Menapaki Jejak Religi Gorontalo di Desa Wisata Bubohu

Desa Wisata Bubohu juga memiliki tempat wisata alam dan edukasi yang bisa dikunjungi wisatawan, di antaranya Pantai Dulanga, Museum Alam Karst, dan Museum Alam Fosil Kayu.

Ada pula tradisi Parade Walima, yakni tradisi membuat kue walima yang dikenal sebagai kolombengi dan kue khas Gorontalo lainnya dalam jumlah banyak.

Desa adat Bubohu merupakan kawasan perkampungan yang terletak di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai. Di desa ini terdapat pesantren alam bagi para santri untuk menimba ilmu agama Islam.

Selain pesantren alam, potensi yang dimiliki oleh Desa Wisata Religi Bubohu antara lain Pantai Dulanga, Masjid Walima Emas Bubohu, Museum Alam Karst, dan Museum Alam Fosil Kayu. Desa ini juga dikenal dengan tradisi Parade Walima, yaitu membuat kue walima yang dikenal dengan bama kolombengi dan kue tradisional khas Gorontalo lainnya dalam jumlah banyak yang kemudian disusun membentuk bangunan seperti rumah atau masjid untuk kemudian diarak keliling kota.

Desa Wisata Religi Bubohu juga memiliki berbagai potensi lain di bidang kriya, fesyen dan kuliner seperti kain karau, lukisan pelepah pisang, kue kolombengi, bubur leluhur, lalapan leluhur, apale, kue roda dan kue sukade.

Baca juga : Destinasi Wisata Alam Kabupaten Mamuju di Sulawesi Barat

Menurut Sandiaga, semua potensi yang dimiliki itu harus dikembangkan lebih jauh untuk menarik minat wisatawan, terutama wisatawan nusantara untuk berwisata religi di dalam negeri.

“Kita bisa kembangkan wisata berbasis komunitas karena ada 11 miliar dolar AS yang dihabiskan orang Indonesia untuk berwisata di luar negeri termasuk wisata religi di negara-negara yang memiliki paket wisata religi, sejarah dan lain sebagainya,” kata dia.

Sandiaga mengusulkan desa wisata Bubohu bisa menghadirkan beragam paket wisata yang menarik untuk wisatawan yang mencari pengalaman spiritual.