Pariwisata Indonesia
Sate Memeng (Foto Media PI/Dok. Blog Ridsal)

Rasa tak Lekang Waktu, Ini 3 Kuliner Legendaris di Medan

Kota Medan menjadi salah satu tempat yang banyak menyajikan kuliner legendaris yang bahkan telah ada sejak 25 tahun lalu. Pada masa pandemi ini sangat cocok untuk menikmati sajian legedaris ini.

Kuliner ini pun sudah diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Sehingga cita rasanya tetap terjaga hingga kini, berikut sajian kuliner legendaris ini:

1. Sate Memeng

Telah berdiri sejak 1950, Sate Memeng telah berdiri dan sudah dikelola oleh generasi keempat. Rumah makan ini menjual sate daging dan kambing khas masyarakat Madura.

Dilansir Tribun Medan, menu makanan di sana terbilang cukup beragam. Mulai dari sate kuah kacang, bumbu kecap, hingga kuah padang. Harga sate ini kisaran Rp50.000 ribu seporsi.

Sate Memeng terletak di Jalan Irian Barat Nomor 2, Gang Buntu, Kota Medan. Rumah makan ini buka setiap hari mulai pukul 16.30-01.00 WIB.

2. RM Tabona

RM Tabona sudah berdiri sejak tahun 1982, pemilihan nama Tabona berasal dari bahasa Batak yang berarti enak sekali. Beberapa makanan andalan di sana adalah Kari Ayam Kampung dan Kari Daging Sapi.

Makanan yang paling sering dibeli adalah Kari Ayam Kampung. Selain menjual, mereka menjual mie ayam khas Medan. Harga yang ditawarkan cukup beragam dan dibanderol mulai dari lebih kurang Rp24.000 ribu.

RM Tabona terletak di Jalan Mangkubumi No.17, Kota Medan, mereka buka setiap heri mulai pukul 06.30 – 16.30 WIB.

3. Pokat Kocok Buk Iyah

Sejak tahun 1968, Pokat Kocok Buk Iyah sudah berdiri dan dikenal sebagai Pokat Kocok Glugur yang terletak di Jalan KL Yos Sudarsi nomor 21K, Simpang Gugur.

Pokat Kocok yang dijual di sana adalah daging buah alpukat yang dikocok dalam gelas. Kemudian, gelas diberi santan kepala, susu, gula aren, dan dilumuri es salju. Kisaran harga segelas Rp15.000 ribu. (Rizky)