pariwisata-indonesia
Dalam serangkaian kunjungan kerja Menteri Sandiaga Salahuddin Uno di Pulau Dewata salah satunya hadir di pertemuan yang digagas oleh DPD ASITA Bali dan hadir pula Wagub Bali Prof. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Sabtu (18/12) / Foto: Instagram ASITA Bali

DPD ASITA Bali Memohon ke Menteri Pariwisata Sandiaga Uno dan Cok Ace, Minta Apa Kira-kira?

Bali, PariwisataIndonesia.ID – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPD) Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Bali I Putu Winastra menyampaikan keinginannya terkait pelaksanaan Bali & Beyond Travel Fair yang dijadwalkan akan berlangsung, pada 14-18 Juni 2022 di Bali International Convention Centre (BICC) mendatang.

Hal tersebut terungkap dalam sebuah postingan di instagram @asitabali dengan menayangkan sebuah jamuan yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno yang akrab disapa Bang Sandi, Bali, pada Sabtu (18/12).

Baca juga :  Selepas Menteri Pariwisata Sandiaga Uno Meresmikan KM Kirana VII, Dirut PT Dharma Lautan Utama Bilang Begini.. “

Dalam tayangan itu, terlihat pula Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati yang populer dengan sebutan Cok Ace. Mereka duduk sambil mendengarkan paparan Ketua DPD ASITA Bali.

“Saya Ketua ASITA Bali yang baru dan dengan senang hati menyampaikan kepada Bapak Menteri, bahwa kami di Bali sudah satu,” tegasnya, saat mengawali paparannya yang dihadiri oleh Bang Sandi dan Cok Ace, Bali, Sabtu (18/12).

Menurutnya, konflik yang terjadi sebelumnya sempat digelar kembali dengan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XIV ASITA Bali di Kampus Polteknik Pariwisata Nusa Dua Bali, pada 28-29 Oktober lalu.

Dijelaskannya, penyatuan ASITA Bali tercipta berkat arahan dan petunjuk Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., dan melalui Musda tersebut berhasil menetapkan dirinya sebagai ketua terpilih untuk periode 2021-2026.

Lebih lanjut, ia memohon dukungan terhadap seluruh program kerja DPD ASITA Bali. Dilanjutkan dengan melaporkan jumlah anggota yang aktif dalam kepengurusan yang dinahkodainya.

“Perlu kami sampaikan kepada Pak Menteri, bahwa anggota kami yang 406 sebelum pandemi. Sekarang 151 anggota Pak Menteri,” lapornya.

Diungkapkannya, selebihnya itu masih mengambang, “apakah mereka masih buka atau temporary (sementara, red),” ungkapnya.

Selain itu, ingin meyakinkan kepada Bang Sandi dan Cok Ace bahwa program yang digadang-gadang ini telah mengundang sebanyak 330 buyer (pembeli, red) dari 38 negara dan 238 seller (penjual, red) dari 4 negara.

Menilik keterangan tertulisnya menyebut, bahwa kegiatan itu dimaknai sebagai bentuk meminta dukungan agar disampaikan dan disuarakan kepada pejabat pengambilan keputusan di pusat.

“Mari kita dukung G20 dengan Bali tetap dibuka untuk wisman. Terima kasih 💪🙏,” tutupnya, DPD ASITA Bali berharap pintu wisatawan mancanegara berlibur ke Pulau Dewata dibuka pada Januari 2022. (Dini)