LQ Forest, Hidden Gem di Kaki Gunung Ciremai

LQ Forest, Hidden Gem di Kaki Gunung Ciremai

LQ Forest merupakan suatu tempat yang asik di kaki gunung Ciremai via Linggarjati. Ada penginapan, ada tempat nongkrong, ada banyak sudut-sudut yang asyik buat berfoto, ada banyak buku yang bisa dibaca, juga ada kafe yang siap dengan sajian makanan dan minuman yang melezatkan.

LQ Forest adalah tempat yang asri nan estetis serta sarat makna bagi siapa pun yang datang berkunjung, bukan untuk sekedar basa basi menikmati alam, namun juga menyalakan api pikirannya.

Hidden Gem ini berada di atas tanah seluas hampir 8.000 meter, yang dipenuhi dengan pepohonan menjulang tinggi. Suasana yang syahdu, semilir angin sejuk, suara pepohonan yang saling beradu, serta suara binatang tonggeret, sungguh menciptakan vibe yang mengasyikkan.

LQ Forest, Hidden Gem di Kaki Gunung Ciremai

LQ singkatan dari Lissyqueen Forest, bukan sekedar tempat berteduh bagi yang sedang kara hatinya, tapi tempat ini pas dan sesuai untuk menyembuhkan kering kerontangnya hati, dikelilingi alam yang menawarkan pelarian damai dari hiruk pikuk kehidupan kota.

Berada di Jalan Desa Setianegara Blok Cigambang, Cibeureum, Kec. Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kawasan ini dibuka mulai pukul 10.00 – 20.00 WIB untuk weekdays dan weekend pada pukul 09.00 – 21.00 WIB. Setiap pengunjung akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp15.000 per orang, namun tiket tersebut setara dengan voucher makanan/minuman seharga Rp 15.000,- yang dapat ditukarkan di LQ Forest Café.

LQ Forest surganya bagi para pencinta foto selfi, karena menjanjikan banyak spot foto menarik.  Selain pemandangan hutan yang begitu cantik dengan aura menyejukkan, juga banyak sentuhan vintage dengan jendela-jendela kuno yang dipajang berjajar warna-warni serta semaraknya lampu-lampu hiasan yang gemerlap di malam hari.

LQ Forest, Hidden Gem di Kaki Gunung Ciremai

LQ Forest juga menyediakan penginapan asyik dengan konsep vila glamping. Dengan taman yang luas dan hiasan lampu taman yang menyala, membuat suasana semakin syahdu di malam hari. Udaranya sejuk, dengan pepohonan dan pemandangan hutan, membuat tamu yang menginap merasakan ketenangan dan kedamaian.

Yang menjadi sentral para pengunjung adalah kafenya, yaitu LQ Forest Café, yang memiliki desain tradisional rustic, sangat instagramable. Karena ditunjang dengan bangunannya yang unik penuh hiasan antimainstream yang tidak sama dengan kafe lainnya.

Meskipun letaknya berdampingan dengan hutan kaki Gunung Ceremai, namun menu makanan yang disajikan tidak sedikit bahkan sangat beragam. Ada rice bowl, nasi goreng katsu, chicken wings, kentang kriuk, cireng, batagor, pempek, dan banyak lagi.  Minumannya juga tak kalah ramai, mulai kopi susu, matcha, hot latte, americano dan lainnya.

LQ Forest, Hidden Gem di Kaki Gunung Ciremai

Banyak pengunjung yang datang kesini dengan tujuan utama menikmati sentuhan LQ Forest Café.  Destinasi unik ini memadukan konsep perpustakaan dan kafe, dengan menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjungnya.

Perpustakaan ‘Baca di Ciremai’ dengan deretan rak buku serta susunan beragam buku dari berbagai genre bacaan, menciptakan suasana kafe yang homy dan menyenangkan.

Kafe ini dikelilingi oleh Hutan Pinus dengan pohon-pohon pinusnya yang menjulang tinggi, menciptakan suasana yang menenangkan dan menyegarkan. Jangan tanya lagi soal udaranya, karena disini selalu terasa sejuk dan segar, membuat LQ Forest Cafe menjadi tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu sambil menikmati secangkir kopi hangat dan tenggelam dalam buku favorit.

LQ Forest, Hidden Gem di Kaki Gunung Ciremai

Pengunjung dapat menikmati kopi favorit mereka, sambil duduk di teras yang dikelilingi oleh alam nan hijau, mendengarkan suara angin yang berbisik di antara dedaunan pinus. Suasana ini tidak hanya memberikan ketenangan, tetapi juga kesempatan bagi pengunjung untuk melepaskan diri dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.

Nah, jika sedang eksplore ke daerah Kuningan, jangan lupa nikmati sejenak keseruan di LQ Forest, nuansa vintage dan ambiencenya selalu bikin fresh!

LQ Forest, Hidden Gem di Kaki Gunung Ciremai

Literasi Seni Budaya

Berawal dari keinginan seorang wanita ingin memiliki vila di bawah kaki gunung untuk menikmati hari tuanya menghirup udara pegunungan, Lilis Megantini Sundari, bersikeras membangun LQ Forest.  Ternyata, tempat ini bukan semata untuk mewujudkan tempat healing pribadinya pasca pensiun nanti, namun kerja keras Lilis ini juga memberikan sumbangsih kepada masyarakat sekitar.

Beberapa pendopo yang dibangun dalam kawasan LQ Forest banyak berfungsi untuk penyaluran kreatifitas seni masyarakat disana. LG Forest juga menjadi ajang rembukan para pegiat seni Kuningan, seperti beberapa saat lalu sempat menggelar ‘Kuningan Movie Night Event’ yang ramai dihadiri banyak tamu hingga tengah malam.  Juga kegiatan lainnya seperti literasi atau seni budaya baik diskusi umum, talkshow, pameran buku, lukisan dah seni budaya.

Sebelum LQ Forest berdiri, kawasan ini tidak ada infrastruktur jalan dan listrik. Permukaan tanah sepenuhnya dipenuhi bebatuan yang cukup besar sehingga untuk mendapatkan jalan seperti saat ini, memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

LQ Forest, Hidden Gem di Kaki Gunung Ciremai
Lilis antusias membangun seni di Kuningan

“Awalnya kami memakai listrik tenaga surya.  Begitu mulai pengoperasian, kami mengajukan PLN untuk sampai ke area ini. Infrastuktur jalan dan listrik kami bangun sendiri,” ujar Lilis.

Perlahan, tapi pasti.  Perjuangan itu pun dijalaninya dengan cermat dan penuh perhitungan sehingga hasilnya pun dapat dinikmati saat ini.

“Memberi ruang bagi kreativitas tumbuh, seni di tangan orang-orang kreatif, selalu hidup tak beku oleh administrasi, tak kaku oleh aturan, karena ia bernafas dari kebebasan dan keindahan. – Lilis MS”(*)