PariwisataIndonesia.ID – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menjalin kerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) di Ruang Auditorium Yusuf Ronodipuro, Gedung RRI, Rabu (6/4/2022).
Dalam keterangan resminya, selain hal itu untuk mengakselerasikan program P4GN (adalah Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).
Di sisi lain, Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Petrus Reinhard Golose, ingin memaksimalkan pendekatan soft power (kekuatan lunak/lembut, red), dengan mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyatakan War On Drugs (atau perang melawan narkoba).
“Kita punya program desa bersinar, dan RRI paling menjangkau hingga ke pedesaan. Kita tahu narkoba telah masuk hingga ke pedesaan terpelosok,” ujar Kepala BNN RI, dalam keterangan tertulisnya, dikutip media online Pariwisata Indonesia, Kamis (7/4/2022).
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan dokumen nota kesepahaman antara Kepala BNN RI dengan Direktur Utama LPP RRI, Dr. I. Hendrasmo.
Terkait hal tersebut, Kepala BNN RI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada RRI yang berkomitmen mendukung BNN dalam upaya diseminasi, sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba.
Menurutnya, stasiun radio plat merah ini, memiliki potensi yang kuat untuk menyebarluaskan pesan bahaya narkoba ke masyarakat.
Mantan Kapolda Bali ini menambahkan, penanggulangan narkoba patut digencarkan hingga ke pelosok desa.
Lebih lanjut, Kepala BNN RI juga mengatakan, upayanya itu, katanya, kini mulai berbuah manis.
Hal tersebut, kata dia, bisa terlihat dari hasil survey yang dilakukan BNN RI, di mana prevalensi penyalahgunaan narkoba di desa bisa ditekan.
Jenderal Bintang Tiga ini, juga menekankan, penanggulangan narkoba di tanah air bukan sebatas menangkap pelaku kejahatannya, namun meyakinkan masyarakat untuk “know” (atau memiliki pemahaman bahwa narkoba itu sangat berbahaya).
Seiring dengan langkah kerja sama yang dijalin pada hari itu, diharapkan, kata Kepala BNN, bukan sekedar seremonial, tapi juga ditindaklanjuti dengan aksi nyata dan serius.
“Saya merasa menjadi punya sahabat anti narkoba, atau relawan anti narkoba yang jumlahnya lebih dari enam ribu orang,” katanya, saat menutup sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama LPP RRI, menyatakan akan berkomitmen untuk mengerahkan seluruh resources (atau sumber daya yang dimiliki), yaitu 67 satuan kerja di seluruh Indonesia, ratusan stasiun relay.
Sambungnya, ini bentuk paritisipasi aktif dari lembaganya yang turut serta dalam upaya memberikan edukasi, dan menyelamatkan lebih banyak lagi generasi bangsa akan bahayanya narkoba. Sekaligus, serentak untuk mari bersama-sama menggemakan War On Drugs di negeri yang kita cintai ini.
“Kami siap bahu membahu dengan BNN untuk melakukan perlawanan terhadap narkoba,” tegas Dirut LPP RRI. (Rp)
Pewarta : Raja Pitu







































Leave a Reply