Ada Ikan Raksasa di Balik Goa, Lo Berani Enggak?

Pariwisata Indonesia,Pariwisata Indonesia 2022,Pariwisata Indonesia Official,Berita Pariwisata di Indonesia,Artikel Pariwisata Indonesia,Panduan Pariwisata Indonesia,Yuk Liburan di Indonesia Aja,Situs Media Online Pariwisata Indonesia,Media Online Pariwisata Indonesia,PT Prima Visi Kreasindo,Media PVK Group,Trippers,Umi Kalsum Founder dan CEO Media PVK Group,Asal Mula Penamaan Goa Liang Tapah,Legenda di Balik Goa Liang Tapah, Anita Basudewi Simamora,Foto Goa Liang Tapah,Pesona Goa Liang Tapah ,Obyek Wisata Alam yang ikonik dan eksotis di Tabalong Kalimantan Selatan,Pariwisata Kalimantan Selatan,Jelajah Goa Liang Tapah yang eksotis di Tabalong Kalimantan Selatan, Foto Goa Liang Tapah
Jelajah Goa Liang Tapah yang eksotis di Tabalong, Kalimantan Selatan. (Foto: Media/Sumber: Dok. Karya Yoga Apriansah)

Halo, Adventurer!

Alam Kalimantan yang masih asri emang cocok banget untuk di-eksplore para penjelajah seperti lo. Dari hutan, sungai, danau, hingga lautannya, menyimpan banyak keindahan yang sayang jika dilewatkan.

Nah! Kali ini, gue mau ngasih rekomendasi destinasi yang harus lo kunjungi ketika berlibur di Kalimantan Selatan, yaitu Goa Liang Tapah.

Goa Liang Tapah terletak di Desa Gargata, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Goa ini berjarak sekitar 1,5 jam dari pusat Kota Tanjung, ibukota Kabupaten Tabalong.

Akses menuju ke sini bisa lo tempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Kemudian, lo perlu melakukan trekking sekitar 300 meter hingga sampai ke mulut goa.

Menjadi salah satu dari 67 geosite di Geopark Meratus, Goa Liang Tapah menawarkan keindahan yang tidak kalah dengan goa-goa lain di Tanah Air. Goa sepanjang 220 meter ini memiliki ruangan-ruangan yang cukup besar. Stalaktit yang menggantung di langit-langit dan stalagmit yang menyembul dari lantai menjadikan goa ini semakin eksotis.

Goa Liang Tapah juga menjadi rumah bagi sekelompok kelelawar dan burung sriti (sejenis walet). Lo bisa menemukan sarang-sarang mereka yang ada di dinding-dinding goa yang rendah.

Salah satu bagian terbaik di goa ini bisa lo temukan di Telaga Bidadari. Telaga ini adalah kolam air tawar yang berada di dalam goa. Airnya yang jernih kebiru-biruan seakan-akan mengajak para pengunjung untuk berenang di dalamnya.

Sinar matahari dari lubang di langit-langit goa yang langsung jatuh menyinari air, semakin menambah keindahan telaga. Ini bisa bikin efek foto lo makin keren lagi. Tapi untuk sampai ke telaga ini, sebaiknya lo ditemenin tour guide biar enggak nyasar.

Oh ya, Gaes! Keberadaan telaga ini juga erat hubungannya dengan legenda yang melatarbelakangi penamaan Goa Liang Tapah, loh. Kisah ini diyakini sebagian masyarakat lokal dan terus diceritakan secara turun-temurun.

Menurut cerita, Goa Liang Tapah dihuni oleh ikan tapah raksasa. Ikan langka ini dikenal sebagai predator ganas yang suka memakan ikan-ikan lain, bahkan temannya sendiri. Makanya, goa ini diberi nama Goa Liang (Rongga) Tapah atau goa yang menjadi sarang ikan tapah.

Dalam kondisi normal, ikan air tawar ini bisa mencapai panjang 2,4 meter dengan berat maksimal 70 kilogram. Sementara itu, ikan tapah yang tinggal di goa konon, ukurannya lebih besar berkali-kali lipat.

Saking besarnya, ikan itu tidak bisa membalikkan tubuh untuk keluar. Akhirnya ikan itu terperangkap di aliran sungai yang ada di dalam Goa Liang Tapah.

Penduduk setempat meyakini bahwa si ikan tapah raksasa masih hidup dan tinggal di Goa Liang Tapah hingga saat ini.

Namun, ikan tersebut hanya keluar di saat-saat tertentu, seperti ketika air sungai meluap. Ketika malam tiba, mata ikan besar tersebut akan memancarkan cahaya di balik kegelapan.

Konon pula, ikan si tapah raksasa ini akan memakan manusia yang berada di dekatnya, Gaes.

Berdasarkan kepercayaan itu, pengunjung tidak diperkenankan untuk masuk ke Goa Liang Tapah sendirian.

Menurut gue, anjuran itu ada benarnya, sih. Mengingat kondisi lantai goa yang licin, ditambah adanya aliran sungai di dalam goa, menjelajah bersama-sama emang merupakan pilihan tepat. Lo bakal punya penolong jika terjadi apa-apa.

Selain itu, menjelajah goa beramai-ramai juga punya keuntungan dari segi fotografis, loh. Bergantian memotret dengan beragam angle tentu hanya bisa dilakukan jika memiliki teman. Ya enggak, Gaes?

Terlepas dari legenda ikan tapah raksasa, untuk berenang di Telaga Bidadari lo harus punya kemampuan berenang atau minimal menyiapkan perlengkapan berenang yang memadai. Soalnya, telaga ini punya kedalaman sekitar 10 meter.

Kalo lo sedikit jiper dengan kedalaman Telaga Bidadari, pemandian di luar goa bisa jadi pilihan untuk menikmati segarnya air yang berasal dari aliran sungai Goa Liang Tapah. Kedalamannya hanya sekitar 1,5 meter, kok. Selain dangkal, lo juga bisa berenang sambil menikmati suasana hutan yang masih asri.

Cave tubing atau menghanyutkan diri dengan ban sambil menikmati keindahan goa bisa menjadi olahraga alternatif yang bisa lo lakuin di Goa Liang Tapah. Sambil menyusuri sungai yang mengalir dari dalam hingga ke mulut goa, lo bisa menikmati keeksotisan goa ini. Seru, kan?

Meski cukup jauh dari jalan utama, fasilitas di Goa Liang Tapah sudah tergolong memadai, loh. Di kawasan ini terdapat toilet, area parkir, gazebo, hingga warung-warung yang menyediakan beraneka makanan dan minuman. Tiket masuknya pun tergolong murah, mulai dari 10.000 hingga 15.000 rupiah saja.

Gimana, Gaes? Udah penasaran belum dengan goa ini? So, saat liburan ke Kalimantan Selatan, jangan lupa mampir ke Goa Liang Tapah, ya.

Pewarta:  Anita Basudewi Simamora
COPYRIGHT © PI 2022