Pariwisata Indonesia Tantangannya Saat Sekarang dan Masa Depan Begini Kata R Kurleni Ukar

Agustini Rahayu, Pariwisata Indonesia
Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Agustini Rahayu (Foto.Dok.Kemenparekraf)

PariwisataIndonesia.ID – Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Agustini Rahayu menyampaikan, perlu membangun sinergi dan melakukan komunikasi secara masif baik itu, bersama Kementerian maupun di Kelembagaan Pemerintahan lain.

Hal tersebut terungkap melalui keterangan resminya, pada Selasa (9/6), bahwa pihak Kemenparekraf akan mendorong dan memperkuat indeks daya saing pariwisata atau Travel Tourism Competitiveness Index (TTCI).

Dalam keterangan tertulisnya, Agustini Rahayu menyematkan pernyataan Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, R Kurleni Ukar yang menyebutkan, bahwa peningkatan indeks daya saing pariwisata merupakan salah satu target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

“Setidaknya ada 18 kementerian/lembaga yang menjadi mitra strategis bagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, terkait dengan pilar-pilar peningkatan daya saing pariwisata Indonesia,” sebut Kurleni Ukar.

“Sehingga, penting untuk melakukan sinergi dengan kementerian/lembaga tersebut guna maningkatkan posisi daya saing pariwisata Indonesia di pasar global,” sambungnya.

Mantan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan LIPI tahun 2014, mengambil sumber data Travel & Tourism Competitiveness Index (TTCI) dari World Economic Forum (WEF) pada tahun 2019, dari 14 pilar yang menjadi penilaian daya saing pariwisata, menurutnya, Indonesia masih kompetitif dan unggul.

“Bersambung ke halaman berikutnya.. “