Pariwisata Indonesia, Pariwisata Indonesia 2022, Pariwisata Indonesia Official, Berita Pariwisata di Indonesia, Artikel Pariwisata Indonesia, Panduan Pariwisata Indonesia, Yuk Liburan di Indonesia Aja, Situs Media Online Pariwisata Indonesia, Media Online Pariwisata Indonesia, PT Prima Visi Kreasindo, Media PVK Group,Trippers,Umi Kalsum Founder dan CEO Media PVK Group,Wisata Air di Lampung, Foto Kolam Apung Gatsu,Anita Basudewi Simamora, Nikmati Terapi Laut Mati, Terapi Relaksasi di Kolam Apung Gatsu, Wisata Kesehatan di Kolam Apung Gatsu, Kolam Apung Pertama di Lampung, Ulasan Kolam Apung Gatsu, Wahana laut mati pertama di Indonesia, Keunikan Kolam Apung Gatsu, Terapi Relaksasi di Lampung yang viral dengan kolam renangnya, Wisata Kesehatan Kolam Apung Gatsu Pertama di Lampung
Kolam Apung Gatsu lokasinya tak jauh dari Kota Bandar Lampung. (Foto: Media PI/Dok. Ist)

Enggak Perlu Bisa Berenang untuk Mengapung Di Sini!

Keunikan Kolam Apung Gatsu sebagai wahana laut mati buatan di Kota Bandar Lampung ini adalah yang pertama di Indonesia, Gaes.

Keunikan Kolam Apung Gatsu sebagai wahana laut mati buatan di Kota Bandar Lampung ini adalah yang pertama di Indonesia, Gaes.

Halo, Gaes!

Gue punya kabar gembira buat lo yang cuma bisa berenang gaya batu alias kelelep. Di Lampung, ada satu detinasi wisata unik yang bisa bikin lo mengapung tanpa harus jago berenang. Namanya Kolam apung Gatsu.

Terletak di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kolam Apung Gatsu ini sangat mudah dijangkau karena dekat dari pusat Kota Bandar Lampung.

Meski jauh dari laut, tapi air yang ada di kolam ini berasal dari laut, loh. Selain itu, kadar garam di kolam ini ditingkatkan lagi hingga 7x lipat dari air laut.

Kadar ini hampir mendekati kandungan garam di Laut Mati yaitu 10 kali lipat dari air laut biasa. Makanya, di sini lo bisa mengapung seperti ketika berada di Laut Mati, Yordania. Ada yang tahu kenapa?

Yup! Kolam ini emang memanfaatkan Hukum Archimedes. Dengan menambah kadar garam, maka masa jenis air di kolam akan lebih besar dari masa jenis tubuh manusia. Itulah yang menyebabkan manusia tidak akan tenggelam di dalam Kolam Apung Gatsu.

Meski mirip Laut Mati, sebenarnya pihak pengelola terinspirasi dari Oase Siwa (salah satu destinasi wisata yang terkenal yang ada di Mesir).

Dulunya, penduduk lokal kerap menggali pasir di Gurun Barat karena kandungan garam yang tinggi membuat konstruksi bangunan lebih kokoh. Bekas galian tersebut lama-kelamaan terisi air dan digunakan para pengunjung untuk mengapung meski tidak bisa berenang.

FYI, Kolam Apung Gatsu dibangun bukan cuma untuk memfasilitasi lo-lo yang enggak bisa berenang. Tujuan utama pengadaan kolam buatan ini adalah untuk merelaksasi tubuh.

So, ada step-step tertentu yang harus lo lakuin sebelum nyebur di kolam apung ini.

Tak lengkap informasinya kalo tidak bersumber dari orangnya langsung, Yoga Adhi Kurniawan yang juga merupakan salah satu dari tiga pengelola Kolam Apung Gatsu ini, kepada gue menyampaikan berikut ini, Gaes.

Pertama, pengunjung harus masuk ke dalam ruang sauna. Konsep di ruang sauna ini sendiri mirip-mirip dengan efek rumah kaca. Panas di sauna berasal dari air panas dan cahaya matahari yang terperangkap dalam ruangan.

Sauna alami ini cocok banget buat lo yang susah berkeringat atau buat lo yang pengen berkeringat tapi enggak punya waktu buat olahraga. Hanya dengan duduk santai selama 10 hingga 15 menit di ruangan ini, tubuh lo akan bermandikan keringat.

Dari ruang sauna, lo akan diminta untuk mengangin-anginkan tubuh terlebih dahulu agar keringat mengering. Meski gerah, lo tidak dianjurkan untuk buru-buru nyebur ke kolam karena mandi dalam kondisi berkeringat bisa mengakibatkan berbagai penyakit kulit.

Setelah keringat lo mengering, sekarang waktunya untuk menjajal kolam ala-ala Laut Mati. Lo tinggal rebahan dan tubuh lo akan otomatis mengapung. Satu hal penting yang harus lo ingat saat berenang di sini adalah harus tenang dan enggak boleh banyak bergerak.

Mengapung di kolam sambil memandang langit dan ditemani hembusan semilir angin, bisa bikin lo benar-benar rileks. Selain karena suasana yang mendukung, dari kandungan garam air laut ini, kata Yoga meyakinkan gue, dipercaya bisa mendetoksifikasi tubuh lo, Gaes.

Gejala-gejala seperti insomnia, hingga kecemasan akibat stres yang akut seketika itu juga langsung ‘cespleng’. Makanya, beberapa pengunjung bisa sampai ketiduran saking nyamannya. Tenang aja, lo enggak bakal tenggelam, kok.

Selain mengurangi gejala-gejala itu tadi, keunikan lain dari wahana buatan ini juga meringankan otot-otot yang pegal dan saraf yang tegang. Habis relaksasi Kolam Apung Gatsu, tak heran bila energi dan semangat lo bakal ‘joss’ lagi, deh.

Meski mengapung di kolam ini memang menenangkan, tapi lo cuma boleh berada di kolam ini maksimal 30 menit. Berlama-lama di dalam kolam dengan kandungan garam tinggi tidak disarankan karena tidak baik untuk kesehatan kulit. Selain itu, pastikan juga tidak ada luka terbuka di tubuh lo. Karena luka yang terkena air garam, akan terasa sangat perih.

Lapar setelah nyebur di kolam? Tenang, Gaes! Kolam Apung Gatsu juga dilengkapi dengan kedai kopi. Ada beragam menu yang bisa lo nikmati sambil menikmati keindahan Lampung dari ketinggian.

Penasaran dengan kolam apung buatan pertama di Indonesia? Saat liburan ke Lampung, jangan lupa masukin Kolam Apung Gatsu dalam daftar itinerary lo, ya Gaes ya. Lalu nikmati mengapung ala-ala di Laut Mati dan Oase Siwa. (Anita)

Pewarta:  Anita Basudewi Simamora

COPYRIGHT © PI 2022