Merespons Kasus Omicron Merangkak Naik, Jokowi Minta Masyarakat Tidak Panik dan Berikut Imbauan Presiden .. “

Salah satu pesan Presiden Jokowi sebagai langkah antisipasi menyoroti lonjakan kasus Omicron yang tengah melanda Indonesia dan berbagai negara di dunia dengan meminta masyarakat agar menjaga kesehatan diri masing-masing, dan imunitas ditingkatkan. Begini pesan-pesan Presiden, simak yuk!
Pariwisata indonesia, foto test hasil lab bagi pasien positif omicron
Sampel Darah Pasien Dinyatakan Positif Omicron / Ilustrasi foto: Shutterstock

PariwisataIndonesia.id – Menanggapi kasus Omicron di Indonesia yang merangkak naik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons cepat dan pertama-tama, meminta masyarakat agar tidak panik.

Kedua, mengimbau untuk disiplin dengan menerapkan protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas.

“Saya minta bapak-ibu, saudara-saudara sekalian tetap tenang dan tidak panik. Laksanakan selalu protokol kesehatan, kurangi aktivitas yang tidak perlu,” ujar Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (28/1/2022).

Terkait hal tersebut, Presiden menegaskan, bahwa saat ini pemerintah telah mempersiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan kasus harian Covid-19 yang tengah melanda Indonesia dan berbagai negara di dunia.

“Belajar dari lonjakan kasus varian Omicron yang sudah terjadi terlebih dahulu di berbagai negara, pemerintah sudah melakukan banyak persiapan untuk menghadapinya,” ujar Presiden.

Bahkan, Jokowi menilai bila semua pihak tidak disiplin dan abai terhadap imbauan ini. Maka, kenaikan kasus Covid-19 diperkirakan bakal meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

“Ketika hasil tes PCR saudara positif tanpa ada gejala, silakan melakukan isolasi mandiri di rumah selama 5 hari. Bila ada gejala batuk, pilek, demam, silakan gunakan layanan telemedicine, atau ke puskesmas atau dokter terdekat,” pesan Kepala Negara.

Imbauan ketiga, yaitu menjaga kesehatan diri masing-masing, dan diminta untuk meningkatkan imunitas.

“Saya mengajak saudara-saudara sekalian juga menjaga kesehatan diri masing-masing sebaik-baiknya, untuk meningkatkan imunitas,” sambungnya.

Keempat, manfaatkan layanan telemedicine yang disediakan oleh Pemerintah.

Menurut Presiden Jokowi, pihaknya telah melakukan perbaikan berbagai sarana dan prasarana fasilitas kesehatan yang disesuaikan dengan karakter varian Omicron yang berbeda dengan sebelumnya dan juga membutuhkan penanganan yang berbeda.

Salah satunya melalui layanan telemedicine yang disediakan oleh Pemerintah untuk mengurangi beban fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.

“Ini penting agar fasilitas kesehatan kita dapat lebih fokus menangani pasien dengan gejala berat maupun pasien-pasien penyakit lain yang membutuhkan layanan intensif,” ungkap Presiden.

Imbauan berikutnya, keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) sejatinya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki gejala berat maupun pasien-pasien penyakit lain yang membutuhkan layanan intensif.

Meskii tidak semua kasus Covid-19 membutuhkan layanan kesehatan secara langsung karena gejalanya tidak membahayakan. Namun, Presiden menekankan pentingnya meminimalkan kontak guna mencegah penyebaran yang lebih luas. (Ayu/eh)

× Hubungi kami