Disparbud Wonosobo, Skenario untuk New Normal

Disparbud Wonosobo, Skenario untuk New Normal

Negeri di Atas Awan masih Ditutup!

Wawancara redaksi www.pariwisataindonesia.id bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya(Disparbud) Wonosobo Haryono yang diwakili dari bagian Pelayanan Informasi Publik Daerah (PPID) Dedie Diansyah(05/6), mengatakan sudah siapkan skenario New Normal untuk berlibur ke tempat-tempat wisata di Wonosobo.

Disparbud Wonosobo mewajibkan pengelola tempat wisata, perhotelan, kafe dan restoran untuk menyediakan sabun antiseptik, hand sanitizer (gel pencuci tangan tanpa bilas), alat pengukur suhu tubuh dan masker.

Hal tersebut dikatakan Dedie di Wonosobo, saat berbicara dengan Agus Muntari, wartawan pariwisataindonesia.id, Jumat(5/6).

“Tempat wisata belum bisa dipastikan kapan buka. Tetapi intruksi kapan waktunya buka?, Tunggu keputusan Gubernur. Saat ini, SOP protokol kesehatan dulu diajukan ke Bupati, dan dari Bupati diteruskan kepada Gubernur. Setelah SOP disetujui, Bupati buat edaran ke semua tempat wisata di Wonosobo,” katanya.

Ia menambahkan, “pengelola wisata harus menyediakan tempat cuci tangan, makser, sabun cuci tangan, atau hand sanitizer, dan alat pengukur suhu tubuh bagi pengunjung,” ujarnya.

Satu layar video dari konten kreatif Woohoo Artspace, project ini merupakan sebuah kolaborasi anak-anak muda Wonosobo. Sungguh luar biasa gerakan anak bangsa dalam memajukan kebudayaan dan lagu daerah berkonsep budaya, Yuk, tonton!

Dijelaskan Dedie, SOP ini bertujuan untuk mengatisipasi penyebaran Virus Covid-19. Disparbud Wonosobo juga berkoordinasi dan melibatkan paritsipasi dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Seniman dan Ekonomi Kreatif di Wonosobo. Mereka dilibatkan untuk memproduksi masker karakteristiknya berkonsep tematik.

“Kalau wisata ke destinasi alam, masker yang diproduksi temanya hewan. Dan wisata ke Telaga Warna, dijumpai goa-goa. Tema masker yang akan di produksi berkonsep tokoh wayang,” Dedie meyakinkan.

Bila usulan dapat dijalankan, maka roda ekonomi giatnya kembali berputar dan bertumbuh. Karenanya lebih jauh, Dedie melanjutkan rencananya ini dengan tidak cuma masker, bikin kostum lebar satu meter dan diwajibkan untuk dipakai pengunjung. Rencana yang ditambahkan ini, sebagai cara untuk memutus rantai penyebaran pandemik dan tidak lagi bertambah korban positif dampak dari virus Covid-19. Diatur jaraknya dan social distancing berhasil diterapkan.

Katanya, “Bila mendapatkan persetujuan, setiap lokasi wisata tidak hanya masker. Pengunjung harus pakai baju yang kostum ini harus unik dan cocok untuk berswafoto dan tentu jadi wisata yang makin seru bikin menarik minat orang-orang berkunjung, bisa viral ini,” ujar Dedie.

View this post on Instagram

MINION COSTUME Available in 2 sizes small and big RM40

A post shared by ANIMAL COSTUME (@animalcostume_) on

Admin PPID ini memberikan pandangan tentang biaya produksi masker dan kostum, diperoleh dari sistem disewakan, berbayar atau dipungut biaya. Kalau pun sulit, maka dibuat include dengan harga tiket wisata. Tetapi masih digodok. Cara ini, bagus dan bikin wisatawan jadi disiplin, “penerapan New Normal, dimana setiap orang dipaksa disiplin dan caranya harus cerdas agar pengunjung mau tidak mau berjarak, baju yang lebar bikin ruang geraknya sulit berdekatan. Dan mereka yang berwisata tetap happy,” ia menjelaskan.

Berlibur ke Provinsi Jawa Tengah, tepatnya Kota Wonosobo seolah tiada habisnya. Berbagai macam pesona tumbuh berdampingan, sungguh pesona alam Indonesia sangat kaya, cantik dan wonderful! Baik dari alamnya yang indah dan memesona, kebudayaan yang beragam dan kaya dengan etniknya, sampai kuliner yang tiada tara, bikin kamu betah. Welcome to Wonosobo!

Setelah tempat-tempat wisata buka, mari kunjungi dan ayo berlibur ke Wonosobo. Nikmati semua wisata disini, destinasi alamnya memesona. Pemandangan indah, cantik, pokoknya dijamin bikin betah. Jangan lupa, udaranya segar menyajikan sensasi tersendiri. Keren, luar biasa. Ayo, berlibur dan berwisata ke Wonosobo. Tetap memperhatikan protokol kesehatan dan jaga jarak aman lalu rajin mencuci tangan sesudah beraktivitas.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo
Jl. KH. Abdurrahman Wahid KM.2 No. 104, Wonoosobo
Situs: www.disparbud.wonosobokab.go.id

View this post on Instagram

Ada yang belum pernah ke Wonosobo???? Yang sudah pernah ke Wonosobo pasti akan kangen dan jatuh cinta sama Wonosobo 😍😍 . Bagaimana tidak, disini banyak sekali destinasi wisata yang bagus dan indah. Apalagi yang sudah merasakan dan melihat lautan awan dan sunrisenya… Tak heran kalau Wonosobo di juluki "NEGERI DI ATAS AWAN" Gg percaya kalau Wonosobo itu indah???? Yuuk tonton vidionya 😊😊😊👍 . . . . . . . #pesonaindonesia #welivetoexplore #liveoutdoors #livefolkindonesia #indonesia #beautifuldestinations #wonderfulindonesia #editorindonesia #earthfocus #lifeofadventure #indoflashlight #mainsebentar #keluarbentar #igersociety #TheWildernessOutdoor #indovisualgram #liveofadventure #camerapendaki #theglobewanderer #exploretocreate #gunungindonesia #idpendaki #pendakigunungindonesia #exploreindonesia #explorecentraljava #indonesiaindah #pendakiindonesia #mountainhike #exploregunung #gunungsumbing _______________________________ @prau2590mdpl @patakbanteng @sikunir_wonosobo @gunungbismo 📽 @muhammadfaridudinatorid

A post shared by Dinas Pariwisata&Kebudayaan (@disparbudwonosobo) on

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )