Sajian Pantai Wartawan sangat menarik! Dengan suguhan pemandangan yang menakjubkan, hamparan pasir putih beserta air lautnya yang jernih, ditambah lagi dengan panorama pulau-pulau kecil di sekitarnya, menambah keindahan Pantai Wartawan. Serta yang sangat ikonik sumber air panasnya.

Namanya unik, Pantai Wartawan. Pantai yang terletak di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan ini menyajikan banyak daya tarik. Permata tersembunyi di pesisir Rajabasa ini menawarkan kombinasi langka antara panorama laut biru dan fenomena alam sumber air panas.
Pantai Wartawan menyuguhkan lanskap yang dramatis. Area bibir pantai dengan hamparan pasirnya yang putih dan bersih sangat nyaman untuk bersantai, menenangkan diri dari rutinitas sehari-hari. Banyaknya pepohonan di sekitar pantai membuat suasana terasa sejuk.
Dari bibir pantai, wisatawan dapat menyaksikan siluet Anak Gunung Krakatau yang berdiri kokoh di tengah laut. Perpaduan antara langit biru, deburan ombak, dan latar belakang gunung api legendaris ini menjadikan setiap sudutnya sangat Instagrammable.
Anak Gunung Krakatau masih dikategorikan gunung yang masih aktif karena masih sering terjadi erupsi. Tak heran, melihat kegagahan Anak Gunung Krakatau dengan jelas dapat menciptakan sensasi yang menegangkan dan menjadi kebanggaan tersendiri.

Pantai Wartawan juga memiliki hal yang paling ikonik, adanya sumber mata air panas alami yang keluar dari sela-sela bebatuan karang di kaki Bukit Gunung Botak. Air panas ini memiliki suhu yang cukup ekstrim yaitu dapat mencapai sekitar 80 – 100 derajat Celcius. Uniknya, air panas ini rasanya tidak bercampur menjadi asin sama sekali meskipun ada di Pantai Wartawan.
Air ini dipercaya memiliki kandungan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan kulit dan reumatik. Selain itu, banyak pengunjung yang datang kesini dengan sengaja membawa telur atau mi instan untuk direbus langsung di sumber air panas ini. Namun, air panas dapat ditemui ketika air laut sedang surut. Ketika pasang, sumber mata air akan tertutupi oleh air laut yang naik hingga ke bibir pantai.
Air di Pantai Wartawan cukup tenang dan aman sehingga wisatawan dapat melakukan aktivitas berenang sampai puas. Berenang di air laut yang menyegarkan atau berendam dalam air hangat akan membuat badan lebih nyaman.
Namun, selalu berhati-hati saat berada di sekitar sumber air panas karena suhunya yang sangat tinggi sehingga bisa membuat kulit kamu terbakar. Ketika berjalan di sekitarnya, kamu juga harus lebih waspada karena bisa saja ada area yang licin sehingga bisa menyebabkan terpeleset ke sumber air.
Selain menikmati debur ombak dan keindahan pantainya, banyak spot-spot menarik lainnya di Pantai Wartawan ini. Wisatawan dapat menjelajahi Bukit Botak, untuk menikmati pemandangan yang lebih luas dan jelas. Bukit Botak memiliki ketinggian sekitar 50 meter dan lokasinya tidak jauh dari sumber mata air panas. Selain itu, wisatawan juga dapat mengunjungi goa dan makam milik seorang pendekar legendaris bernama Tubagus Sulaiman yang berasal dari Banten, Jawa Barat.

Menilik dari nama Pantai Wartawan, konon nama ‘Wartawan’ dikaitkan dengan profesi dari para pengelolanya yang dulu merupakan warga lokal dengan profesi sebagai wartawan. Saat ini, berbagai fasilitas sudah tersedia di Pantai Wartawan. Area parkir kendaraan, Musholla, Kamar mandi atau toilet umum, banyak warung makanan dan minuman serta gazebo atau saung.
Lokasi menuju Pantai Wartawan tidak begitu sulit. Letak pantai ini berdekatan dengan Pelabuhan Bakauheni, yaitu sekitar 16 km, sementara dari Kota Kalianda hanya 15 km saja.
Yah, inilah Pantai Wartawan dengan segudang daya tarik, mulai dari pemandangan indah, sumber mata air panas, hingga panorama Anak Gunung Krakatau yang gagah. Hamparan air berwarna biru menenangkan, pepohonan, bukit-bukit yang saling bekerja sama untuk memuaskan siapa saja yang melihatnya.(*)




































