98% Pariwisata di Sumatera Barat, Jalani New Normal

98% Pariwisata di Sumatera Barat, Jalani New Normal

Wawancara Bersama Novrial, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar

Kusmanto selaku Pimpinan Redaksi www.pariwisataindonesia.id mewawancara Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat(Sumbar) Novrial, SE, MA. Ak menggantikan Oni Yulfian, pejabat sebelumnya yang dilantik oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang pada, Sabtu, 16 November 2019. Bersama pejabat Novrial berbincang tentang kesiapan Pariwisata Sumatera Barat dalam penerapan New Normal.

Akhir-akhir ini, karena pandemi kesibukannya luar biasa. Kusmanto selaku Pimpinan Redaksi www.pariwisataindonesia.id berhasil mewawancara pria yang sudah malang melintang, bergonta ganti jabatan Kedinasan. Berambut putih dan ceplas ceplos tampak dengan penampilan bersahaja, mengatakan, dari 19 Kabupaten/Kota, cuma dua yang belum siap untuk penerapan New Normal.

Daftar lengkap Kabupaten/Kota yang sudah melaksanakan New Normal. Dimana saja, ini nama-nama Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat yang sudah melaksanakan New Normal pada, senen(8/6):

1   Kabupaten Agam

2   Kabupaten Dharmasraya

3   Kabupaten Lima Puluh Kota

4   Kabupaten Padang Pariaman

5   Kabupaten Pasaman

6   Kabupaten Pasaman Barat

7   Kabupaten Pesisir Selatan

8   Kabupaten Sijunjung

9   Kabupaten Solok

10 Kabupaten Solok Selatan

11 Kabupaten Tanah Datar

12 Kota Bukittinggi

13 Kota Padangpanjang

14 Kota Pariaman

15 Kota Payakumbuh

16 Kota Sawahlunto

17 Kota Solok

Kepala Dinas Provinsi Sumatera Barat Novrial, “hanya dua Kabupaten/Kota yang belum siap dan meminta waktu Seminggu ke depan,” ungkapnya saat di wawancara. Ia menambahkan, “Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kota Padang yang belum siap, minta tambahan transisi waktu. Adapun untuk 17 Kabupaten/Kota sudah melakukan New Normal per hari ini,” sebutnya.

Novrial menceritakan kalau ia pernah berkantor di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Sekretariat Daerah(Setda), Biro Aset, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata(Disbudpar). Katanya, “PNS, sudah kemana-mana, biasalah bagian dari tugas dan amanah. Harus siap dan tentunya, ini merupakan pengalaman,” ujarnya low profile.

Dispar Provinsi Sumatera Barat dalam penanganan Covid-19 sangat konsen. Dinasnya ikut melakukan mitigasi upaya memutus rantai penyebaran wabah corona. Benar-benar teliti dan Pemprov Sumbar sangat aman dalam menerapkan sistem yang menggunakan metode PCR(polymerase chain reaction).

Disini, rasionya terbanyak dan paling tinggi di Indonesia. Memakai sistem polling test per zonasi kepada orang tanpa gejala(OTG) dan orang dalam pemantauan(ODP). Hasilnya, dibawa ke laboratorium fakultas kedokteran dan balai veteriner di Kampus Universitas Andalas. Sehari bisa 2500 uji sample, dan pada hari yang sama sudah terlihat hasil sample tadi.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )