umi kalsum founder dan ceo media pvk group,AHMAD ELVIAN ADALAH BUDAYAWAN ASAL BANGKA BELITUNG,BERITA PEMPROV BABEL,KETUA DEKRANASDA KABUPATEN BANGKA TENGAH EVA FIDIA LESTARI,KETUA DEKRANASDA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG MELATI ERZALDI,MEDIA PARIWISATA INDONESIA,MEDIA PVK GROUP,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,PARIWISATA INDONESIA,PEMILIK GALERI DESTIANI NINA SARJU,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Galeri Destiani milik Nina Sarju yang berlokasi di Jalan Pramuka, Desa Dul, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (06/10) diresmikan oleh Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi / Foto: Instagram @dekranasda_bateng

Istri Gubernur Babel Resmikan Galeri Destiani, Melati Erzaldi: Langkah Awal Tenun Cual Mendunia

Istri Gubernur Erzaldi Rosman yang hobi tiktokan lantas memberikan usulan terkait hal tersebut, katanya, agar produknya dikenal secara luas ikutlah pusat pameran dagang baik ekshibisinya itu di tingkat nasional maupun internasional.

“Jangan males untuk ikut pameran, karena dibalik itu akan banyak transaksi terjadi,” ujar Melati yang juga penggemar olahraga bela diri campuran atau Mixed Martial Arts (MMA). Ngeriii, hati-hati kena jotos Melati!

Mengomentari hal itu, Nina Sarju langsung mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Sebab, dukungan Ketua Dekranasda Babel dan BI Babel kepada Galeri Destiani sungguh sangat berarti.

Diakuinya, ‘Destiani’ hingga berkembang pesat sampai hari ini tak lepas berkat peran mereka. Bahkan, dulu sekali sebelum pandemi Nina bercita-cita ingin berkunjung ke Bali untuk belajar di pabrik tenun. Akhirnya, semua itu bisa terwujud.

“20 alat tenun akhirnya bisa beroperasional di awal, dengan penenun yang merupakan anak milenial dan masih berkuliah. Ke depan kami juga akan memberdayakan masyarakat Pangkalan Baru dan Girimaya,” harapnya.

Mudah-mudahan ke depan, Pangkalan Baru dan Girimaya menjadi icon tenun cual ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin),” tambahnya.

Pemilik galeri menambahkan, kini sedang menargetkan pasar internasional dengan gencar mempromosikan “Tenun Cual Babel” agar diterima di pasar luar negeri.

Di akhir keterangannya, ia masih berharap mendapatkan dukungan dari Ketua Dekranasda Babel, Kepala BI Babel, dan Kadin Babel untuk membuka keran ekspor dimulai dari negara-negara terdekat, salah satunya seperti Malaysia.

“Dukungan pak gubernur dan ketua dekranasda saya yakin akan membangun kami yang bekerja, kami yang memberdayakan masyarakat, dan pemerintah membantu pemasarannya hingga ke luar negeri,” pintanya.

Turut hadir saat peresmian tersebut antara lain Ketua Dekranasda Kabupaten Bangka Tengah, Eva Fidia Lestari dan Ahmad Elvian, yaitu seorang budayawan asal Bangka Belitung yang konsisten dalam mengulas pentingnya memahami sejarah “Tenun Cual Babel”. (eh)