Empat Isu Prioritas W20 Presidensi Indonesia
Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya siap memperjuangkan keempat hal ini, sebagai berikut:
Pertama, mendorong kesetaraan, keamanan, dan kesejahteraan dengan menghapus diskriminasi yang menghambat partisipasi perempuan dalam perekonomian.
Kedua, mencapai inklusi ekonomi dengan mendukung UMKM yang dimiliki dan dikelola oleh perempuan.

Ketiga, mengatasi kerentanan untuk meningkatkan ketahanan, dengan fokus pada perempuan penyandang disabilitas dan perempuan pedesaan.
Keempat, tanggapan kesehatan yang setara gender.
Lebih lanjut, kata Co-chair W20, tampilnya Indonesia sebagai tuan rumah dalam forum ini, satu sisi, diharapkan bisa mendekatkan rakyat Indonesia khususnya daerah yang menjadi tempat pelaksanaan agenda G20 juga W20 kepada proses diplomasi.
Di sisi lain, Srikandi PT XL Axiata Tbk, yang lahir di Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 5 Mei 1968, juga beranggapan, bahwa Indonesia akan semakin dikenal karena keberagamannya.
Alhasil, tak cuma itu saja, Dian pun menilai, hal tersebut sudah tentu akan menarik kunjungan wisatawan, hingga membuka kesempatan investasi yang didukung dengan program-program yang akan dibentuk selama presidensi.
Dalam kesempatan yang sama, Chair W20 Hadriani Uli Silalahi juga mengatakan hal senada.
“W20 Presidensi Indonesia ingin mendorong komitmen para pemimpin negara/pemerintahan untuk menempatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai pusat diskusi global terkait pemulihan ekonomi pasca Covid-19,” ujarnya.
“Misi utama W20 Presidensi Indonesia adalah untuk mempengaruhi komitmen tingkat tinggi yang akan dikeluarkan pada G20 Summit (Communique) agar memuat agenda pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender di negara-negara G20. Apalagi, pada beberapa Kepresidenan G20 sebelumnya, fokus gender dalam keseluruhan deklarasi masih kecil, tidak pernah melebihi 8 persen,” pungkasnya. (eh)







































Leave a Reply