PariwisataIndonesia.id – Keindahan Benteng Keraton Wolio bisa Anda nikmati ketika mengunjungi Pulau Buton, yang berada di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Benteng yang kaya akan sejarah dan nilai budaya merupakan saksi hidup dari kebesaran Kesultanan Buton.
Benteng Keraton Wolio berdiri tepat di atas perbukitan yang terletak di jantung Kota Bau-Bau. Dengan ketinggian mencapai 300 meter di atas permukaan laut, Anda dapat melihat berbagai jenis kapal yang lalu-lalang di atas selat Buton.
Benteng ini dibangun di empat era kesultanan. Dimulai dari era Sultan Buton III yang bernama La Sangaji pada akhir abad Ke-16 dan dirampungkan di era Sultan Buton V1 yang bernama La Buke pada awal abad Ke-17.
Sejak awal dibangun, Benteng Keraton Wolio memiliki fungsi utama sebagai pertahanan Kesultanan Buton dari para bajak laut yang ingin menguasai Pulau Buton. Maklum, perairan di Laut Buton merupakan jalur perdagangan rempah-rempah yang sangat strategis.
Selanjutnya, benteng ini dibuat memanjang dengan luas 23,375 hektar dan dikelilingi tembok mencapai 2.740 meter. Bahkan, di tiap ujungnya terdapat 16 pos penjagaan (bastion) yang dilengkapi dengan enam meriam siap tembak.
Pariwisata Indonesia memiliki segudang daya pikat, salah satunya yang ada di Kota Baubau ini . Selain objek wisata berbentuk benteng sudah populer. Di sisi lain, benteng ini memiliki keunikan lainnya yaitu mempunyai 12 lawa (pintu) yang dibangun menggunakan campuran batu karang dan batu pasir yang diracik sedemikian rupa hingga menjadi batuan kokoh.
Alhasil, meski diterpa berbagai fenomena alam dan cuaca, Benteng Keraton Wolio tetap berdiri kokoh hingga saat ini. (Rizki)





































Leave a Reply