Kerajaan Aceh Darussalam merupakan Kerajaan Islam yang pernah berdiri di Provinsi Aceh pada akhir abad ke 14 Masehi. Kerajaan ini termasuk dalam kerajaan Indonesia yang pernah berjaya.
Dalam sejarahnya, Kerajaan Aceh mengembangkan pola sistem yang teratur, mulai dari pendidikan hingga ke sistem pemerintahan. Sebenarnya ada banyak peninggalan Kerajaan Aceh, nah ini beberapa yang masih tersisa. Berikut rangkumannya!
1 Masjid Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman adalah peninggalan Kerajaan Aceh yang paling terkenal dan terletak di pusat kota Banda Aceh. Masjid ini termasuk dalam peninggalan Kerajaan Islam di Indonesia.
Masjid yang berdiri megah ini, dulunya sempat dibakar saat agresi militer Belanda, tetapi dibangun kembali untuk meredam amarah rakyat Aceh.
Kisah lain, yang tak kalah menariknya dan sempat viral, di sekitar masjid luluh lantak, tapi Masjid Baiturrahman tetap berdiri kokoh hingga sekarang walau diterjang Tsunami Aceh.
2. Taman Sari Gunongan
Taman Sari Gunongan merupakan peninggalan Aceh yang dibangun oleh Keraton pada zaman dahulu. Tetapi karena tidak terselamatkan dari serangan Belanda, taman ini kembali dipugar pada zaman Sultan Iskandar Muda yang memerintah mulai tahun 1607-1636.
Taman tersebut tercipta sebagai bukti kisah romantis Sultan Iskandar Muda, yang begitu besar cintanya terhadap Putri Boyongan dari Pahang.
Menilik kisahnya, selepas Sultan Iskandar Muda menaklukkan Kerajaan Pahang, ia membawa beberapa pejabat tinggi dari Kerajaan Pahang, termasuk Putri Pahang, ke Aceh. Sultan kemudian menikahi Putri Pahang. Namun Putri Pahang sering sedih karena rindu dengan kampung halaman.
Oleh sebab itu, Sultan Iskandar Muda membangun Gunongan untuk mengobati rasa rindu istrinya sekaligus mempertegas rasa cintanya yang kuat. Hingga saat ini konstruksi Gunongan masih ada dan dapat dikunjungi.
Kerajaan Aceh Darussalam waktu itu menjadi kerajaan Islam terbesar di Asia Tenggara dengan wilayah yang luas, militer yang kuat, peradaban yang maju, serta memiliki basis pelabuhan perdagangan dunia yang strategis.
3. Benteng Indra Patra
Pada saat Kerajaan Islam muncul setelah Kerajaan Hindu di Aceh. Benteng Indra Patra digunakan sebagai tempat pertahanan melawan penjajah Portugis. Dulunya, benteng ini dibangun saat Kerajaan Lamuri, yaitu sebuah Kerajaan Hindu pertama di Aceh.
Meskipun pada akhirnya Aceh dikuasai oleh Kerajaan Islam, para sultan serta ratu yang memimpin Aceh tidak berniat untuk menghancurkan jejak peninggalan nenek moyang mereka. (Rizky)





































Leave a Reply