Selanjutnya, Albert menyampaikan Sabda Tuhan dalam 1 Petrus 1:22 yang erat hubungannya terkait asal mula tema acara itu, sambungnya, memiliki relevansi yang sangat strategis dan konteksnya tepat sesuai dengan kondisi dunia yang masih dilanda pandemi COVID-19, dan Indonesia termasuk di dalamnya.
“Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu,” katanya, Albert membacakan Firman Tuhan mengutip dari pesan Paulus dalam surat rasul Petrus 1:22.
Menurutnya, tema Natal juga dimaknai sebagai pesan “Cinta Kasih Kristus” sebagai teladan dalam membangun persaudaraan yang tulus dan ikhlas antar umat manusia agar tetap memiliki pengharapan untuk bersama-sama saling mendukung dan menguatkan di tengah beragam kondisi yang terjadi di Indonesia.
Dalam laporan lainnya, juga menyampaikan serangkaian kegiatan sebelum Perayaan Paskah Natal BNN 2021, dengan telah pula melaksanakan aksi sosial sebagai bentuk pengorbanan dan solidaritas kepada sesama yang diteladani dari Sang Juru Selamat.
“Bapak/Ibu yang saya hormati, melalui semangat persaudaraan ini, panitia Natal BNN 2021 telah melakukan aksi sosial yang dapat kami laporkan kepada Jenderal bahwa penyerahan bingkisan kepada saudara-saudara kita seperti security, driver, dan office boy BNN RI,” lapornya.
“Aksi sosial yang telah dilaksanakan tersebut sekiranya dapat memberikan suka cita bagi rekan-rekan kita. Sehingga Kasih dan Damai Natal dapat dirasakan oleh semua orang,” lanjutnya.
Laporan berikutnya, Albert menyoroti pelaksanaan puncak acara Natal BNN RI 2021.
“Bapak/Ibu hadirin yang saya hormati, perayaan Natal BNN 2021 kembali kita rayakan secara terbatas di tempat ini dengan dihadiri lebih dari 500 undangan, di mana 150 di antaranya adalah umat Kristiani dari BNN RI yang kita bagi dalam dua ruangan satu di sini dan satu lagi di ruang Penindakan dan Pengejaran BNN,” ungkapnya.
Selain itu, katanya, “peserta yang hadir secara offline sudah melakukan tes swab antigen sebelum mengikuti acara ini dengan hasil negatif,” tandasnya.

Ditambahkannya, seluruh acara, juga disiarkan secara langsung, terutama umat Kristiani di lingkungan BNN RI yang tengah bersuka cita merayakan Natal bersama-sama.
“Dan selebihnya merupakan umat Kristiani dari setiap BNP dan BNK seluruh Indonesia yang ikut hadir mengikuti perayaan Natal secara virtual dikarenakan kondisi pandemi COVID-19 yang belum kunjung usai, walau demikian kita bersyukur bahwa peran serta seluruh masyarakat Indonesia saat ini, kita berada pada kondisi yang jauh lebih baik dibandingkan beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, mewakili atas nama panitia, ia sekali lagi mengucapkan terima kasih atas perkenan Kepala BNN RI Petrus Golose yang bersedia memberikan arahan dan sambutan di Perayaan Natal BNN tahun 2021.
Serta, tak lupa pula mengucapkan hal serupa, katanya, ini hal yang luar biasa dan sungguh tak terhingga rasa syukurnya yang secara khusus ditujukan kepada seluruh kepanitiaan yang terlibat.
Albert menerangkan, bahwa mereka tak pernah lelah dan tetap semangat dalam menyelesaikan tanggung jawabnya. Meskipun rutinitas pekerjaan sebagai abdi negara yang ditugaskan di lingkungan BNN RI, diyakininya, juga tak kalah padat.
Begitu pula, para donatur, pengisi perayaan Natal, serta semua pihak yang telah membantu hingga puncak Perayaan Natal BNN Tahun 2021 terlaksana dengan baik.
“Perlu dilaporkan kepada Bapak Jenderal, bahwa yang dimaksud dari para donatur di sini adalah seluruh Kepala BNN Provinsi yang beragama Kristiani. Kami tak sanggup menolak atas sumbangan sukarela dari beliau-beliau. Albert, ini sumbangan khusus untuk memuliakan nama Tuhan di BNN,” curhatnya.
“Pada akhirnya, bagi umat Kristiani BNN, saya mengucapkan selamat Hari Natal Tahun 2021 dan mengucapkan selamat menyambut tahun baru 2022. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati kita semua, amin, terima kasih,” ucapnya.
Sebelum mengakhiri laporan, tak lupa pula ia menyematkan kata-kata minta maaf penuh ketulusan dan menyentuh hati, katanya, apabila sejak awal kegiatan hingga puncak acaranya dinilai belum sempurna.
“Izinkanlah saya sebagai ketua panitia mewakili rekan-rekan panitia yang lain memohon maaf sebesar-besarnya,” ucapnya.
Padahal, Pimpinan Umum Media Trippers, Rachmat Kurniawan di bawah naungan Media PVK Group yang diundang untuk mengikuti jalannya acara tersebut melaporkan, bahwa acara itu banyak mendapatkan apresiasi, terutama undangan yang hadir secara offline di Gedung BNN RI, Cawang, Jakarta.
Redaksi Media Pariwisata Indonesia juga melakukan konfirmasi untuk mendapatkan masukan dari sejumlah pihak yang berasal dari lingkungan BNN RI, dan menyebut acara tersebut berlangsung cukup meriah. (eh)





































Leave a Reply