkan bagi pelestarian warisan budaya Jakarta/budaya asli Betawi), menjadi salah satu desa wisata terbaik di Indonesia.

Baca juga:  Cari Pariwisata Berbasis Budaya? Ini Bagian dari Salah Satu Janji Pak Sandi Di Awal Masa Jabatan

Redaksi mencatat, Menparekraf Sandiaga yang akrab disapa Sandi baru saja melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan, melenting lagi ke kawasan tersebut. Sejumlah agendanya, ia tumpahkan di sini. Padahal, pukul 16.00 wib sudah dijadwalkan untuk menggelar weekly press briefing, itu dibatalkannya.

Tampaknya, “safari Sandi” ke pelaku pariwisata di Tanah Air menjadi agenda rutin dari gaya kepemimpinan orang nomor satu di lingkungan Kemenparekraf.

“Situasi saat ini sangat berat. Pariwisata terpaksa ditutup sementara karena angka covid sempat meningkat tajam. Di sisi lain, banyak masyarakat yang menggantungkan mata pencahariannya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” sambungnya.

Pernyataan Sandi, terkait sejumlah emak-emak yang histeris setelah bertemu sang idolanya. Menyaksikan peristiwa mengharukan itu, ia tak sampai hati. Menparekraf Sandiaga pun turun dari mobil dan menemuinya. Setelah itu, langsung menindaklanjuti curahan hati mereka.

“Tadi saya langsung berkoordinasi dengan Bapak Walikota dan Pak Camat. Alhamdulillah, akan segera kembali dibuka. Mudah-mudahan ini membawa semangat baru untuk kita terus bekerja keras mengembalikan ekonomi seperti sedia kala,” respons Sandi, menjawab curhat emak-emak.

Baca juga :  Sandiaga Uno Curhat Soal Rencana Pembukaan Pariwisata Bali, Ini Curhatannya

Dalam kesempatan yang sama, masih di kawasan tersebut, Sandi mengusulkan pembangunan kereta gantung. Upayanya ini untuk memikat wisatawan mau berkunjung ke Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan.

“Ada beberapa ide menarik yang bisa kita kolaborasikan, misalnya, ‘cable car’ (kereta gantung). Kalau kereta gantung ini kita satukan dan terhubung dengan kereta listrik ini jadi sangat menarik,” mimpinya Sandi.

Bersambung ke halaman berikutnya
Idenya secara spontan .. “