PariwisataIndonesia.ID – Menyambut Hari Ulang Tahun Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia ke-20 yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2022 nanti, BNN menggelar lomba pantun dengan tema “Battle Pantun One For One BNN RI”, beberapa waktu lalu.
Lomba tersebut bagian dari rangkaian kegiatan yang dimaknai buat menyemarakkan perjalanan BNN di negeri ini, seiringnya waktu alias tak terasa, kiprahnya akan memasuki dua dekade.
Sebelumnya, Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose sudah mewanti-wanti ke jajarannya, bahwa ia ingin hadir secara langsung pada babak 12 besar lomba pantun tersebut, yang acaranya diselenggarakan di Ruang Hoegeng, Gedung Tan Satrisna, BNN RI, Kamis (24/2/2022).
Tibalah waktunya yang dinanti-nanti, dan turut mendampingi Kepala BNN RI di kesempatan tersebut, yaitu lima orang juri dari sejumlah satuan kerja BNN di Tingkat Pusat.
Mengawali sambutannya, mantan Kapolda Bali memulai dengan berpantun, sebagai berikut:
Riuh semangat para peserta lomba pantun
Bersaing memperebutkan juara
Buat apa kita pakai narkoba
Badan rusak hidup sengsaraMembaca pantun di tepi telaga
Indahnya tak kalah dengan membaca puisi
Bila narkoba menjangkau keluarga
Jangan enggan untuk direhabilitasi
Di akhir sambutannya, Kepala BNN RI tak lupa pula untuk memberikan semangat kepada seluruh peserta sambil mendoakan untuk mereka menjadi juara.
Selepas Kepala BNN menyampaikan sekapur sirihnya, Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si., langsung menjelaskan rule of game atau mekanisme dalam mengikuti lomba dengan mengusung konsep pantun mesti berbalas-balasan.
Tentu, melihat roman muka para peserta, sepertinya sudah tidak sabar agar acara ini segera dimulai.
Pertama-tama, ia memperkenalkan 12 kontestan pada kategori BNNP/BNNK dan 12 peserta dari masyarakat umum.
Selanjutnya, para peserta ditantang untuk bertanding satu lawan satu dan berbalas pantun sesuai tema yang diberikan oleh panitia.
“Peserta diberikan waktu satu menit untuk berpikir, dan empat menit untuk saling berbalas pantun,” ucap Pudjo Hartono.
Penampilan para peserta dalam babak 12 besar ini sangat unik dan kreatif, baik dari segi materi pantun, kostum maupun properti pendukung lainnya.
Hal tersebut, seperti bisa terlihat melalui tim dari BNNK Palangkaraya yang tampil tak sekedar berpantun, melainkan sembari bermain gitar, malah dari BNNP Riau berpantun dengan kostum prajurit kerajaan.
Menyoroti performance mereka saat mengikuti lomba pantun ini, boleh disimpulkan, hampir seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan kostum yang sangat menarik.
Pantas saja seluruh hadirin yang menyaksikan, selain lucu bikin ketawa ngakak. Di sisi lain, juga patut diakui, gelaran lomba ini benar-benar seru dan pantun yang dibawakannya sungguh kreatif.
Setelah melalui penjurian yang ketat, 6 peserta dari masing-masing kategori berhasil lolos untuk maju ke babak enam besar.
Berikut daftar nama-nama pemenang pada lomba pantun kali ini.
Untuk kategori masyarakat umum, para peserta yang lolos antara lain: Relawan BNNP Bali, Dishub Bogor, Abah Qory , Tomson Panjaitan, MAN Batubara dan Syarifah Nazwa.
Sedangkan pada kategori BNNP/K, antara lain: BNNP Riau 3, BNNK Balikpapan, BNNP Banten, BNNK Pelalawan, BNNK Palangkaraya, dan BNNP Riau 2. (Ayu)







































Leave a Reply