Billy : “Pak Presiden, Mari Bangun Indonesia dari Papua”

Pariwisata Indonesia—Hai Gaaees!

Dalam laman facebook Gracia Billy :

Papa saya: Isaschar Mambrasar, adalah salah satu dari sedikit siswa Papua di tahun 60-70an di Kota Jogjakarta yang menempuh pendidikan di salah satu kampus terbaik di kota pendidikan ini. Papa lulus dengan nilai terbaik dari pendidikan belanda di kampung, sekolah ke Port Numbay (Jayapura) kala itu, lalu merantau ke Tanah Jawa, berpetualang dari Jogja lalu dari satu tempat ke tempat yang lain.

pariwisataindonesia.id | Gracia Billy MambrasarHari ini Papa, Mama dan kami semua sekeluarga menikmati liburan untuk menapak tilas hari-hari Papa berjuang menempuh pendidikannya di Tanah Rantau. Semangat Papa dan sifat pantang menyerahnya ini yang membuat saya termotivasi. 

pariwisataindonesia.id | Gracia Billy MambrasarBapa cuma bilang: ” klo Bapa sampe injak Tanah Jawa, berarti ko pu masa nanti itu, lebih lagi dari Tanah Jawa”. Jogjakarta, perjuangan hidup seorang Isaschar Mambrasar, Kisah cinta lintas etnis dan beda agama, serta semangat tak terputusnya membuat saya terus melangkah, melompat dan maju.
Untuk kalian yang masih memiliki orang tua yang sehat, kalau ada rejeki, ajaklah mereka jalan2 dan buatlah mereka senang. Orang tua kita adalah cinta sejati kita selain TUHAN, jangan sia2kan mereka 🙏🙏

Selanjutnya Billy menambahkan update statusnya pada (20/11):

Untuk pertama kalinya dalam hidup, mendarat di sebuah negara setelah 21 Jam terbang / perjalanan non stop, singgah hanya utk semalam, dan ditelepon disuruh kembali lagi ke Negeri tercinta. Saya sempat mengira bahwa itu prank, ternyata benar.. Negara memanggilku utk kembali. Jadinya hanya numpang mandi dan numpang buang air saja. Ini Jakarta-London sudah macam ruang tamu dan dapur aja.. Bolak balik kayak setrika. Terimakasih KBRI, Pak Rizal Sukma (Dubes RI utk inggris), Ibu Lusia dan Mas Bro Iqbal, telah hosting 24 jam saya di London dgn cukup baik. Maaf saya belum bisa support roadshownya 🙏🙏 mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa dan Pemuda Indonesia di negeri Inggris Raya, di kota2: Warwick, New Castle, Brimingham dan London, karena semua agenda jadi harus dicancel krn panggilan Tugas lain yang mendadak. Saya dengan ini menyatakan bahwa semua Jadwal roadshow saya di Inggris harus di reschedule, Saya akan segera kembali untuk menunaikan tugas saya 💪.

 

pariwisataindonesia.id | Gracia Billy Mambrasar


 

Gracia Billy Mambrasar adalah putra dari Isaschar Mambrasar. Merupakan tokoh muda yang ditunjuk menjadi staff khusus Presiden Jokowi. Sebagai anak Papua, Billy mengajak Jokowi membangun Indonesia dari Papua.

“Saya berkomitmen ke Pak Presiden, ‘Pak, mari kita bangun Indonesia dari Papua.’ Selama ini membangun Papua dari Indonesia, sekarang membangun Indonesia dari Papua, itu narasi yang akan kita usung,” kata Billy di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019). Billy memiliki pengalaman melatih anak muda Papua menjadi pengusaha. Pengalaman inilah yang akan ia bawa untuk membantu pemerintahan Jokowi.

“Saya focus dalam membangun bumi Papua. Sudah bekerja 9 turun ke daerah-daerah yang terluar. Saya melatih anak-anak muda untuk menjadi entrepreneur, dan saya akan membawa pengalaman saya untuk membantu presiden dan pemerintah Indonesia untuk menjangkau daerah terluar secara digital dan mengurangi digital divide,” kata Billy.

Anak muda zaman now bernama Billy akan membawa pendekatan baru di Istana. Tentunya pendekatan yang kekinian.

“Kami berkomitmen membantu Pak Presiden dan pemerintah untuk tidak bekerja dalam business as usual kita mencoba menimbulkan sense kekinian dan teknologi yang berbeda untuk membuat sistem pemerintahan ini lebih efektif dan efisien. Kami bekerja sudah cukup lama,” tutup Billy.

Secara terpisah Hermawan Kartajaya pakar Manajemen mengatakan, Jokowi sangat jeli dalam memilih ketujuh milenial ini sebagai staf khusus. Baginya, Jokowi pasti sudah punya perhitungan-perhitungan yang matang. “Pak Jokowi ini memang orang marketing yang berani ngambil risiko. Banyak orang salah ngerti marketing dikira promosi tok, pencitraan, ndak. Marketing itu bukan pencitraan, tapi keberanian untuk memposisikan sesuatu brand dengan clear,” kata Hermawan. Hermawan mengatakan, “ketujuh milenial yang dipilih Jokowi sebagai staf khusus ini terbilang cerdas dan sudah banyak menelurkan prestasi.”