“Harapannya, banyak masyarakat Jakarta maupun luar Jakarta bisa mempelajarinya. Lalu, menerapkan tempat ini untuk diterapkan di berbagai tempat tinggal atau berproduksi,” tuturnya.
Gubernur Anies turut menyampaikan apresiasinya kepada DKPKP Provinsi DKI Jakarta karena telah mengadakan bimbingan teknis tentang budidaya melon bagi Kelompok Tani Kampung Bayam Madani dalam rangka menghasilkan benih bermutu.
Selain itu, Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman DKPKP telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, antara lain Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dan Fakultas Pertanian IPB.
Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta akan terus meningkat dalam pengembangan urban farming melalui gagasan baru. Yaitu penyediaan fasilitas dan pendampingan kepada masyarakat yang melibatkan kalangan akademisi, Pemerintah Pusat, swasta, dan komunitas di Jakarta.
“Rencana pengembangan program Agro Edu Wisata selanjutnya adalah pembangunan Padepokan Budaya Nusantara,” imbuhnya.
Tujuan dibangunnya padepokan tersebut adalah untuk memadukan program budaya, pariwisata, dan pengembangan ekonomi kreatif pertanian. Jika kita mengerjakannya secara konsisten, dengan skala yang semakin hari semakin besar, akan memiliki ekonomi yang sangat baik.
“Untuk itu, kepada Bu Kadis KPKP, terima kasih sudah memberikan kesempatan. Insya Allah ini bisa jadi unggulan di Jakarta,” pungkasnya.
Dalam kunjungan ke kawasan Agro Edu Wisata, Anies didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati, Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur Hendra Hidayat, Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati, Dirut PD Dharma Jaya Raditya Endra Budiman serta para anggota kelompok tani Kampung Bayam Madani. (Ben)







































Leave a Reply