PariwisataIndonesia.ID – Co-founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com, Gaery Undarsa memprediksi sektor Pariwisata Indonesia memasuki Q2 (kuartal kedua) 2022, mulai menujukkan tanda-tanda yang cerah.
Hal tersebut disampaikannya saat jumpa pers, Senin (11/4/2022). Gaery juga menambahkan, membaiknya penanganan pandemi COVID-19 di Tanah Air, dan dipermudahnya akses perjalanan dari luar ke dalam negeri juga turut membantu Pariwisata Indonesia saat ini kembali gemilang.
“Kuartal kedua ini akan lebih menarik daripada kuartal pertama. Kenapa? Karena kuartal pertama saja kita masih mengalami lonjakan kasus Omicron di Januari dan Februari, baru pariwisata berkembang lagi Maret. Nah untuk kuartal kedua ini di April-Juni, momentumnya pas karena setelah Ramadhan lalu Lebaran, ada masa libur sekolah,” kata Gaery.
Baca juga : Tiket.com Tawarkan Promo Menarik Buat Tiket Lebaran 2022, Yuk Berburu Diskon!
Bahkan katanya, sejak kuartal pertama 2022, sektor pariwisata meski perlahan, tapi angkanya sudah mulai berangsur ke arah yang positif. Tak cuma itu, lanjut dia, momen libur sekolah ini, juga mendorong peningkatan pelaku perjalanan keluarga.
Sejalan dengan hal tersebut, ia optimistis dengan potensi Pariwisata Indonesia ke depan.
Ditambah lagi, kata dia, anak-anak sekolah juga sudah menjalani kembali pertemuan tatap muka dan tentunya liburan secara fisik dibutuhkan untuk memberi penyegaran kepada anak-anak.
“Prediksi saya nantinya dari turis internasional akan semakin banyak yang ke Indonesia beriringan dengan relaksasi regulasi wisata internasional, artinya akan ada peningkatan turis internasional yang masuk ke Indonesia. Bali itu sudah pasti jadi destinasi favorit, tapi jangan salah karena destinasi wisata Indonesia di luar Bali pun kini jadi sorotan,” paparnya.
Di kesempatan itu, pihaknya juga mencatat, terjadi peningkatan yang signifikan pada kuartal pertama 2022, bila dibandingkan tahun 2021.
Dia melaporkan, perjalanan udara menggunakan pesawat, Tiket.com mendapatkan peningkatan sebesar 93 persen. Sementara untuk perjalanan darat mendapatkan peningkatan hingga 275 persen, dan untuk pemesanan akomodasi penginapan dan hotel meningkat hingga 80 persen.
Dia juga menjelaskan, setelah dua tahun terakhir Pariwisata Indonesia mengalami kesulitan akibat penerapan pembatasan mobilitas, karena pemerintah harus fokus pada kebijakan kesehatan.
Termasuk, hal ini tentu untuk melindungi warganya dari wabah Covid-19, dan terkendalinya Covid-19, kata Gaery, juga jadi kunci bagi kita semua dalam memulihkan ekonomi Indonesia.
Setelah semuanya ini melandai, ia beranggapan, akan mendorong untuk makin banyak lagi turis mancanegara melakukan revenge travel (atau perjalanan balas dendam).
Sebelum menutup jumpa persnya, Gaery kembali memberikan asumsi berdasarkan data yang dihimpun Tiket.com. Dari angka kuartal pertama dan prediksi capaian di kuartal kedua tahun 2022, dirinya merasa mantap dan penuh optimistis, Pariwisata Indonesia akan mulai bangkit kembali. (Jess)







































Leave a Reply