Danau Kaolin Belitung

Selain wisata bahari, Pulau Belitung juga terkenal dengan kandungan mineral bumi berupa timah dan kaolin. Namun, pengerukan sumber daya alam yang berlebihan di masa lalu telah membuat jejak luka di Pulau Laskar Pelangi. Penasaran? Berikut ulasannya.
Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia, Trippers, Indonesia Traveler, PT Prima Visi Kreasiando, Media PVK, Umi Kalsum selaku Founder dan CEO PVK Grup, Umi Kalsum CEO Media PVK Grup, Pulau Belitung, Danau Kaolin, Danau Kaolin Belitung, Pulau Lengkuas, Wisata Bahari, Destinasi Favorit di Indonesia, Indonesia Maju
Foto: @khairaz

PariwisataIndonesia.ID – Selain dikenalwisata bahari, Pulau Belitung juga terkenal dengan kandungan mineral bumi berupa timah dan kaolin.

Namun, pengerukan sumber daya alam yang besar-besaran di masa lalu telah membuat jejak luka di Laskar Pelangi. Seperti yang bisa Sobat Pariwisata saksikan di Danau Kaolin Belitung.

View this post on Instagram

Danau Kaolin! Super love, super bagusss! ❤️

A post shared by Tiara Pangestika (@tiarapangestika) on

Saat melihat danau ini, Sobat Pariwisata seolah-olah melihat kembaran Danau Kawah Putih di Bandung.

Namun, Danau Kaolin Belitung bukan terbentuk secara alami. Akan tetapi sebagai bekas peninggalan tambang kaolin yang terabaikan.

Sebagai informasi, kaolin adalah mineral tanah liat yang biasanya digunakan sebagai campuran untuk membuat pasta gigi, porselin, industri kosmetik, hingga makanan.

Meskipun ada pro dan kontra dalam penetapan Danau Kaolin Belitung sebagai destinasi wisata, tapi tidak melunturkan pesona yang dimiliki.

Danau ini memiliki daratan putih menawan, yang membuat Sobat Pariwisata seolah-olah berada di daratan salju.

View this post on Instagram

everything gonna be happy 🤗

A post shared by Kesyaamalia69 (@kesyaamalia69) on

Air berwarna biru menjadi hal yang kontras dengan daratan putih tadi.

Inilah salah satu daya tarik Danau Kaolin Belitung ini.

Karena kecantikannya, banyak wisatawan terutama pemburu spot photography berbondong-bondong datang ke area ini.

Kawasan danau ini bahkan menjadi salah satu spot untuk foto prewedding, loh.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Danau Kaolin ini adalah saat pagi dan sore hari.

Biasanya, para pengunjung berburu sunrise dan sunset di area ini. Oh, ya, suhu udara pada waktu pagi dan sore tidak terlalu panas, sehingga bisa membuat Sobat Pariwisata berlama-lama menikmati keanggunan danau ini.

Tak sekedar berfoto, Sobat Pariwisata bisa berenang atau malah berbasah-basahan di air danau ini.

Bersambung ke halaman berikutnya
Masyarakat sekitar percaya .. “

× Hubungi kami