Pariwisata Indonesia, Anisatul Auliya
Ketua Tim Pengmas Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, Anisatul Auliya (Foto: Media PI/Dok. Program Pendidikan Vokasi UI)

Generasi Muda yang Memiliki Kompetensi di Bidang Pariwisata, Saat Ini Banyak Dibutuhkan

PariwisataIndonesia.ID – Ketua Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) Anisatul Auliya menyampaikan, bahwa saat ini, generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang pariwisata mulai semakin banyak dibutuhkan.

“Pemerintah mulai mengimbau tenaga kerja di Indonesia agar memiliki sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga yang memiliki otoritas agar dapat bersaing dalam pasar global, khususnya di ASEAN,” kata Anisatul Auliya dalam keterangannya, di Depok, Senin (11/4/2022).

Dalam penjelasan berikutnya, ia juga mendorong untuk semakin banyak lagi generasi muda yang kreatif dan inovatif untuk tampil dalam memajukan pariwisata di Indonesia.

Di sisi lain, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sendiri, juga ikut mendukung program peningkatan kualitas SDM di sektor pariwisata ini.

Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia
Ilustrasi gambar: Momen Wisudawan Vokasi UI Raih Predikat CumLaude (Foto: Media PI/Dok. Vokasi.ui.ac.id)

Pada kesempatan yang sama, Anggota Tim Pengmas Vokasi UI Febrian juga mengatakan hal senada, menurutnya, kompetensi sangat dibutuhkan dalam menggeliatkan kembali sektor pariwisata di Tanah Air. Lanjutnya, peranan kompetensi SDM turut serta dalam menentukan kemajuan organisasi saat menghadapi berbagai tantangan yang terjadi.

“Kompetensi tersebut dapat dicapai melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi. Hal ini juga sebagai upaya untuk mewujudkan SDM yang berkualitas dan sesuai dengan standar yang ada,” terang Febrian.

Menurutnya, dengan adanya pembekalan kompetensi tersebut, sekaligus akan ikut memantik kebangkitan pariwisata di Indonesia untuk terus berkembang.

Begitu pula yang disampaikan oleh Anggota Tim Pengmas lainnya, yakni Army Tunggu Hariwanto yang mengatakan, bahwa keragaman budaya yang ada di Indonesia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk berwisata, baik turis lokal maupun mancanegara.

“Ilmu pariwisata memiliki keterkaitan multi-disiplin dengan ilmu lainnya, seperti manajemen, bisnis, ekonomi, budaya, dan lain-lain. Melalui berbagai multi-disiplin ilmu tersebut dan kebudayaan yang ada di Indonesia, dapat dikolaborasikan dan dimanfaatkan sebagai sebuah upaya peningkatan ekonomi negara oleh pegiat pariwisata dan ekonomi kreatif,” pungkasnya. (Eny)