PariwisataIndonesia.ID – Lampung merupakan sebuah provinsi paling selatan di Pulau Sumatra atau bisa disebut sebagai gerbangnya Pulau Sumatra, yang ibu kotanya terletak di Bandar Lampung.
Provinsi ini juga merupakan salah satu dari sekian banyak wilayah di Indonesia yang tak luput menyimpan kisah sejarah, yang masih terjaga hingga sekarang.
Mengunjungi tempat-tempat bersejarah dalam konteks untuk menggali peninggalan sejarah di wilayah ini, berikut tiga rekomendasi yang bisa disarankan untuk wajib dikunjungi.
1. Situs Batu Bedil
Situs Batu Bedil merupakan peninggalan purbakala yang berada di Dusun Batu Bedil, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus. Menurut sejarah, situs ini dinamai Batu Bedil karena warga setempat sering mendengar suara menyerupai senapan (bedil) dari batu bedil berupa batu monolith berbentuk menhir.
Menhir yang berada di tempat ini, memiliki ukuran lebar kurang dari 109 cm dengan tinggi mencapai sekitar 220 cm, dan Situs Batu Bedil ini, diperkirakan telah berdiri sekitar akhir abad ke 9 atau awal abad 10.
Kompleks di situs ini terdiri dari beberapa klaster, antara lain: Untuk Batu Bedil pertama, berupa sekumpulan menhir, batu datar, dan prasasti. Sementara, Batu Bedil kedua terdiri dari menhir, dolmen, batu bergores, dan lumping batu. Kedua klaster tersebut diperkirakan dulunya berada di satu kompleks. Menurut keterangan resminya, terpisah-pisah akibat aktivitas masyarakat.
Upaya pelestarian tempat bersejarah ini, kondisi terkini, sudah tertata lebih rapi dan terawat. Bahkan, telah pula dikelilingi pagar agar benda peninggalan sejarah ini tetap lestari.
2. Rumah Daswati
Rumah Daerah Swatantra Tingkat (atau disingkat Rumah Daswati), merupakan rumah bersejarah yang ada di Provinsi Lampung. Rumah yang berada di Jalan Tulang Bawang Nomor 11, Enggal, Bandar Lampung ini merupakan tempat pertama kalinya di mana para tokoh merumuskan pembentukan Provinsi Lampung.
Rumah tersebut milik seorang tokoh Lampung, yang ketika tanggal 7 Maret 1963 digunakan sebagai lokasi pertemuan dalam menaikkan status daerah Lampung menjadi provinsi atau saat itu disebut daerah swantantra tingkat 1. Di masa-masa itu, Lampung masih berstatus keresidenan.
3. Istana Adat Gedung Dalom Kepaksian Pernong
Peninggalan bersejarah berikutnya yaitu Istana Adat Gedung Dalom Kepaksian Pernong, dan keberadaannya masih berdiri kokoh hingga sekarang, sudah tentu menjadi kebanggaan masyarakat di provinsi ini, karena mampu eksis melestarikan adat dan budaya di tengah arus globalisasi.
Di tempat ini, terdapat meriam besar buatan zaman Belanda, juga terdapat benda-benda kuno lainnya seperti lemari dan kursi, termasuk aksara Lampung. Maupun, makam-makam raja yang pernah bertakhta di Kerajaan Sekala Brak Kepaksian Pernong, terletak di belakang kompleks Gedung Dalom atau istana kerajaan di Batubrak.
Istana Adat Gedung Dalom Kepaksian Pernong, tak lain semata-mata warisan leluhur secara turun-temurun dari generasi ke generasi yang tetap lestari hingga hari ini, yang dimaknai untuk melanjutkan kebesaran-kebesaran warisan budaya, tradisi, adat istiadat serta tata cara berkehidupan sosial masyarakat di provinsi ini. (Rizki/eh)





































Leave a Reply